
{"id":60352,"date":"2020-11-03T12:54:07","date_gmt":"2020-11-03T05:54:07","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=60352"},"modified":"2020-11-03T12:54:07","modified_gmt":"2020-11-03T05:54:07","slug":"satgas-covid-19-luncurkan-program-penguatan-tracing-di-51-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/satgas-covid-19-luncurkan-program-penguatan-tracing-di-51-daerah\/","title":{"rendered":"Satgas COVID-19 Luncurkan Program Penguatan Tracing di 51 Daerah"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>JAKARTA, <a href=\"http:\/\/fornews.co\">fornews.co<\/a><\/strong> &#8211; Sebanyak 51 Kabupaten\/Kota di Indonesia mendapat program penguatan <em>tracing<\/em> (pelacakan) kasus Positif COVID-19 dari Satgas Penanganan COVID-19. Kabupaten\/kota ini datang dari 10 Provinsi prioritas seperti Aceh, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr H Muhammad Budi Hidayat mengungkapkan, program penanganan pandemi ini dilakukan melalui rekrutmen terbuka relawan <em>contact tracer<\/em>. Selanjutnya, para relawan ini akan diberikan penguatan kemampuan dan kompetensi dalam penggunaan aplikasi pelacakan terintegrasi, manajemen stigma dan komunikasi risiko, serta pendampingan karantina dan isolasi mandiri.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ditambahkan Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes RI, drg. R. Vensya Sitohang, M. Epid bahwa keberadaan relawan contact tracer ini dianggap penting karena masih tingginya jumlah kasus harian COVID-19. Melalui program ini diharapkan dapat lebih mengefektifkan pelacakan kasus COVID-19.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Dibutuhkan cara yang lebih efektif dalam melacak dan mengarahkan karantina pada orang yang terduga kontak erat, serta mendampingi orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 saat menjalani isolasi,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Kesehatan, Satuan Tugas Penanganan COVID-19,\u00a0 Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K Ginting saat peluncuran program secara daring, Selasa (03\/11) mengungkapkan, program ini menyasar penambahan jumlah personel tracer di 1.612 Puskesmas, dan meliputi 8.060 petugas data untuk melakukan analisis epidemiologi sederhana di Kabupaten\/Kota.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Dengan cara ini, diharapkan daerah-daerah dapat mendeteksi lebih dari 80 persen kontak erat dari kasus konfirmasi dalam waktu 72 jam, serta melakukan pemantauan terhadap kontak erat hingga 14 hari sejak terpapar atau berkontak dengan individu terkonfirmasi COVID-19,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Para lulusan kesehatan yang ingin mendaftar jadi relawan dan berdomisili di Kabupaten Prioritas dapat melapor ke Dinas Kesehatan setempat atau mendaftarkan diri melalui laman <a href=\"http:\/\/bit.ly\/RekrutmenVolunterContactTracing\">bit.ly\/RekrutmenVolunterContactTracing<\/a>.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Tracer yang direkrut akan dilatih oleh Kementrian Kesehatan dan Satgas Penanganan COVID-19 untuk memakai aplikasi pelacakan kontak <a href=\"http:\/\/silacak.kemkes.go.id\">silacak.kemkes.go.id<\/a>. (rif)<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\n<p dir=\"ltr\"><strong>#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co &#8211; Sebanyak 51 Kabupaten\/Kota di Indonesia mendapat program penguatan tracing (pelacakan) kasus Positif COVID-19 dari Satgas Penanganan COVID-19. Kabupaten\/kota ini datang dari 10 Provinsi prioritas seperti Aceh, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua. Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":60353,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[18043],"tags":[18063],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/11\/images-1.png","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-fHq","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60352"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60352"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60352\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":60354,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60352\/revisions\/60354"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60353"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60352"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60352"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60352"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}