
{"id":64047,"date":"2021-01-12T14:05:48","date_gmt":"2021-01-12T07:05:48","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=64047"},"modified":"2021-01-12T16:28:46","modified_gmt":"2021-01-12T09:28:46","slug":"muba-tidak-terpengaruh-kelangkaan-kedelai-dan-melonjaknya-harga-cabai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/muba-tidak-terpengaruh-kelangkaan-kedelai-dan-melonjaknya-harga-cabai\/","title":{"rendered":"Muba Tidak Terpengaruh Kelangkaan Kedelai dan Melonjaknya Harga Cabai"},"content":{"rendered":"<p><strong>SEKAYU, fornews.co<\/strong> \u2013 Kabupaten Musi Banyuasin tidak terlalu merasakan dampak melonjaknya harga cabai dan kelangkaan kedelai di hampir di setiap daerah di Indonesia.<\/p>\n<p>Bupati Muba Dodi Reza Alex menyampaikan, kendati kelangkaan kedelai dan naiknya harga cabai tidak berdampak atau berpengaruh di Muba, namun dirinya meminta OPD terkait pro aktif dan memantau selalu kebutuhan petani dan pedagang di Muba.<\/p>\n<p>\u201cDinas Perdagangan dan Perindustrian juga harus aktif cek ke pasar-pasar soal harga dan kebutuhan masyarakat, kita pastikan Muba selalu aman untuk kebutuhan pertanian dan perdagangan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dodi menambahkan, kebutuhan petani harus menjadi hal yang prioritas. \u201cPrinsipnya kebutuhan petani di Muba harus selalu terpenuhi dan terjangkau,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Kepala Dinas TPHP Kabupaten Muba, Thamrin mengatakan, stok kedua komoditas tersebut terbilang aman di Muba karena telah diantisipasi oleh Pemkab Muba melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP).<\/p>\n<p>\u201cUntuk di Muba sendiri, alhamdulillah tidak terpengaruh, sebab saat ini petani cabai rata-rata belum tanam karena curah hujan masih cukup tinggi. Dinas TPHP Muba juga mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian seluas 30 hektare untuk tanaman cabai yang paketnya lengkap,\u201d ujar .<\/p>\n<p>Menurut Thamrin, bantuan dari Kementan tersebut berupa benih cabai untuk lahan seluas 30 hektare di antaranya di Kecamatan Sekayu 15 hektare, Batang Hari Leko 10 hektare, dan Babat Toman 5 hektare.<\/p>\n<p>\u201cSementara untuk kelangkaan kedelai tidak berpengaruh di Muba karena usaha masyarakat menggunakan komoditas kedelai sangat kecil, jadi sementara kondisinya aman,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Terkait kuota pupuk, Thamrin menjelaskan untuk saat ini pasokan ke petani Muba masih kategori aman dan setiap tahun pihaknya selalu mengusulkan penambahan kuota.<\/p>\n<p>\u201cUntuk distribusi tidak ada masalah. Sekedar informasi, mulai tahun 2021 ini untuk penebusan pupuk bersubsidi oleh kelompok tani harus memakai kartu tani. Kartu tani tersebut isinya adalah kuota pupuk yang mana kartu tani itu juga dapat digunakan sebagai kartu ATM bagi para anggota kelompok tani, karena kartu tani tersebut akan diberikan pada setiap anggota kelompok tani,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Muba, Azizah mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan Sidak ke pasar-pasar agar tidak terjadi penimbunan atau tindakan dari pedagang yang merugikan masyarakat dan mengimbau pedagang tidak menaikkan harga tempe dan tahu serta terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi.<\/p>\n<p>\u201cKita akan terus melakukan pemantauan. Harga cabai merah besar naik dari harga normal kisaran Rp25.000-30.000 ke Rp55.000-65.000. Harga kedelai normal Rp8.500 per kg, sekarang harganya Rp10.000 per kg. Untuk harga tempe dan tahu relatif normal, hanya saja stok yang tersedia sedikit,\u201d tuturnya. (ije)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKAYU, fornews.co \u2013 Kabupaten Musi Banyuasin tidak terlalu merasakan dampak melonjaknya harga cabai dan kelangkaan kedelai di hampir di setiap daerah di Indonesia. Bupati Muba Dodi Reza Alex menyampaikan, kendati kelangkaan kedelai dan naiknya harga cabai tidak berdampak atau berpengaruh di Muba, namun dirinya meminta OPD terkait pro aktif dan memantau selalu kebutuhan petani dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":64048,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[19686],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/01\/WhatsApp-Image-2021-01-12-at-13.30.48.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-gF1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64047"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64047"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64047\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64049,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64047\/revisions\/64049"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64048"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64047"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64047"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64047"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}