
{"id":61514,"date":"2020-11-24T07:00:17","date_gmt":"2020-11-24T00:00:17","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=61514"},"modified":"2020-11-23T23:54:03","modified_gmt":"2020-11-23T16:54:03","slug":"update-informasi-supaya-tidak-terjebak-hoaks-tentang-vaksin-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/update-informasi-supaya-tidak-terjebak-hoaks-tentang-vaksin-covid-19\/","title":{"rendered":"Update Informasi Supaya Tidak Terjebak Hoaks Tentang Vaksin COVID-19"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co<\/strong> \u2013 Pemerintah terus menyosialisasikan pentingnya vaksinasi untuk mencegah penyakit menular. Hal itu disebabkan masih adanya sebagian masyarakat yang belum mengerti pentingnya manfaat vaksinasi.<\/p>\n<p>\u201cSetiap vaksin punya efektivitas yang berbeda-beda, dan vaksin pun tidak akan mendapat izin apabila efektivitasnya rendah. Untuk vaksin COVID-19, WHO menetapkan efektivitas minimal mencapai 50%. Kita harapkan vaksin yang ada nanti efektivitasnya lebih tinggi dari angka yang ditetapkan WH,\u201d ujar vaksinolog sekaligus dokter spesialis penyakit dalam dr Dirga Sakti Rambe dalam Dialog Produktif bertema \u201cVaksin Sebagai Perencanaan Preventif Kesehatan\u201d yang diselenggarkan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (23\/11).<\/p>\n<p>Vaksin sebagai alat intervensi kesehatan masyarakat di saat pandemi memang sangat dibutuhkan. Selain penyakit ini berbahaya bagi kesehatan, gejala terinfeksi COVID-19 bisa sangat minim sehingga pasien tidak menyadari telah terinfeksi. Inilah yang mengakibatkan banyaknya pasien COVID-19 yang terlambat ditangani atau justru mendapat penanganan pada saat gejala dan kondisi yang memburuk.<\/p>\n<p>\u201cAda banyak sekali gejala yang ditimbulkan dari COVID-19, oleh karena itu selalu <em>aware <\/em>dengan apapun yang dirasakan oleh tubuh kita. Jangan sampai merasa sehat karena tidak demam. Padahal ada gejala terinfeksi COVID-19 di luar demam,\u201d kata dr Twindy Rarasati, dokter yang sekaligus penyintas COVID-19.<\/p>\n<p>dr Dirga menambahkan, pola pikir masyarakat yang menilai vaksin tidak ada gunanya itu keliru. Sebab vaksin sifatnya melatih sistem kekebalan tubuh agar mampu memproduksi antibodi.<\/p>\n<p>\u201cDan satu lagi, vaksin punya keunggulan yang tidak dimiliki upaya pencegahan yang lain, yaitu vaksin memberikan perlindungan yang sifatnya spesifik. Oleh karena itulah banyak dokter dan ahli yang menyatakan bahwa vaksin efektif sebagai alat mencegah penularan COVID-19, selain tentunya terus disiplin menerapkan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak aman),\u201d terang Dirga.<\/p>\n<p>Informasi yang benar terkait protokol kesehatan dan vaksin perlu untuk masyarakat perbaharui secara berkesinambungan untuk mendapatkan pemahaman yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.<\/p>\n<p>\u201cPada waktu saya terpapar di awal April kemarin, protokol kesehatan tidak sebaik saat ini. Masyarakat saat itu juga belum sepenuhnya memahami penyakit ini seperti saat ini. Protokol Kesehatan dan tanggung jawab diri yang tinggi tetap harus kita lakukan untuk bisa keluar dari pandemi ini. Perbarui ilmu dan informasi ini terus menerus, karena dinamikanya cepat, apalagi nanti saat vaksin sudah ditemukan,\u201d tambah dr Twindy.<\/p>\n<p>\u201cSebagai dokter yang menangani pasien COVID-19 sejak Maret, saya melihat COVID-19 ini penyakit yang luar biasa sekali. Selain penyakit ini memang baru dengan penularan yang cepat sekali, memburuknya kondisi pasien pada beberapa kasus kadang juga cepat sekali. Jadi tidak benar apabila COVID-19 ini bisa kita remehkan,\u201d sambung dr Dirga.<\/p>\n<p>Vaksin COVID-19 menjadi harapan untuk upaya menekan penyebaran COVID-19. Masyarakat diminta untuk yakin, bahwa vaksin yang disiapkan aman dan efektif karena harus terlebih dahulu mendapat izin penggunaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), setelah sebelumnya melalui berbagai proses penelitian yang panjang termasuk tahapan uji klinik yang memastikan keamanan dan keefektifannya.<\/p>\n<p>\u201cKalau sudah ada izin (pemakaiannya), tidak usah ragu lagi. Apabila izinnya ada dan pemerintah meminta kita vaksinasi, segera kita kerjakan bersama. Sejauh ini dari hasil uji klinik terkait keamanan, tidak ada catatan efek samping yang serius mengenai keamanan vaksin ini,\u201d tutur Dirga.<\/p>\n<p>Informasi yang benar dan berasal dari narasumber terpercaya di bidang Kesehatan sangat perlu disampaikan kepada publik. Hal ini mencegah masyarakat terjebak kabar hoaks yang menyesatkan.<\/p>\n<p>\u201cSaya yakin untuk vaksin, semua aspek sudah dipertimbangkan. Tapi bukan berarti dengan adanya vaksin, kita menggantungkan semuanya kepada vaksin. Tetap harus ada protokol kesehatan dan melindungi diri sendiri yang adalah tanggung jawab kita. Saring dan jadilah kritis dalam setiap pemberitaan jangan sampai termakan hoaks,\u201d pesan dr Twindy. (ads\/ije)<\/p>\n<p><strong>#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co \u2013 Pemerintah terus menyosialisasikan pentingnya vaksinasi untuk mencegah penyakit menular. Hal itu disebabkan masih adanya sebagian masyarakat yang belum mengerti pentingnya manfaat vaksinasi. \u201cSetiap vaksin punya efektivitas yang berbeda-beda, dan vaksin pun tidak akan mendapat izin apabila efektivitasnya rendah. Untuk vaksin COVID-19, WHO menetapkan efektivitas minimal mencapai 50%. Kita harapkan vaksin yang ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":61515,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[18043],"tags":[18677,18678,18670,18673,18672,18671,18675,18676,18674,18669,19047,18223],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/11\/Talkshow-KPCPEN-23-November-2020-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-g0a","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61514"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61514"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61514\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":61516,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61514\/revisions\/61516"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61515"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61514"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61514"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61514"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}