
{"id":5599,"date":"2017-01-31T22:17:17","date_gmt":"2017-01-31T15:17:17","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=5599"},"modified":"2017-01-31T22:17:17","modified_gmt":"2017-01-31T15:17:17","slug":"tidak-tahan-diteror-adios-tikam-dadang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/tidak-tahan-diteror-adios-tikam-dadang\/","title":{"rendered":"Tidak Tahan Diteror, Adios Tikam Dadang"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_5600\" aria-describedby=\"caption-attachment-5600\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-5600 size-medium\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/IMG_20170131_171622-300x169.jpg\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/IMG_20170131_171622-300x169.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/IMG_20170131_171622.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5600\" class=\"wp-caption-text\">Kapolsek Kertapati, AKP Deli Haris saat gelar perkara pembunuhan, di Mapolsek, Selasa (31\/01).<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\">PALEMBANG, fornews.co-Tidak tahan mendapat teror Adios (31) warga Jalan Abi Kusno Cs, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, nekat menghabisi Dadang alis Kailani (33) warga Kramasan, Sabtu (28\/01).<\/span><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><span style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\">Usai membantai korban dengan senjata tajam, Adios, menyerahkan diri ke Polsek Kertapati, walau sempat bersembunyi di rumah saudaranya yang berada di kawasan di Jalan Limbungan Cempaka Dalam, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang, Minggu (29\/01). Kepada petugas Adios mengaku, sebenarnya dirinya tidak berniat untuk membunuh Dadang. Namun, karena korban sudah tiga hari menterornya bahkan sempat melempari kaca rumahnya.<\/span><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><span style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\">Di hari sebelum kejadian, pelaku yang sedang menongkrong tidak jauh dari kediamannya, begitu bertemu korban yang membawa senjata tajam, menantang pelaku untuk duel. Dia berdalih, mendapat tantangan itu, dirinya melempar korban dengan batu dan melarikan diri.<\/span><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><span style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\">&#8220;Dia datang sambil bawa pisau, dan mengajak saya saling tikam. Melihat dia bawa senjata, saya lempar pakai batu dan melarikan diri. Namun, saat itu saya terjatuh, dan dia langsung menikam di pinggang bagian kiri saya,&#8221; dalih Adios saat gelar perkara di Polsek Kertapati, Selasa (31\/01).<\/span><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><span style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\">Karena merasa terdesak dan sudah sempat ditusuk korban, lalu Adios mencoba membela diri dengan mengambil paksa pisau yang dipegang korban sehingga pergulatan antara dirinya dan Dadang terjadi. Setelah berhasil mengambil pisau tersebut, Adios pun langsung menikamkan pisau tersebut kearah korban secara berkali-kali.<\/span><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><span style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\">&#8220;Saya tidak ingat berapa kali saya tikam dia. Setelah menikam, saya berlari ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang BARI untuk mengobati luka yang saya alami. Namun, ketika mengetahui dia dibawa kesana juga, saya minta pulang dan berobat tepat lain,&#8221; terangnya.<\/span><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><span style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\">Masih kata dia, keributan antara ia dan korban dipicu selisih paham antara keduanya pada Kamis (26\/01) malam. Namun, saat itu keributan yang terjadi tidak sampai meluas, lantaran dipisah oleh warga yang melihat. Hanya saja, korban sempat mengancam akan menghabisi tersangka.<\/span><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><span style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\">&#8220;Dia (korban) itu, mengungkit masa lalu. Katanya, ayah saya dicincang orang tetapi saya tidak balas. Lalu saya jawab kakanya dibunuh orang tapi dia diam saja. Lalu, dia mengancam akan membunuh saya jika keluar rumah. Sudah tiga hari dia mengancama saya pak. Karena terdesak saya terpaksa menusuk dia, kalau tidak saya yang terbunuh,&#8221; ceritanya.<\/span><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><br style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\" \/><span style=\"color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 15.9020500183105px; line-height: normal;\">Sementara itu, Kapolsek Kertapati, AKP Deli Haris mengatakan, setelah mengetahui adanya kejadian maut yang menewaskan korban. Pihaknya melakukan penyelidikan dan pendekatan terhadap keluarga pelaku, sehingga berhasil mengamankan tersangka Adios. &#8220;Korban sempat mendatangi dan menusuk pelaku. Tapi pisau korban berhasil diambil pelaku dan menusukan ketubuh korban bagian kepala, tangan dan dada. Tersangka akan kita jerat dengan Pasal 351 ayat (3) junto Pasal 338 dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. Untuk barang bukti kita mengamankan pisau milik korban,&#8221; tukas Deli. (bay)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; &nbsp; PALEMBANG, fornews.co-Tidak tahan mendapat teror Adios (31) warga Jalan Abi Kusno Cs, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, nekat menghabisi Dadang alis Kailani (33) warga Kramasan, Sabtu (28\/01).Usai membantai korban dengan senjata tajam, Adios, menyerahkan diri ke Polsek Kertapati, walau sempat bersembunyi di rumah saudaranya yang berada di kawasan di Jalan Limbungan Cempaka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":5600,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[2],"tags":[9,68,69,97,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/IMG_20170131_171622.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-1sj","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5599"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5599"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5599\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5601,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5599\/revisions\/5601"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5600"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5599"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5599"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5599"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}