
{"id":5448,"date":"2017-01-28T18:38:55","date_gmt":"2017-01-28T11:38:55","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=5448"},"modified":"2017-01-28T20:13:21","modified_gmt":"2017-01-28T13:13:21","slug":"fangsheng-tradisi-awal-tahun-melepas-hewan-dari-kurungan-ke-alam-bebas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/fangsheng-tradisi-awal-tahun-melepas-hewan-dari-kurungan-ke-alam-bebas\/","title":{"rendered":"Fangsheng, Tradisi Awal Tahun Melepas Hewan dari Kurungan ke Alam Bebas"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_5449\" aria-describedby=\"caption-attachment-5449\" style=\"width: 1035px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-5449 size-full\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/Burung-pipit.jpg\" alt=\"Warga keturunan Tiongok membeli burung pipit yang dijual pedagang di kawasan Vihara Dewi Kwan Im, yang akan digunakan untuk tradisi Fangsheng atau melepas hewan ke alam bebas, Sabtu (28\/01). \" width=\"1035\" height=\"616\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/Burung-pipit.jpg 1035w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/Burung-pipit-300x179.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/Burung-pipit-768x457.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/Burung-pipit-1024x609.jpg 1024w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/Burung-pipit-696x414.jpg 696w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/Burung-pipit-706x420.jpg 706w\" sizes=\"(max-width: 1035px) 100vw, 1035px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5449\" class=\"wp-caption-text\">Warga keturunan Tiongok membeli burung pipit yang dijual pedagang di kawasan Vihara Dewi Kwan Im, yang akan digunakan untuk tradisi Fangsheng atau melepas hewan ke alam bebas, Sabtu (28\/01).<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">PALEMBANG, fornews.co-Hujan gerimis yang menjatuhi Kota Palembang, Sabtu (28\/01) pagi, tidak mempengaruhi ratusan warga keturunan Tiongkok mendatangi Vihara Dewi Kwan Im.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, kedatangan mereka ke vihara di kawasan 10 Ulu ini, guna melaksanakan ritual sembahyang hari pergantian tahun baru Imlek. Warga keturunan Tiongkok ini melakukan sembahyang untuk memanjatkan doa agar di tahun yang baru ini, segala sesuatunya lebih baik dari tahun sebelumnya. Usai melaksanakan sembahyang, mereka melakukan tradisi Fangsheng.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi warga Tiongkok, tradisi Fangsheng yang melepaskan hewan, seperti burung, kura-kura dan ikan, ke alam bebas sesuai habitatnya ini, merupakan tradisi yang terus dilestarikan beribu-ribu tahun. \u201cMelepaskan binatang-binatang yang dikurung ini sudah tradisi. Jadi, saya lepas burung supaya bebas seperti manusia,\u201d ujar Junaidi, dibincangi saat membeli burung pipit di kasawan Vihara Dewi Kwan Im, Sabtu (28\/01).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cini supaya lebih sejahtera dan damai. Jadi, lepasin burung semoga tahun ini lebih baik dan lancar rezekinya,\u201d timpal Novia, yang juga mengikuti tradisi Fangsheng tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara, Rosihan, penjual burung pipit menuturkan, dari tradisi ini membawa berkah sendiri bagi mereka. Burung-burung tersebut, memang sebagian dibeli di Pasar Burung, dan sebagian lagi mencari atau hasil tangkapan sendiri. \u201cSatu burung dijual Rp3.000 per ekor. Lumayan, kadang ada yang beli sekandang Rp20.000 atau ada juga yang dijual Rp10.000. Kalau banyak tergantung rezekinya biasanya perhari bisa dapat Rp500.000,\u201d tuturnya. (tul)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co-Hujan gerimis yang menjatuhi Kota Palembang, Sabtu (28\/01) pagi, tidak mempengaruhi ratusan warga keturunan Tiongkok mendatangi Vihara Dewi Kwan Im. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, kedatangan mereka ke vihara di kawasan 10 Ulu ini, guna melaksanakan ritual sembahyang hari pergantian tahun baru Imlek. Warga keturunan Tiongkok ini melakukan sembahyang untuk memanjatkan doa agar di tahun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5449,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[641],"tags":[9,69,97,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/Burung-pipit.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-1pS","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5448"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5448"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5448\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5452,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5448\/revisions\/5452"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5449"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5448"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5448"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5448"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}