
{"id":58373,"date":"2020-10-06T10:18:49","date_gmt":"2020-10-06T03:18:49","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=58373"},"modified":"2020-10-16T01:23:29","modified_gmt":"2020-10-15T18:23:29","slug":"pekan-pertama-oktober-2020-angka-kesembuhan-covid-19-di-indonesia-7527","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/pekan-pertama-oktober-2020-angka-kesembuhan-covid-19-di-indonesia-7527\/","title":{"rendered":"Pekan Pertama Oktober 2020, Angka Kesembuhan COVID-19 di Indonesia 75,27%"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co<\/strong> &#8211; Secara kumulatif, penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia yang memasuki bulan ke delapan menunjukkan pencapaian positif.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dr Reisa Brotoasmoro dalam jumpa pers perkembangan penanganan COVID-19 di Kantor Presiden, yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (05\/10). Menurut Reisa, angka kesembuhan atau <em>recovery rate<\/em> berada di 75,27%.<\/p>\n<p>\u201cRasio sembuh terhadap total kasus ini (pekan ke-1 Oktober) meningkat dibandingkan pekan sebelumnya (pekan ke-4 September) yang tercatat pada angka 73,77%,\u201d ujar Reisa.<\/p>\n<p>Adapun jumlah pasien sembuh per 5 Oktober 2020 adalah sebanyak 232.593 kasus. Sedangkan kasus aktif tercatat ada 63.274 kasus. Dan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 307.120 kasus. Jumlah kasus meninggal sebanyak 11.253 kasus. Rasio kematian dengan total kasus atau <em>case fatality ratio<\/em> adalah 3,67%.<\/p>\n<p>\u201cAngka kematian tersebut turun dibandingkan satu minggu sebelumnya yaitu 3,77%. Sekali lagi terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencapaian ini,\u201d kata Reisa.<\/p>\n<p>Pemerintah kata Reisa, sudah menerapkan berbagai strategi untuk melandaikan kurva kasus COVID-19 dari bulan ke bulan. Strateginya dengan 3T yaitu <em>testing<\/em>, <em>tracing<\/em> dan <em>treatment<\/em>. Dalam <em>testing<\/em>, per harinya sudah mampu mencapai 40 ribu orang diperiksa spesimennya di lebih dari 340 laboratorium. Upaya <em>tracing<\/em> menemukan sekitar 140 ribu orang suspek setiap harinya.<\/p>\n<p>\u201cSelain 3T, masih ada rumus lain, ingat memakai masker, menjaga jarak dan jauhi kerumunan dan mencuci tangan dengan baik dan benar. Penerapan 3M harus dilakukan dengan ketat,\u201d pesan Reisa.<\/p>\n<p>Selain itu pemerintah juga sedang menyiapkan program vaksinasi secara bertahap untuk melindungi masyarakat. Dalam catatan sejarah dunia, Reisa menceritakan suksesnya vaksinasi berdampak terhadap terkendalinya, bahkan hilangnya penyakit menular. Seperti cacar, BCG, TT, DPT, polio, measles, Hepatitis B, DPT\/HB, DPT -HB-HIB, IPV dan HPV, PCV, JE dan Campak Rubella di Jawa dan luar Jawa. Keberhasilan ini katanya bukan hanya di Indonesia tetapi juga di berbagai negara belahan dunia.<\/p>\n<p>\u201cYang pertama dan paling penting ialah imunisasi dasar lengkap. Ada sekitar 800 ribu anak-anak di Indonesia yang belum lengkap imunisasi dasarnya. Harus kita atasi, karena imunisasi dasar lengkap adalah hak anak-anak kita, kewajiban kita memastikan mereka mendapatkannya,\u201d jelas Reisa.<\/p>\n<p>Rincian jumlahnya, ia menyebut ada 836.993 anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Yang dimaksud imunisasi dasar lengkap ialah imunisasi Hepatitis B (HB-0) untuk bayi berusia kurang dari 24 jam.<\/p>\n<p>Imunisasi BCG dan Polio 1 untuk bayi usia 1 bulan. Lalu DPT-HB-HIB 1, Polio 2 dan Rotavirus untuk bayi usia 2 bulan. Imunisasi DPT-HB-HIB 2 dan Polio 3 untuk bayi usia 3 bulan, DPT-HB-HIB 3, Polio 4, IPV atau Polio Suntik dan Rotavirus untuk bayi usia 4 bulan. Serta imunisasi campak atau MR untuk bayi usia 9 bulan.<\/p>\n<p>Reisa menyadari di masa pandemi ini masih banyak orang tua yang takut membawa anaknya imunisasi ke rumah sakit atau Posyandu. Hal itu disebabkan banyaknya berita hoaks yang beredar di media sosial dan mempengaruhi masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKami tegaskan lagi bahwa Posyandu, Puskesmas, rumah sakit, klinik dan pos imunisasi lainnya telah diwajibkan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dan tetap memberikan pelayanan selama masa pandemi,\u201d ujar Reisa.<\/p>\n<p>Reisa menyampaikan, imunisasi dasar lengkap pada anak bertujuan mencegah agar tidak terjadinya wabah penyakit lain. Dan ia mengingatkan jangan lupa untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat membawa anak ke pusat pelayanan imunisasi. (ads\/ije)<\/p>\n<p><strong>#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co &#8211; Secara kumulatif, penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia yang memasuki bulan ke delapan menunjukkan pencapaian positif. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dr Reisa Brotoasmoro dalam jumpa pers perkembangan penanganan COVID-19 di Kantor Presiden, yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (05\/10). Menurut Reisa, angka kesembuhan atau recovery rate [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":58374,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[18043],"tags":[18040,18122,18044],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/10\/Reisa-Brotoasmoro-scaled.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-fbv","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58373"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58373"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58373\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":58375,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58373\/revisions\/58375"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58374"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58373"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58373"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58373"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}