
{"id":62385,"date":"2020-12-09T17:47:24","date_gmt":"2020-12-09T10:47:24","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=62385"},"modified":"2020-12-09T17:47:24","modified_gmt":"2020-12-09T10:47:24","slug":"kehadiran-vaksin-sinovac-di-indonesia-bentuk-keseriusan-pemerintah-tangani-pandemi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/kehadiran-vaksin-sinovac-di-indonesia-bentuk-keseriusan-pemerintah-tangani-pandemi\/","title":{"rendered":"Kehadiran Vaksin Sinovac di Indonesia Bentuk Keseriusan Pemerintah Tangani Pandemi"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co<\/strong> &#8211; Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19, Prof Wiku Adisasmito menyebut kedatangan 1,2 juga dosis vaksin COVID-19 dari Sinovac merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menangani Pandemi.<\/p>\n<p>Menurutnya, sejak tiba di Indonesia Minggu 6 Desember 2020 lalu, jutaan dosis vaksin tersbut kini disimpan dengan aman di fasilitas penyimpanan milik PT Bio Farma di Bandung, Jawa Barat.<\/p>\n<p>Dikatakannya, dari 1,2 juta dosis vaksin itu\u00a0bisa\u00a0memvaksin 600 ribu orang.\u00a0&#8220;Kehadiran vaksin ini tentunya merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 di Indonesia. Ini adalah kolaborasi antara pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan berbagai pihak lainnya,&#8221; ungkap Wiku saat memberikan keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Kantor Presiden, yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (08\/12).<\/p>\n<p>Selain vaksin Sinovac yang baru masuk,\u00a0kata Wiku,\u00a0masih ada berbagai kandidat vaksin lainnya sesuai Keputusan Menteri Kesehatan No. 9860 Tahun 2020. Diantaranya AstraZeneca, BioFarma, Moderna, Pfizer, dan Sinopharm.<\/p>\n<p>Menurut Wiku, vaksin COVID-19 ini tujuannya salah satu upaya penanganan pandemi dengan menghadirkan kekebalan komunitas atau herd immunity . Ia juga menginformasikan, agar tercapai tujuan yang dimaksud, dibutuhkan sekitar 70% populasi yang harus divaksin agar terbentuk kekebalan komunitas dan sangat tergantung efektifitas vaksin tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dampak vaksinasi terhadap pengendalian transmisi penularan Covid-19 akan berlangsung secara bertahap,&#8221; lanjutnya. Oleh karena itu, sebelum kekebalan komunitas terbentuk melalui vaksin, masyarakat harus tetap disiplin dalam melakukan protokol kesehatan. &#8220;Ingat, kedisplinan terhadap protokol kesehatan tetap merupakan kunci utama penangangan Covid-19 yang efektif,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Disamping itu, saat menjawab pertanyaan media tentang vaksin, Wiku menjelaskan Badan POM segera melakukan pengujian vaksin Covid-19 Sinovac yang baru tiba di tanah air. Pengujian itu adalah hal penting untuk mengeluarkan EUA setelah hasil uji selesai. &#8220;Badan POM tentunya berusaha memastikan agar uji yang dilakukan terhadap vaksin dapat sesuai standar dan waktu yang direncanakan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Lalu untuk pemberian vaksin, diprioritaskan bagi kelompok yang berisiko tinggi yang rentan tertular Covid-19. Hal ini sesuai dengan pernyataan Menteri Kesehatan, diantaranya tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan dan temaga penunjang yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan.\u00a0(ads\/rif)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co &#8211; Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19, Prof Wiku Adisasmito menyebut kedatangan 1,2 juga dosis vaksin COVID-19 dari Sinovac merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menangani Pandemi. Menurutnya, sejak tiba di Indonesia Minggu 6 Desember 2020 lalu, jutaan dosis vaksin tersbut kini disimpan dengan aman di fasilitas penyimpanan milik PT Bio Farma di Bandung, Jawa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":62386,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[18043],"tags":[18040],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/12\/wiku-3.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-ged","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62385"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62385"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62385\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":62387,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62385\/revisions\/62387"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62386"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62385"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62385"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62385"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}