
{"id":5942,"date":"2017-02-09T11:56:16","date_gmt":"2017-02-09T04:56:16","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=5942"},"modified":"2017-02-09T11:59:56","modified_gmt":"2017-02-09T04:59:56","slug":"bupati-berang-oku-peringkat-3-se-sumsel-penderita-hivaids","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/bupati-berang-oku-peringkat-3-se-sumsel-penderita-hivaids\/","title":{"rendered":"Bupati Berang OKU Peringkat 3 se-Sumsel Penderita HIV\/AIDS"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_5943\" aria-describedby=\"caption-attachment-5943\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-5943\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170209_095055-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170209_095055-300x225.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170209_095055-768x576.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170209_095055-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170209_095055-80x60.jpg 80w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170209_095055-265x198.jpg 265w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170209_095055-696x522.jpg 696w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170209_095055-1068x801.jpg 1068w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170209_095055-560x420.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5943\" class=\"wp-caption-text\">Bupati OKU Drs H Kuryana saat menyampaikan kekecewaannya kepada Dinkes dan KPA OKU, saat Rapat Koordinasi Kepengurusan Komisi Penanggulangan (KPA) HIV\/AIDS di Rumah Dinas Bupati, Kamis (09\/02).<\/figcaption><\/figure>\n<p>BATURAJA, Fornews.co- Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Drs H Kuryana Azis, tidak bisa menahan emosinya mendengar laporan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Suharmasto SKM MEpid, kalau daerah ini berada di peringkat 3 penderita HIV AIDS di Sumsel.<\/p>\n<p>Demikian diungkapkan Suharmasto, pada Rapat Koordinasi Kepengurusan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), di Rumah Dinas Bupati Kamis (09\/02). Di situ dipaparkan bahwa sejak tahun 2008 hingga 2017 ini penderita HIV AIDS di OKU, mencapai 62 kasus dengan rincian 35 orang positif HIV, 27 orang positif AIDS (ODA). Kemudian, satu tahun\u00a0terakhir ada 5 kasus lagi ditangani.<\/p>\n<p>Mendengar papar tersebut, Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis menegaskan, tugas pemerintah dari semua lini memang harus bertanggung jawab terhadap apapun yang terjadi di masyarakat. Pemerintah tidak bisa membiarkan penyakit ini (HIV\/AIDS) berkembang di OKU. Paling tidak Pemda melakukan upaya mengurangi, karena sangat sulit untuk menghilangkan penyakit yang tidak bisa disembuhkan ini.<\/p>\n<p>Instruksi pertama Bupati agar melakukan penyegaran di tubuh KPA, supaya aksi ke depan lebih gereget lagi. &#8220;Masukkan semua pihak atau organisasi, apalagi kalau organisasi tersebut meminta bergabung. OKU, nomor 3 se-Sumsel, di bawah Prabumulih sudah dikatakan gawat, bukan sebagai prestasi. Segera ambil tindakan jangan tunda-tunda lagi. Laksanakan apa yang harus dilaksanakan,&#8221; tegas Kuryana.<\/p>\n<p>Kuryana juga berpesan, agar selalu periksa tempat-tempat penjualan kondom termasuk obat kuat. &#8220;Jangan asal rapat saja, lakukan tindakan tidak akan habis-habis masalah ini kalau cuma rapat-rapat saja,&#8221; tukasnya.<\/p>\n<p>Sumarmasto menjelaskan, HIV\/AIDS seperti fenomena gunung es. Setiap penderita dilindungin kerahasiaannya oleh organisasi AIDS Internasional, hanya petugas khusus bertugas mengobati penderita saja yang tahu. Dia meyakini jika di OKU, masih banyak lagi penderita yag tak terdata, kebanyakan penderita menyembunyikan penyakitnya. &#8220;Bahkan yang lebih bahaya jika si penderita tersebut tidak mengetahui jika dirinya telah terjangkit HIV dan menularkan kepada orang lain,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Menurut dia, kendala Dinkes untuk menanggulangi virus ini yang paling utama,\u00a0 karena bersinggungan dengan MUI. Dimana MUI melarang adanya pelegalan kondom untuk seks bebas.\u00a0Padahal kondom sangat diperlukan untuk orang yang berakhlak jelek serta orang yang imannya tipis yang hanya berfikir tindakan asusila saja.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini yang hanya bisa dilakukan Dinkes mencegah HIV\/AIDS dengan sasaran utama para remaja, dimana anak-anak SMA saat ini dibentuk menjadi relawan pita merah. Kemudian orang-orang yang beresiko, seperti tempat-tempat seks bebas,&#8221; katanya sembari menambahkan Dinkes telah melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD dan Puskesmas Lubukbatang.<\/p>\n<p>Sementara, pihak KPA juga kesulitan pemeriksaan hanya sebatas konseling karena dokternya belum ada, seperti PCT Lubukbatang. Kemudian dari rumah sakit seperti Antonio dan DKT jika mengirim laporan jika ada penderita HIV tidak diakui dikarenakan tidak ada tehnisi khusus HIV. (wil)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; &nbsp; BATURAJA, Fornews.co- Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Drs H Kuryana Azis, tidak bisa menahan emosinya mendengar laporan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Suharmasto SKM MEpid, kalau daerah ini berada di peringkat 3 penderita HIV AIDS di Sumsel. Demikian diungkapkan Suharmasto, pada Rapat Koordinasi Kepengurusan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), di Rumah Dinas Bupati Kamis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":5943,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[468,9,28,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170209_095055.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-1xQ","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5942"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5942"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5942\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5946,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5942\/revisions\/5946"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5943"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5942"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5942"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5942"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}