
{"id":5774,"date":"2017-02-05T15:44:58","date_gmt":"2017-02-05T08:44:58","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=5774"},"modified":"2017-02-05T15:44:58","modified_gmt":"2017-02-05T08:44:58","slug":"diduga-aniaya-anak-tetangga-seorang-spg-dipolisikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/diduga-aniaya-anak-tetangga-seorang-spg-dipolisikan\/","title":{"rendered":"Diduga Aniaya Anak Tetangga, Seorang SPG Dipolisikan"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_5775\" aria-describedby=\"caption-attachment-5775\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-5775\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/korban-SPG-300x197.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"197\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/korban-SPG-300x197.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/korban-SPG.jpg 625w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5775\" class=\"wp-caption-text\">Lina (43) bersama putrinya, saat melaporkan tindak kekerasan menimpa anaknya yang dilakukan tetangganya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (05\/02).<\/figcaption><\/figure>\n<p>PALEMBANG, fornews.co- Bermaksud membela keponakan yang bertengkar dengan anak tetangganya, justru YL (23) seorang Sales Promotion Girl (SPG), harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, YL menganiaya anak tetangga WL (7), warga 5 Ulu Seberang Ulu 1, Palembang, dengan cara membenturkan kepala korban ke pagar kayu sekitar rumah pelaku, pada Sabtu (04\/02).<\/p>\n<p>Akibat perlakuan kasar dari pelaku, kepala sang bocah mengalami memar. Tidak terima melihat anaknya merintih kesakitan, Lina (43) (ibu korban) melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (05\/02). Lina, menceritakan, peristiwa itu bermula saat anaknya sedang bermain dengan keponakan terlapor. Setelah lama bermain, WL terlibat selisih paham dengan keponakan terlapor sehingga terjadi pertengkaran.<\/p>\n<p>Lalu sambung sang ibu, YL (terlapor) yang saat itu baru pulang dari bekerja mendengar keributan kedua anak-anak tersebut. Diduga kesal, YL pun langsung keluar rumah mendatangi keponakannya yang terlibat selisih paham dengan korban. Bukannya melerai, terlapor justru menghampiri korban WL dan menjambaknya serta membenturkan kepala korban ke pagar kayu yang berada di lokasi kejadian, hingga mengalami memar.<\/p>\n<p>&#8220;Anak saya pulang sambil menangis dengan memegang kepalanya. Saat saya tanya, anak saya bilang kalau kepalanya sudah dibenturkan terlapor ke pagar di depan rumah,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Setelah mendengar hal yang dialami anaknya, dirinya mencoba menemui terlapor dengan maksud menanyakan perihal kejadian tersebut dan mencari jalan keluar yang baik. Namun bukanya meminta maaf melainkan terlapor menantang korban.<\/p>\n<p>&#8220;Malahan dia (terlapor) bilang, silahkan laporkan ke polisi jika tidak suka perbuatannya. Jelas saya tidak terima apalagi saya tidak pernah memukul anak saya. Keributan anak saya dengan keponakan dia, bukan jadi alasan untuk menganiaya anak saya. Namanya juga anak-anak, kalau bertengkar saat main itu biasa. Kami berharap dia segera ditangkap,&#8221; cetusnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede SIK membenarkan laporan korban dan saat ini sedang dalam penyelidikan dengan menunggu bukti visum dari korban serta pihaknya akan memeriksa saksi-saksi. &#8220;Laporan korban sudah kita limpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk ditindaklanjuti,&#8221; tandasnya. (bay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; &nbsp; PALEMBANG, fornews.co- Bermaksud membela keponakan yang bertengkar dengan anak tetangganya, justru YL (23) seorang Sales Promotion Girl (SPG), harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, YL menganiaya anak tetangga WL (7), warga 5 Ulu Seberang Ulu 1, Palembang, dengan cara membenturkan kepala korban ke pagar kayu sekitar rumah pelaku, pada Sabtu (04\/02). Akibat perlakuan kasar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":5775,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[2],"tags":[9,68,69,97,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/korban-SPG.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-1v8","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5774"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5774"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5774\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5776,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5774\/revisions\/5776"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5775"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5774"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5774"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5774"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}