
{"id":54217,"date":"2020-07-13T19:44:57","date_gmt":"2020-07-13T12:44:57","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=54217"},"modified":"2020-08-20T04:01:26","modified_gmt":"2020-08-19T21:01:26","slug":"mbah-lindu-dimakamkan-hari-ini-selamat-jalan-mbah-lindu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/mbah-lindu-dimakamkan-hari-ini-selamat-jalan-mbah-lindu\/","title":{"rendered":"Mbah Lindu Dimakamkan Hari Ini, Senin (13\/7\/2020): Selamat Jalan Mbah Lindu"},"content":{"rendered":"<p><strong>YOGYAKARTA, fornews.co<\/strong>&#8211;Sejak pukul 10.00 WIB pelayat sudah mulai berdatangan di rumah duka di Klebengen CT VIII Blok E-6, Depok, Sleman, DIY, Senin (13\/7\/2020).<\/p>\n<p>Mbah Lindu, penjual gudeg tertua di Yogyakarta itu meninggal pada Ahad, 12 Juli 2020, sekira pukul 17.52 WIB.<\/p>\n<p>Di umur yang ke-100 tahun, Mbah Lindu tutup usia.<\/p>\n<p>Sebelum meninggal, Mbah Lindu sempat dirawat selama dua hari di Rumah Sakit.<\/p>\n<p>Selama dua tahun terakhir, Mbah Lindu, hanya beraktivitas di rumah.<\/p>\n<p>Ratijah, anaknya, menggantikan Mbah Lindu berjualan gudeg di Jalan Sosrowijayan, Gedongtengen, Kota Yogyakarta.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" width=\"640\" height=\"480\" class=\"aligncenter wp-image-54224 size-full\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/Gudeg-Lindu-4_resize_1.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/Gudeg-Lindu-4_resize_1.jpg 640w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/Gudeg-Lindu-4_resize_1-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p>Mendekati pukul 11.00 WIB Jenazah Mbah Lindu dimakamkan di Makam Klebengan, yang berjarak sekira 100 meter dari rumah duka.<\/p>\n<p>Di pemakaman terlihat anak-anak dan cucu-cucunya.<\/p>\n<p>Sebagian lain, pecinta gudeg Jogja, juga terlihat melayat.<\/p>\n<p><strong>Baca: <a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/gudeg-identitas-jawa-dari-masa-panembahan-senopati-pendiri-kasultanan-mataram-islam\/\">Gudeg Identitas Jawa dari Masa Panembahan Senopati, Pendiri Kasultanan Mataram Islam<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Meninggal karena sampun sepuh (meninggal karena sudah berusia tua),&#8221; kata seorang warga usai melayat, Senin.<\/p>\n<p><strong>Mulai jualan di Sosrowijayan<\/strong><\/p>\n<p>Semula, Mbah Lindu, berjualan keliling dari kampung ke kampung.<\/p>\n<p>Mbah Lindu mulai berjualan gudeg di usia 13 tahun, sejak Perang Dunia II pecah.<\/p>\n<p>Meski sudah puluhan tahun, khas rasa gudeg Jogja dari penjual gudeg lintas jaman itu tidak pernah berubah.<\/p>\n<p><strong>Baca: <a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/masjid-kotagede-yogyakarta-wujud-konsep-dari-sunan-kalijaga\/\">Masjid Besar Mataram Kotagede Yogyakarta Wujud Konsep dari Sunan Kalijaga<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Karena bertambahnya usia, Mbah Lindu memilih berjualan menetap di Sosrowijayan, tak jauh dari Kawasan Malioboro.<\/p>\n<p>Setiap pagi berangkat dari rumahnya di Klebengan ke Sosrowijayan berjarak sekira 5,6 kilometer.<\/p>\n<p>Mbah Lindu hanya berjalan kaki.<\/p>\n<p>&#8220;Mbah Lindu itu pekerja keras, penyemangat saya,&#8221; kata Ratijah.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" width=\"640\" height=\"480\" class=\"aligncenter wp-image-54225 size-full\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/Gudeg-Lindu-3_resize_82.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/Gudeg-Lindu-3_resize_82.jpg 640w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/Gudeg-Lindu-3_resize_82-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p>Gudeg jualannya selalu habis. Laris. Terlebih jika sedang musim liburan, Mbah Lindu kadang cukup kerepotan.<\/p>\n<p>Meski pembeli mengantri panjang, ia melayani dengan sabar.<\/p>\n<p>Harga seporsi gudeg mulai Rp 15 ribu hingga 20 ribu rupiah.<\/p>\n<p>Gudeg khas Jogja Mbah Lindu masih dimasak secara tradisional menggunakan kayu bakar.<\/p>\n<p>Banyak pelanggan yang ketagihan dengan racikannya. Termasuk pelanggannya dari mancanegara.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" width=\"640\" height=\"480\" class=\"aligncenter wp-image-54223 size-full\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/Gudeg-Lindu-2_resize_30.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/Gudeg-Lindu-2_resize_30.jpg 640w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/Gudeg-Lindu-2_resize_30-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p>Setelah meninggalnya Biyem Setyo Utama, Yogyakarta diguncang Lindu.<\/p>\n<p>&#8220;Lindu&#8221; sebutan lain dari gempa. Gempa berkekuatan 5,2 skala richter terjadi pukul 02.50 WIB.<\/p>\n<p>Pusat gempa berada 150 km di Barat Daya Bantul, DIY, dengan lokasi 8.73 LS,109.88 BT, di kedalaman 10 km.<\/p>\n<p><strong>Baca: <a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/mbah-lindu-penjual-gudeg-legendaris-yogyakarta-meninggal-dunia-genap-100-tahun\/\">Mbah Lindu, Penjual Gudeg Legendaris Yogyakarta, Meninggal Dunia Genap 100 Tahun<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Gempa itu sempat diperbincangkan karena hanya berselisih hitungan jam dengan meninggalnya Mbah Lindu.<\/p>\n<p>Dunia Kuliner telah kehilangan lagi satu tokoh kuliner tertua di Indonesia.<\/p>\n<p>Mbah Lindu akan selalu dikenal sebagai tokoh kuliner legendaris, meski tidak terlihat karangan bunga belasungkawa. (adam)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YOGYAKARTA, fornews.co&#8211;Sejak pukul 10.00 WIB pelayat sudah mulai berdatangan di rumah duka di Klebengen CT VIII Blok E-6, Depok, Sleman, DIY, Senin (13\/7\/2020). Mbah Lindu, penjual gudeg tertua di Yogyakarta itu meninggal pada Ahad, 12 Juli 2020, sekira pukul 17.52 WIB. Di umur yang ke-100 tahun, Mbah Lindu tutup usia. Sebelum meninggal, Mbah Lindu sempat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":54222,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[3304],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/Gudeg-Lindu_resize_74.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-e6t","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54217"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54217"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54217\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":56453,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54217\/revisions\/56453"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54222"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54217"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54217"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54217"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}