
{"id":61197,"date":"2020-11-18T15:30:56","date_gmt":"2020-11-18T08:30:56","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=61197"},"modified":"2020-11-18T18:31:56","modified_gmt":"2020-11-18T11:31:56","slug":"alami-banjir-rob-kedua-tahun-ini-pulau-pari-terancam-tenggelam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/alami-banjir-rob-kedua-tahun-ini-pulau-pari-terancam-tenggelam\/","title":{"rendered":"Alami Banjir Rob Kedua Tahun Ini, Pulau Pari Terancam Tenggelam"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co<\/strong> \u2013 Pulau Pari, Kepulauan Seribu kembali mengalami banjir rob sejak Senin 16 November 2020. Banjir yang sudah merendam pulau wisata itu selama dua hari ini merupakan banjir rob kedua yang terjadi selama tahun 2020.<\/p>\n<p>Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta menilai, fenomena banjir rob yang sekarang terjadi di Pulau Pari tidak terlepas dari perubahan iklim yang tengah terjadi secara global.<\/p>\n<p>\u201cDampak perubahan iklim sudah nyata, di Pulau Pari saja ini adalah banjir rob kedua dalam tahun ini. Tidak hanya banjir, tetapi abrasi sebelah timur Pulau Pari, kalender musim yang tidak menentu dan jumlah ikan yang semakin menurun,\u201d ujar Rehwinda, pengkampanye Walhi DKI Jakarta dalam siaran pers yang diterima Rabu (18\/11).<\/p>\n<p>\u201cKami mendesak agar pemerintah segera melakukan tindakan serius baik secara nasional dan global untuk menekan laju perubahan iklim ini. Apakah harus menunggu Pulau Pari yang berpenghuni tenggelam,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ketua Rukun Tetangga (RT) 01, Pulau Pari, Edi Mulyono mengatakan, banjir rob yang terjadi pada tahun 2020 merupakan fenomena banjir yang berbeda dengan banjir-banjir sebelumnya. Untuk pertama kalinya, Pulau Pari mengalami dua kali banjir rob dalam setahun, yaitu pada Juli dan senin lalu. Selain itu, dampak yang ditimbulkan dari banjir rob 2020 juga menjadi yang paling parah melampaui banjir-banjir pada tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>\u201cSebelumnya belum pernah sampai naik ke darat, paling hanya sampai bibir pantai, tapi sekarang lebih parah, ada penambahan debit air. Pada banjir rob bulan Juli bahkan sampai membawa perahu ke darat,\u201d kata Edi.<\/p>\n<p>Hal serupa juga diungkapkan Rohany, warga sepuh di Pulau Pari yang sudah 65 tahun mendiami pulau itu. Dia mengatakan, sejak kecil baru pada tahun 2020 ada banjir rob yang sampai naik ke darat, padahal sebelum-sebelumnya belum pernah ada banjir seperti itu.<\/p>\n<p>\u201cDari saya kecil sampai sekarang, baru Juli 2020 ini air laut naik sampai ke jalanan, itupun karena dibuat tanggul. Di lokasi lain air sampai naik hingga masjid pulau bagian barat dan rumah warga. Belum pernah saya lihat seperti ini sebelumnya. Ini yang paling parah (banjirnya) sampai bertahan tiga hari,\u201d terang Rohany.<\/p>\n<p>Sementara itu, akibat banjir yang terjadi saat ini, tujuh warung milik warga di pantai Perawan dan sebagian rumah warga yang tenggelam. Salah satu warga RT 04, Deli, mengatakan sumurnya menjadi asin dan tidak bisa dimanfaatkan seperti biasa.<\/p>\n<p>\u201cDampaknya masih sama seperti banjir pada Juli lalu, air sumur menjadi asin, ada 10 rumah yang terdampak, bedanya pada banjir kali ini warga tidak sampai mengungsi,\u201d kata Deli. (yas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co \u2013 Pulau Pari, Kepulauan Seribu kembali mengalami banjir rob sejak Senin 16 November 2020. Banjir yang sudah merendam pulau wisata itu selama dua hari ini merupakan banjir rob kedua yang terjadi selama tahun 2020. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta menilai, fenomena banjir rob yang sekarang terjadi di Pulau Pari tidak terlepas dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":61198,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[18954,18953,11939],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/11\/WhatsApp-Image-2020-11-18-at-13.51.06-scaled.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-fV3","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61197"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61197"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61197\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":61199,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61197\/revisions\/61199"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61198"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61197"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61197"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61197"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}