
{"id":62263,"date":"2020-12-07T07:30:26","date_gmt":"2020-12-07T00:30:26","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=62263"},"modified":"2020-12-07T13:36:50","modified_gmt":"2020-12-07T06:36:50","slug":"12-juta-dosis-vaksin-covid-19-tiba-di-tanah-air-vaksinasi-tunggu-lampu-hijau-bpom","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/12-juta-dosis-vaksin-covid-19-tiba-di-tanah-air-vaksinasi-tunggu-lampu-hijau-bpom\/","title":{"rendered":"1,2 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Tiba di Tanah Air, Vaksinasi Tunggu \u201cLampu Hijau\u201d BPOM"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co<\/strong> \u2013 Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Sinovac telah tiba di Indonesia, Minggu malam (6\/12). Bahkan 1,8 juta dosis selanjutnya akan diupayakan tiba di bulan Januari 2021.<\/p>\n<p>Vaksin buatan Sinovac tersebut dibawa dari Beijing, Republik Rakyat Tiongkok, dengan menggunakan pesawat charter dari maskapai Garuda Indonesia jenis Boeing 777-300 ER dengan nomor registrasi PK-GIC. Vaksin tersebut telah dikemas menggunakan tempat penyimpanan khusus berupa envirotainer untuk menjaga kualitas vaksin. Sebanyak 1,2 juta vaksin dalam 7 envirotainer selanjutnya dimasukkan ke bagasi pesawat.<\/p>\n<p>\u201cHari ini pemerintah sudah menerima 1,2 juta dosis vaksin pencegah COVID-19. Vaksin ini buatan Sinovac yang kita uji secara klinis di Bandung sejak Agustus lalu,\u201d ujar Presiden Joko Widodo Minggu (6\/12).<\/p>\n<p>Selain vaksin dalam bentuk jadi, pemerintah juga akan mendatangkan 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku pada bulan ini. Sementara Januari mendatang, sebanyak 30 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku yang nantinya akan diproses lebih lanjut oleh Bio Farma selaku BUMN produsen vaksin.<\/p>\n<p>\u201cKita amat bersyukur alhamdulillah vaksin sudah tersedia. Artinya, kita bisa mencegah meluasnya wabah COVID-19. Tapi, untuk memulai vaksinasi masih memerlukan tahapan-tahapan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),\u201d kata Presiden.<\/p>\n<p>Kepala Negara menegaskan, seluruh prosedur ilmiah dalam rangka persiapan vaksinasi harus dilalui dengan baik untuk menjamin kesehatan dan keselamatan masyarakat serta meningkatkan efektivitas vaksin COVID-19 tersebut. Nantinya, pertimbangan ilmiah serta hasil akhir uji klinis yang akan menentukan kapan vaksinasi COVID-19 dapat dilakukan.<\/p>\n<p>Selain itu, Presiden mengingatkan jajaran terkait mengenai persiapan distribusi vaksin-vaksin tersebut ke daerah. Hal-hal pendukung seperti peralatan, sumber daya manusia, hingga tata kelola vaksinasi sangat penting untuk segera disiapkan.<\/p>\n<p>\u201cKita tahu telah disiapkan sejak beberapa bulan lalu lewat simulasi-simulasi di beberapa provinsi. Saya yakin, setelah diputuskan vaksinasi dimulai, semua sudah dalam keadaan siap,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Namun, kondisi geografis Indonesia yang begitu besar dan terbentang luas tak memungkinkan bagi pemerintah untuk melakukan vaksinasi secara serempak. Untuk itu, Presiden mengajak seluruh pihak untuk tetap memantau dan mengikuti petunjuk serta informasi yang akan diberikan pemerintah.<\/p>\n<p>\u201cTerakhir, meski vaksin sudah ada, kita tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan. Tetap disiplin dalam 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan). Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkahi kita untuk bisa melewati ujian wabah ini,\u201d tukasnya. (ads\/ije)<\/p>\n<p><strong>#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co \u2013 Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Sinovac telah tiba di Indonesia, Minggu malam (6\/12). Bahkan 1,8 juta dosis selanjutnya akan diupayakan tiba di bulan Januari 2021. Vaksin buatan Sinovac tersebut dibawa dari Beijing, Republik Rakyat Tiongkok, dengan menggunakan pesawat charter dari maskapai Garuda Indonesia jenis Boeing 777-300 ER dengan nomor registrasi PK-GIC. Vaksin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":62269,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[18043],"tags":[18677,18678,18670,18673,18672,18671,18675,18676,18674,18669,16970,18223],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/12\/Vaksin.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-gcf","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62263"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62263"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62263\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":62270,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62263\/revisions\/62270"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62269"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62263"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62263"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62263"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}