
{"id":55662,"date":"2020-08-08T16:15:42","date_gmt":"2020-08-08T09:15:42","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=55662"},"modified":"2020-08-20T05:01:33","modified_gmt":"2020-08-19T22:01:33","slug":"tak-ingin-listrik-padam-warga-desa-mendis-bersihkan-jaringan-listrik-mep","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/tak-ingin-listrik-padam-warga-desa-mendis-bersihkan-jaringan-listrik-mep\/","title":{"rendered":"Tak Ingin Listrik Padam, Warga Desa Mendis Bersihkan Jaringan Listrik MEP"},"content":{"rendered":"<p><b>SEKAYU, fornews.co<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Warga Desa Mendis, Kecamatan Bayung Lencir, beramai-ramai melakukan pembersihan jaringan listrik PT Muba Electric Power (MEP) di wilayah mereka, Sabtu (08\/08). Mereka tak ingin dahan dan ranting pohon yang terkena jaringan listrik mengakibatkan gangguan yang berimbas pada pemadaman listrik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Karena pohon-pohon, dedaunan, bahkan ranting ini bisa membuat lampu (listrik) kami sering mati kalau tidak dibersihkan. Jika kembali mengingat awalnya ada listrik ke desa kami ini, kami sangat bahagia karena bisa menikmati listrik dengan biaya lebih murah ketimbang menggunakan mesin genset. Jadi kami juga merasa terpanggil untuk merawat hidupnya listrik dari MEP ini,&#8221; ujar Yaya Sanjaya (70) yang rela pohon miliknya dirobohkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mbah Yaya menambahkan, saat MEP masuk ke Mendis, jaringannya memang milik MEP. Akan tetapi fasilitas ini merupakan tanggung jawab masyarakat Mendis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kalau bersih kan listrik aman. Pokoknya masyarakat Mendis harus bertanggungjawab atas kualitas listrik MEP ini,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, Kepala Desa Mendis Sugianto mengatakan, pihaknya bersama warga akan terus secara rutin membersihkan jaringan MEP ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Iya kita bersama warga akan mencoba secara rutin membersihkan penggangu kelancaran distribusi listrik MEP ini,&#8221; ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Camat Bayung Lencir, Muhammad Imron menyampaikan apresiasinya terhadap warga Desa Mendis yang peduli terhadap fasilitas jaringan listrik ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Apa yang dilakukan warga Mendis ini memang luar biasa, juga bisa menjadi pelopor warga desa lainnya dalam menjaga fasilitas publik yang ada di desa demi kepentingan bersama,&#8221; tuturnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bupati Muba Dodi Reza Alex mengapresiasi gerakan bersih-bersih area jaringan listrik MEP di Desa Mendis. &#8220;Giat bergotong royong bersama memudahkan segalanya dan dengan adanya inisiasi warga Mendis dapat menjadi contoh dan diikuti warga lainya untuk kepentingan bersama,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dirinya pun mengajak, agar warga turut andil menjaga kebersihan di area sekitar jaringan PT MEP. &#8220;Mari kita pelihara dan jaga dengan baik jaringan listrik MEP. Kita tahu MEP lahir disaat PLN belum bisa membangun jaringan listrik sampai ke desa-desa yang ada dalam wilayah Muba. Dan tentunya sinergi PLN, MEP dan Pemerintahan desa serta warga masyarakat membuat semua berjalan dengan baik,&#8221; pungkasnya. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKAYU, fornews.co &#8211; Warga Desa Mendis, Kecamatan Bayung Lencir, beramai-ramai melakukan pembersihan jaringan listrik PT Muba Electric Power (MEP) di wilayah mereka, Sabtu (08\/08). Mereka tak ingin dahan dan ranting pohon yang terkena jaringan listrik mengakibatkan gangguan yang berimbas pada pemadaman listrik. &#8220;Karena pohon-pohon, dedaunan, bahkan ranting ini bisa membuat lampu (listrik) kami sering mati [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":55663,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[17330,17332,17331],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/08\/IMG-20200808-WA0012-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-etM","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55662"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55662"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55662\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":55664,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55662\/revisions\/55664"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55663"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55662"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55662"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55662"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}