
{"id":58297,"date":"2020-10-05T13:15:41","date_gmt":"2020-10-05T06:15:41","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=58297"},"modified":"2020-10-16T01:23:30","modified_gmt":"2020-10-15T18:23:30","slug":"sikapi-masalah-utama-penyerapan-garam-rakyat-jokowi-minta-jajarannya-benahi-hal-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/sikapi-masalah-utama-penyerapan-garam-rakyat-jokowi-minta-jajarannya-benahi-hal-ini\/","title":{"rendered":"Sikapi Masalah Utama Penyerapan Garam Rakyat, Jokowi Minta Jajarannya Benahi Hal Ini"},"content":{"rendered":"<p><strong><b>JAKARTA, fornews.co<\/b><\/strong>-Usai mengetahui masalah utama penyerapan garam rakyat, Presiden Joko Widodo\u00a0(Jokowi) langsung memerintahkan untuk membenahi\u00a0rantai pasok (supply chain) secara besar-besaran dan menyeluruh.<\/p>\n<p>Masalah utama yang diterima Presiden Jokowi tersebut, yakni dalam penyerapan garam rakyat yaitu kualitas garam yang belum sesuai standar industri dan kapasitas produksi nasional yang masih rendah.<\/p>\n<p>\u201cSaya kira ini langkah-langkah perbaikan harus kita kerjakan, mulai pembenahan besar-besaran mulai dari\u00a0<em><i>supply\u00a0chain<\/i><\/em>, mulai hulu sampai hilir,\u201d\u00a0ujar dia\u00a0pada Rapat Terbatas (Ratas) Percepatan Penyerapan Garam Rakyat, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5\/10) pagi.<\/p>\n<p>Berdasarkan laporan yang ia terima, diungkap Presiden Joko Widodo, terdapat dua masalah utama dalam penyerapan garam rakyat yaitu kualitas garam yang belum sesuai standar industri dan kapasitas produksi nasional yang masih rendah.<\/p>\n<p>\u201cIni harus dicarikan jalan keluarnya. Kita tahu masalahnya tapi enggak pernah dicarikan\u00a0 jalan keluarnya,\u201d tegas dia.<\/p>\n<p>Jokowi menjelaskan, terhadap kualitas sendiri, berdasarkan data yang diterimanya, per 22 September 2020 masih terdapat 738 ribu ton garam rakyat yang tidak terserap oleh industri.<\/p>\n<p>Kemudian, untuk tingkat produksi garam nasional yang masih rendah, berdampak pada dilakukannya importasi untuk memenuhi kebutuhan.<\/p>\n<p>\u201cSebagai contoh, dari kebutuhan garam nasional di tahun 2020 sebanyak 4 juta ton per tahun,\u00a0sedangkan\u00a0produksi garam nasional kita baru mencapai 2 juta ton. Akibatnya, alokasi garam untuk kebutuhan industri masih tinggi, yaitu 2,9 ton,\u201djelas dia.<\/p>\n<p>Atas dasar itulah, Jokowi memerintah kan semua elemen yang terkait untuk memperhatikan ketersediaan lahan produksi,\u00a0serta mempercepat integrasi dan ekstensifikasi lahan garam rakyat yang ada di sepuluh provinsi produsen garam.<\/p>\n<p>\u201cIni harus betul-betul diintegrasikan, harus terintegrasi dan ada ekstensifikasi,\u201d tegas dia.<\/p>\n<p>\u201cPenggunaan inovasi teknologi produksi terutama<em><i>\u00a0washing\u00a0plan<\/i><\/em>\u00a0harus betul-betul kita kerjakan, sehingga pasca-produksi itu betul-betul bisa memberikan ketersediaan,\u00a0terutama dalam\u00a0gudang\u00a0penyimpanan,\u201d sambungnya, seraya meminta dipersiapkan pengembangan hilirisasi industri garam dengan mengembangkan industri turunannya.\u00a0(aha)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co-Usai mengetahui masalah utama penyerapan garam rakyat, Presiden Joko Widodo\u00a0(Jokowi) langsung memerintahkan untuk membenahi\u00a0rantai pasok (supply chain) secara besar-besaran dan menyeluruh. Masalah utama yang diterima Presiden Jokowi tersebut, yakni dalam penyerapan garam rakyat yaitu kualitas garam yang belum sesuai standar industri dan kapasitas produksi nasional yang masih rendah. \u201cSaya kira ini langkah-langkah perbaikan harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":58298,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[9034,18098,12987,18099],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/10\/jokowi-ratas-garam-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-fah","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58297"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58297"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58297\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":58299,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58297\/revisions\/58299"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58298"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58297"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58297"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58297"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}