
{"id":57342,"date":"2020-09-16T15:25:40","date_gmt":"2020-09-16T08:25:40","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=57342"},"modified":"2020-10-16T00:53:04","modified_gmt":"2020-10-15T17:53:04","slug":"geruduk-kantor-bawaslu-ogan-ilir-laibpan-minta-ilyas-panji-alam-tak-diloloskan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/geruduk-kantor-bawaslu-ogan-ilir-laibpan-minta-ilyas-panji-alam-tak-diloloskan\/","title":{"rendered":"Geruduk Kantor Bawaslu Ogan Ilir, LAIBPAN Minta Ilyas Panji Alam Tak Diloloskan"},"content":{"rendered":"<p><strong>INDRALAYA, fornews.co<\/strong> &#8211; Puluhan massa yang tergabung dalam Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara (LAIBPAN) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) geruduk Kantor Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir (OI), Rabu (16\/09) siang.<\/p>\n<p>Dalam orasinya, koordinator aksi, Yongki Ariansyah menuntut agar penyelenggara pemilu (KPUD) dan\u00a0Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) OI tidak meloloskan bakal calon bupati, Ilyas Panji Alam (IPA). Menurutnya, IPA telah melakukan perbuatan yang menguntungkan diri sendiri, guna meraih simpati masyarakat dalam pilkada Desember mendatang.<\/p>\n<p>&#8220;Seperti misalnya menempel stiker bergambar dia (IPA) di karung beras bantuan untuk masyarakat Ogan Ilir lantaran pandemi COVID-19,\u201d kata Yongki.<\/p>\n<p>Selain itu, pemecatan 109 tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Tanjung Senai juga menjadi atensi mereka. Mereka menilai, hal ini merupakan sebuah tindakan yang arogan dari sang bupati.<\/p>\n<p>Hal lain yang juga menjadi sorotan lembaga ini adalah terjadi rotasi jabatan dalam masa 6 bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir jabatan, dimana saat itu IPA mengganti jabatan sekretaris daerah (sekda).<\/p>\n<p>Tak hanya menyoroti IPA, Yongki dkk juga menyoroti pasangannya pada Pilkada kali ini, Endang PU Ishak. Dalam hal ini, mereka mempertanyakan kapasitas mantan Ketua DPRD Ogan Ilir itu saat menghadiri acara pelantikan karang taruna beberapa waktu lalu.<\/p>\n<p>&#8220;Salah satunya juga itu mengajak EPU di kegiatan tersebut. Kami menilai (ini) sebuah kampanye terselubung. Untuk itulah, kami mendesak Bawaslu OI untuk memberikan sanksi dan mendiskualifikasi bacalon bupati HM. Ilyas Panji Alam, karena diduga melanggar PKPU No 1 Tahun 2020 Pasal 89. Kemudian, kami meminta adanya ketegasan terhadap penegakan keadilan dan supremasi hukum di Bumi Caram Seguguk ini,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Menanggapi hal ini, Ketua Bawaslu OI, Dermawan Iskandar mengungkapkan, akan melakukan pemeriksaan mendalam atas berkas yang disampaikan para pengunjuk rasa ini. \u201cTerhadap apa yang disampaikan peserta aksi, kami akan melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku. Yakinlah Bawaslu OI akan bekerja dengan profesional, tegak lurus, dan tidak ada intervensi dari pihak manapun. Jika memang ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan kita proses,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sebelumya lembaga ini juga telah melakukan aksi yang sama yang ditujukan kepada pihak KPU Ogan Ilir sekitar sepekan lalu. Mereka menduga ada indikasi calon petahana melakukan aktifitas menguntungkan dirinya atau kampanye terselubung dengan menggunakan anggaran negara maupun dana publik lainnya. (rif)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>INDRALAYA, fornews.co &#8211; Puluhan massa yang tergabung dalam Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara (LAIBPAN) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) geruduk Kantor Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir (OI), Rabu (16\/09) siang. Dalam orasinya, koordinator aksi, Yongki Ariansyah menuntut agar penyelenggara pemilu (KPUD) dan\u00a0Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) OI tidak meloloskan bakal calon bupati, Ilyas Panji Alam (IPA). [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":57343,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[6],"tags":[17815,16985,14158,17816],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/09\/IMG-20200916-WA0024-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-eUS","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57342"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57342"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57342\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":57344,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57342\/revisions\/57344"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57343"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57342"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57342"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57342"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}