
{"id":5824,"date":"2017-02-06T18:40:22","date_gmt":"2017-02-06T11:40:22","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=5824"},"modified":"2017-02-06T18:40:22","modified_gmt":"2017-02-06T11:40:22","slug":"janji-bisa-masukan-cpns-oknum-guru-divonis-dua-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/janji-bisa-masukan-cpns-oknum-guru-divonis-dua-tahun\/","title":{"rendered":"Janji Bisa Masukan CPNS, Oknum Guru Divonis Dua Tahun"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_5826\" aria-describedby=\"caption-attachment-5826\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-5826\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170206_140337_resized_1-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170206_140337_resized_1-300x225.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170206_140337_resized_1-768x576.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170206_140337_resized_1-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170206_140337_resized_1-80x60.jpg 80w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170206_140337_resized_1-265x198.jpg 265w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170206_140337_resized_1-696x522.jpg 696w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170206_140337_resized_1-1068x801.jpg 1068w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170206_140337_resized_1-560x420.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5826\" class=\"wp-caption-text\">Terdakwa Faizah, hanya tertunduk lesu mendengar vonis yang dijatuhkan majelis hakim kepadanya, di Pengadilan Negeri Baturaja, Senin (06\/02).<\/figcaption><\/figure>\n<p>BATURAJA, Fonews.co-\u00a0Terdakwa kasus penipuan dalam pembukaan tes honor K2 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Faizah (54), hanya bisa tertunduk lesu mendengar putusan hakim yang memvonisnya dua tahun penjara.<\/p>\n<p>Pantauan di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Baturaja, ketika Majelis Hakim yang dipimpin oleh Singgih Wahono SH, Senin (06\/02), membacakan materi putusannya, mata terdakwa yang berprofesi sebagai guru di salah satu SD di OKU Selatan, itu tampak berkaca-kaca menahan air matanya setelah dinyatakan bersalah dengan tuduhan penipuan. Dimana terpidana ini, menjanjikan bisa memasukan dua orang honorer K2 menjadi CPNS. Namun, setelah korban menyerahkan sejumlah uang, apa yang dijanjikan tidak terwujud.<\/p>\n<p>Vonis majelis hakim tersebut, enam bulan lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zulkifli SH, yang menuntut terdakwa dua tahun dan enam bulan, karena terdakwa dinyatakan secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan penipuan. Sementara uang yang sudah diserahkan korban kepada terdakwa sebesar 100 juta.<\/p>\n<p>Ketua Majelis Hakim Singgih Wahono SH yang dibincangi usai sidang mengatakan, terdakwa terbukti melanggar Pasal 378 jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana. Dia mengakui vonis yang dijatuhkan lebih rendah dibandingkan tuntutan JPU, karena menurut Singgih, hal ini berdasarkan dari pertimbangan majelis hakim.<\/p>\n<p>&#8220;Hal yang meringankan yakni terdakwa mengakui perbuatannya dan menyatakan penyesalannya. Sedangkan yang memberatkan perbuatan terdakwa merugikan orang lain dan terdakwa berstatus PNS yang mestinya menjadi contoh bagi masyarakat,&#8221; pungkas Singgih. (wil)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; &nbsp; BATURAJA, Fonews.co-\u00a0Terdakwa kasus penipuan dalam pembukaan tes honor K2 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Faizah (54), hanya bisa tertunduk lesu mendengar putusan hakim yang memvonisnya dua tahun penjara. Pantauan di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Baturaja, ketika Majelis Hakim yang dipimpin oleh Singgih Wahono SH, Senin (06\/02), membacakan materi putusannya, mata terdakwa yang berprofesi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":5826,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[2],"tags":[9,68,28,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170206_140337_resized_1.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-1vW","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5824"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5824"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5824\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5829,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5824\/revisions\/5829"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5826"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5824"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5824"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5824"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}