
{"id":57220,"date":"2020-09-12T16:55:55","date_gmt":"2020-09-12T09:55:55","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=57220"},"modified":"2020-10-16T00:46:21","modified_gmt":"2020-10-15T17:46:21","slug":"gara-gara-berita-cek-fakta-wartawan-liputan6-com-jadi-korban-doxing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/gara-gara-berita-cek-fakta-wartawan-liputan6-com-jadi-korban-doxing\/","title":{"rendered":"Gara-gara Berita Cek Fakta, Wartawan Liputan6.com Jadi Korban Doxing"},"content":{"rendered":"<p><strong><b>JAKARTA, fornews.co<\/b><\/strong>-Liputan6.com mengecam keras tindakan teror melalui <em><i>doxing<\/i><\/em>. Kerja-kerja jurnalistik diatur Undang-Undang Pers No.40 tahun 1999, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.<\/p>\n<p>Pimpinan Redaksi Liputan6.com, Irna Gustiawati\u00a0menyatakan, seandainya ada yang keberatan dengan pemberitaan Liputan6.com, ada banyak mekanisme yang disediakan oleh\u00a0undang-undang itu.<\/p>\n<p>\u201cWartawan tidak bekerja atas nama pribadinya, melainkan atas nama institusi dan dalam sistem yang\u00a0dilindungi serta sekaligus patuh pada ketentuan undang-undang pers,\u201d ujar dia dalam pers liris yang diterima fornews.co, Sabtu (12\/9).<\/p>\n<p>Irna menjelaskan, menjadikan wartawan sebagai sasaran dengan melakukan tindakan kekerasan seperti <em><i>doxing<\/i><\/em>, bukan saja salah alamat, tapi sangat berbahaya. Karena itu kami akan menempuh jalur hukum untuk merespon tindakan ini.<\/p>\n<p>\u201c<em><i>D<\/i><\/em><em><i>oxing<\/i><\/em>\u00a0merupakan\u00a0bentuk tindakan kekerasan dan jelas sangat berbahaya, apalagi mencantumkan <em><i>link<\/i><\/em>\u00a0yang mengarah kepada alamat rumah, foto keluarga, termasuk foto anak bayi sang wartawan, yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan materi berita yang ditulis,\u201d tegas dia.<\/p>\n<p>Dalam kasus ini, ungkap Irma, pelaku bukan saja men<em><i>doxing<\/i><\/em>\u00a0wartawan mereka,\u00a0Cakrayuni Nuralam\u00a0(Editorial\/Kanal Cek Fakta)\u00a0tapi juga keluarga, menunjuk alamat rumah, nomor telepon, dan link akun privat yang mengarah ke foto keluarga, termasuk foto sang bayi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><b>Kronologi Doxing terhadap Jurnalis Cek Fakta Liputan6.com <\/b><\/strong><\/p>\n<p>Pada 10 September 2020, korban mempublikasikan artikel cek fakta yang memverifikasi klaim yang\u00a0menyebut, politisi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan merupakan cucu dari pendiri PKI di Sumatera Barat, Bachtaroeddin.<\/p>\n<p>https:\/\/www.liputan6.com\/cek-fakta\/read\/4352565\/cek-fakta-tidak-benar-anggota-dpr-dari-fraksi-pdi\u00a0perjuangan-cucu-pendiri-pki-di-sumbar<\/p>\n<p>Serangan <em><i>doxing <\/i><\/em>bermula pada Jumat 11 September 2020, dengan skala massif. Sekitar pukul 18.20 WIB, akun Instagram <em><i>@d34th.5kull <\/i><\/em>mengunggah foto korban tanpa izin dengan keterangan foto sebagai berikut:<\/p>\n<p><em><i>&#8220;mentioned you in a comment: PEMANASAN DULU BRO\u203c\ufe0f <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>No Baper ye jurnalis media rezim . <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>Hello cak @cakrayurinuralam . <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>Mau tenar kah,ogut bantu biar tenar <\/i><\/em><em><i>. <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>#d34th_5kull <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>#thewarriorssquad <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>#MediaPendukungPKI&#8221;<\/i><\/em><\/p>\n<p>Kemudian, akun Instagram <em><i>cyb3rw0lff__, cyb3rw0lff99.tm, _j4ck__5on__, dan __bit___chyd_____<\/i><\/em>,<\/p>\n<p>berikutnya menyusul dengan narasi serupa\u00a0sekitar pukul 21.03 WIB, akun @d34th.5kull mengunggah video dengan narasi:<\/p>\n<p><em><i>&#8220;mentioned you in a comment: Demi melindungi kawannya yang terjebak dalam pengeditan data di Wikipedia,oknum jurnalis rela melakukan pembodohan publik Dan diikuti oleh team kecoa nya di masing-masing media rezim, sementara kita buka dulu 1 monyetnya&#8230;sisanya next <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>One Shoot <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>One Kill. <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>Instagram : <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>@Cakrayurinuralam <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>Link : https:\/\/instagram.com\/cakrayurinuralam <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>Email : sevenjournalist@gmail.com <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>Facebook : <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>Cakrayuri Nuralam <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>Link : https:\/\/m.facebook.com\/profile.php?id=1692936757 <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>Twitter @cakrayuri <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>Link : https:\/\/twitter.com\/Cakrayuri <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>No 081218065769 <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>https:\/\/m.liputan6.com\/me\/Cakrayuri.Nuralam\/bio <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>https:\/\/www.linkedin.com\/in\/cakrayuri-nuralam-0b83b1110 <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>https:\/\/www.liputan6.com\/cek-fakta\/read\/4352565\/cek-fakta-tidak-benar-anggota-dpr-dari-fraksi-pdi\u0002<\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>perjuangan-cucu-pendiri-pki-di-sumbar <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>#d34th_5kull <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>#Thewarriorssquad <\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>#AntiBangsatBangsa<\/i><\/em><\/p>\n<p>Unggahan seperti itu juga dibuat oleh pemilik akun <em><i>__bit___chyd____<\/i><\/em>. Mereka membuat video dan mengambil data korban di media sosial. Selanjutnya pada pukul 22.10 WIB, akun Instagram i.b.a.n.e.m.a.r.k.o.b.a.n.e juga mengunggah video serupa.<\/p>\n<p>Bukti tangkapan layar:Setidaknya ada empat akun yang teridentifikasi sebagai pelaku doxing, yakni:<\/p>\n<ol>\n<li>https:\/\/www.instagram.com\/cyb3rw0lff99.tm\/<\/li>\n<li>https:\/\/www.instagram.com\/d34th.5kull\/<\/li>\n<li>https:\/\/www.instagram.com\/cyb3rw0lff__\/<\/li>\n<li>https:\/\/www.instagram.com\/_j4ck__5on___<\/li>\n<\/ol>\n<p>\u201cBerdasarkan penelusuran kami, hanya dari satu akun saja, sudah banyak yang merepost. Dan itu hanya dalam hitungan jam, tandas dia. (aha)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co-Liputan6.com mengecam keras tindakan teror melalui doxing. Kerja-kerja jurnalistik diatur Undang-Undang Pers No.40 tahun 1999, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Pimpinan Redaksi Liputan6.com, Irna Gustiawati\u00a0menyatakan, seandainya ada yang keberatan dengan pemberitaan Liputan6.com, ada banyak mekanisme yang disediakan oleh\u00a0undang-undang itu. \u201cWartawan tidak bekerja atas nama pribadinya, melainkan atas nama institusi dan dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":57221,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[17775,14101,75,17776],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/09\/doxing-liputan6.png","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-eSU","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57220"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57220"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57220\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":57222,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57220\/revisions\/57222"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57221"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}