
{"id":6321,"date":"2017-02-17T20:27:21","date_gmt":"2017-02-17T13:27:21","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=6321"},"modified":"2017-02-17T20:27:21","modified_gmt":"2017-02-17T13:27:21","slug":"dinas-pertanian-oku-cetak-lahan-khusus-budidaya-cabai-dan-bawang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/dinas-pertanian-oku-cetak-lahan-khusus-budidaya-cabai-dan-bawang\/","title":{"rendered":"Dinas Pertanian OKU Cetak Lahan Khusus Budidaya Cabai dan Bawang"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_6322\" aria-describedby=\"caption-attachment-6322\" style=\"width: 228px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-6322\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170217_202158-228x300.jpg\" alt=\"\" width=\"228\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170217_202158-228x300.jpg 228w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170217_202158-768x1010.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170217_202158-779x1024.jpg 779w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170217_202158-696x915.jpg 696w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170217_202158-1068x1404.jpg 1068w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170217_202158-319x420.jpg 319w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170217_202158.jpg 1232w\" sizes=\"(max-width: 228px) 100vw, 228px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6322\" class=\"wp-caption-text\">Sekretaris Dinas Pertanian OKU, Joni Saihu SP.<\/figcaption><\/figure>\n<p>BATURAJA, fornews.co-Setelah cetak lahan pertanian padi jagung dan kedelai (Pajale) dalam upaya khusus pengembangan komoditas hortikultura oleh pemerintah pusat di 2016. Makan tahun ini, pemerintah akan mencetak lahan budidaya cabai merah dan bawang merah.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk 2016 lalu, upaya khusus yang dilakukan pemerintah peningkatan padi, jagung dan kedelai (Pajale), melalui program cetak sawah. Adapun di tahun ini, upaya khusus diarahkan ke pembudiyaan cabai merah dan bawang merah,&#8221; ujar Sekretaris Dinas Pertanian OKU, Joni Saihu SP saat diwawancarai Jumat (17\/02).<\/p>\n<p>Joni menyebutkan, adapun target cetak lahan untuk cabai dan bawang merah, mencapai 105 hektare. Dengan rincian, 30 hektare peruntukan tanaman bawang merah yang dibagi ke 4 kecamatan, lahan cabai sendiri akan dicetak aeluas 75 hektare dengan sebaran di 6 kecamatan. &#8220;Pengembangan cabai dan bawang merah ini dilakukan berdasarkan permintaan Presiden Jokowi, dan arahan Menteri Pertanian (Mentan) bahwa Indonesia, harus melakukan upaya khusus pada dua jenis tanaman tersebut,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Joni menjelaskan, untuk pengembangan cabai dan bawang merah pihaknya sejak awal Januari lalu mulai melakukan seleksi calon petani calon lokasi (CPCL) di Bumi Sebimbing Sekundang. Hasilnya pihaknya mendapatkan 10 kecamatan yang akan dikembangkan untuk pengembangan budidaya cabe dan bamer.<\/p>\n<p>&#8220;Salah satu alasan pemerintah pusat menetapkan komoditas cabe dan bawang merah dalam program pertanian 2017, lantaran hara cabelai maupun bawang merah yang jarganya cenderung melonjak, sehingga pemerintah segera melakukan upaya antisipasi kelonjakan,&#8221; imbihnya.<\/p>\n<p>Adapun kecamatan yang akan menjadi sentral pengembangan cabai melingkupi<br \/>\nSinar Peninjauan (SP), Lubuk Batang, SBR dan Baturaja Timur (76 haktare). Sememtara untuk pembiayan bawang merah. Sedangkan pengembangan cabe merah seluas 75 hektar meliputi 6 kecamatan yakni Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR).<\/p>\n<p>&#8220;Pemilihan 10 kecamatan tersebut selain lokasinya tersedia, juga terdapat kelompok tani selain itu dari pengecekan lahan lokasi petani setempat bersedia melakukan pengembangan cabe dan Bawang merah,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Lebih dikatakan Jpni Saihu, penanaman cabe dan bawang mearh tersebut, akan segera dilakukan pihaknya secepat mungkin. Dimana pihaknya mulai mengajukan proses lelang untuk pembelian bibit serta bahan bantuan pendamping seperti pupuk.<\/p>\n<p>&#8220;Bibit bawang merah ssnndiri pihaknya mendapatkan bantuan anggaran dari pusat sebesar Rp1,2 miliar, terhadap budidaya cabai merah kita (Dinas Pertanian OKU), dapat Rp2 miliar dari pusat,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Lebih jauh dikatan Joni, petani yang tergabung dalam kelompok tani di masing-masing desa\/kecamatan yang akan mendapatkan bantuan bibit, nantinya tidak hanya mendapatkan benih bibit saja. Tetapi juga ditambah bantuan pendamping lainna seperti pupuk dan obat-obatan.<\/p>\n<p>&#8220;Saat kita kita mulai melakukan upaya lelang ke pihak LPSE Kominfo. Karena dari pusat berupa dana, sementara untuk pembelian bibit kita sendiri yang melaksanakannya sehingga harus dilelang,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Menurut Joni, jika upaya pengembangan cabai dan bawang merah ini berhasil, maka petani di Kabupaten OKU, nantinya sudah bisa mencukupi akan komoditas kebutuhan bawang dan cabai. Bahkan bisa dipastikan hasil produksinya akan dipasarkan juga ke luar OKU. (wil)<!--Clip_XXXX_170217_202059_894--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; &nbsp; BATURAJA, fornews.co-Setelah cetak lahan pertanian padi jagung dan kedelai (Pajale) dalam upaya khusus pengembangan komoditas hortikultura oleh pemerintah pusat di 2016. Makan tahun ini, pemerintah akan mencetak lahan budidaya cabai merah dan bawang merah. &#8220;Untuk 2016 lalu, upaya khusus yang dilakukan pemerintah peningkatan padi, jagung dan kedelai (Pajale), melalui program cetak sawah. Adapun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6322,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[9,28,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170217_202158.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-1DX","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6321"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6321"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6321\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6323,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6321\/revisions\/6323"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6322"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6321"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6321"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6321"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}