
{"id":62783,"date":"2020-12-15T18:00:14","date_gmt":"2020-12-15T11:00:14","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=62783"},"modified":"2020-12-15T19:38:44","modified_gmt":"2020-12-15T12:38:44","slug":"hingga-15-desember-2020-363-dokter-dan-perawat-meninggal-terpapar-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/hingga-15-desember-2020-363-dokter-dan-perawat-meninggal-terpapar-covid-19\/","title":{"rendered":"Hingga 15 Desember 2020, 363 Dokter dan Perawat Meninggal Terpapar COVID-19"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co<\/strong> \u2013 Ada 363 petugas medis dan kesehatan di Indonesia yang wafat akibat terinfeksi COVID-19 di sepanjang Maret hingga pertengahan Desember 2020. Jumlah tersebut terdiri dari 202 dokter dan 15 dokter gigi serta 146 perawat.<\/p>\n<p>Data tersebut merupakan pembaruan data yang dirilis Tim Mitigasi IDI (Ikatan Dokter Indonesia) per 15 Desember 2020 hingga pukul 16.20 WIB. Sebelumnya pada 5 Desember 2020, Tim Mitigasi IDI merilis sebanyak 342 tenaga medis dan tenaga kesehatan yang meninggal dunia akibat terinfeksi COVID-19.<\/p>\n<p>Dari 202 dokter yang meninggal dunia tersebut, terdiri dari 107 dokter umum (4 guru besar), dan 92 dokter spesialis (7 guru besar), serta 2 residen, dan 1 dalam verifikasi yang keseluruhannya berasal dari 24 IDI Wilayah (provinsi) dan 92 IDI Cabang (Kota\/Kabupaten).<\/p>\n<p>Tim Mitigasi PB IDI, dr Adib Khumaidi mengatakan, kenaikan jumlah kematian tenaga medis dan tenaga kesehatan ini merupakan salah satu dampak dari peningkatan jumlah penderita COVID baik yang dirawat maupun yang OTG (Orang Tanpa Gejala). Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) yang baru saja selesai juga menjadi potensi fluktuasi naiknya angka penularan COVID.<\/p>\n<p>\u201cKami mengimbau masyarakat dan kepala daerah serta pendukungnya untuk menghindari proses aktivitas yang melibatkan berkerumunnya massa. Dan bagi setiap orang untuk memeriksakan kesehatannya apabila terdapat gejala, dan melakukan <em>testing<\/em> meskipun juga tanpa gejala,\u201d ujar Adib dalam siaran pers, Selasa (15\/12).<\/p>\n<p>Tim Mitigasi IDI juga berharap para pemimpin daerah yang terpilih untuk memprioritaskan penanganan pandemi COVID dengan meningkatkan upaya preventif dan kemampuan layanan fasilitas kesehatan seraya melindungi para tenaga medis dan kesehatan. Tim Mitigasi IDI juga mengimbau masyarakat meski vaksin COVID sudah tersedia, namun untuk perlindungan maksimal maka setiap orang harus tetap menjalankan protokol kesehatan karena situasi penularan COVID di Indonesia saat ini sudah tidak terkendali.<\/p>\n<p>\u201cTingginya lonjakan pasien COVID serta angka kematian tenaga medis dan tenaga kesehatan menjadi peringatan kepada kita semua untuk tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan (3M). Dengan mengabaikan protokol kesehatan, maka Anda tidak hanya mengorbankan keselamatan diri sendiri namun juga keluarga dan orang terdekat termasuk orang di sekitar. Pandemi ini akan berlalu dengan kerja sama seluruh pihak,\u201d kata Adib.<\/p>\n<p>Ketua Umum Perhimpunan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg Sri Hananto Seno mengimbau masyarakat agar memperhatikan kebersihan gigi dan mulutnya untuk menghindari penularan COVID.<\/p>\n<p>\u201cSelain menjaga imunitas tubuh, perlu diperhatikan juga kebersihan mulut dan gigi terutama mengingat penularan utama COVID adalah melalui <em>droplet<\/em> atau cairan dari mulut. Tetap gunakan masker baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan, rajin mencuci tangan, dan jaga jarak,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhilah menjelaskan, berdasarkan data, selain perawat yang bertugas di Rumah Sakit, para petugas kesehatan (perawat) yang bertugas di Puskesmas merupakan yang gugur terbanyak kedua. Hal ini menandakan bahwa Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama masih memiliki perlindungan yang kurang memadai bagi tenaga kesehatan.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Dinas Kesehatan daerah setempat yang bertanggung jawab terhadap pelayanan Puskesmas juga meningkatkan perlindungan di fasilitas kesehatan tersebut dengan menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) dengan jumlah yang memadai serta perlengkapan fasilitas lainnya untuk mengatasi jumlah lonjakan pasien COVID yang saat ini banyak terjadi di hampir semua wilayah di Indonesia,\u201d tegas Harif. (ije)<\/p>\n<p><strong>Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Indonesia yang Meninggal Dunia Akibat COVID-19<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Jawa Timur 41 dokter, 2 dokter gigi, dan 43 perawat<\/li>\n<li>DKI Jakarta 31 dokter, 5 dokter gigi dan 21 perawat<\/li>\n<li>Sumatra Utara 24 dokter dan 3 perawat<\/li>\n<li>Jawa Barat 20 dokter, 4 dokter gigi, dan 19 perawat<\/li>\n<li>Jawa Tengah 21 dokter dan 22 perawat<\/li>\n<li>Sulawesi Selatan 7 dokter dan 3 perawat<\/li>\n<li>Banten 7 dokter dan 2 perawat<\/li>\n<li>Bali 6 dokter<\/li>\n<li>DI Aceh 6 dokter dan 2 perawat<\/li>\n<li>Kalimantan Timur 5 dokter dan 3 perawat<\/li>\n<li>Riau 5 dokter<\/li>\n<li>DI Yogyakarta 6 dokter dan 2 perawat<\/li>\n<li>Kalimantan Selatan 4 dokter, 1 dokter gigi, dan 6 perawat<\/li>\n<li>Sumatra Selatan 4 dokter dan 5 perawat<\/li>\n<li>Kepulauan Riau 3 dokter dan 2 perawat<\/li>\n<li>Sulawesi Utara 3 dokter<\/li>\n<li>Nusa Tenggara Barat 2 dokter dan 1 perawat<\/li>\n<li>Sumatra Barat 1 dokter, 1 dokter gigi, dan 2 perawat<\/li>\n<li>Kalimantan Tengah 1 dokter dan 2 perawat<\/li>\n<li>Lampung 1 dokter dan 1 perawat<\/li>\n<li>Maluku Utara 1 dokter dan 1 perawat<\/li>\n<li>Bengkulu 1 dokter<\/li>\n<li>Sulawesi Tenggara 1 dokter dan 2 dokter gigi<\/li>\n<li>Papua Barat 1 dokter<\/li>\n<li>Papua 2 perawat<\/li>\n<li>Nusa Tenggara Timur 1 perawat<\/li>\n<li>Kalimantan Barat 1 perawat<\/li>\n<li>DPLN (Daerah Penugasan Luar Negeri) Kuwait 2 perawat<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co \u2013 Ada 363 petugas medis dan kesehatan di Indonesia yang wafat akibat terinfeksi COVID-19 di sepanjang Maret hingga pertengahan Desember 2020. Jumlah tersebut terdiri dari 202 dokter dan 15 dokter gigi serta 146 perawat. Data tersebut merupakan pembaruan data yang dirilis Tim Mitigasi IDI (Ikatan Dokter Indonesia) per 15 Desember 2020 hingga pukul [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":62784,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[18043],"tags":[18677,18678,18670,18673,18672,18671,18675,18676,18674,18669,19347,19221],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/12\/Logo-IDI.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-gkD","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62783"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62783"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62783\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":62786,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62783\/revisions\/62786"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62784"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}