
{"id":64245,"date":"2021-01-15T16:45:55","date_gmt":"2021-01-15T09:45:55","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=64245"},"modified":"2021-01-15T18:15:45","modified_gmt":"2021-01-15T11:15:45","slug":"pastikan-berjalan-sesuai-sop-kemenkes-pantau-vaksinasi-covid-19-di-palembang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/pastikan-berjalan-sesuai-sop-kemenkes-pantau-vaksinasi-covid-19-di-palembang\/","title":{"rendered":"Pastikan Berjalan Sesuai SOP, Kemenkes Pantau Vaksinasi Covid-19 di Palembang"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co<\/strong> \u2013 Vaksinasi Covid-19 di Kota Palembang yang dilakukan di RSUD Palembang BARI, Jumat (15\/1\/2021), dihadiri langsung pejabat Kementerian Kesehatan RI. Hal ini dilakukan untuk memastikan vaksinasi berjalan sesuai dengan <em>standard operating procedure <\/em>(SOP).<\/p>\n<p>\u201cPelaksanaan vaksinasi di Palembang berjalan baik untuk tahap awal ini. Dijadwalkan vaksinasi berikutnya yaitu periode April 2021 sampai Maret 2022,\u201d ujar Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi, Kementerian Kesehatan RI, dr Achmad Yurianto.<\/p>\n<p>Yuri mengatakan, dirinya mendapat tugas untuk memantau proses distribusi vaksin di wilayah Sumatra Selatan. Diharapkan, pelaksanaan distribusi bisa sesuai prosedur, sehingga mutu vaksin tetap terjaga.<\/p>\n<p>\u201cKuota vaksin untuk Kota Palembang di tahap pertama ini sebanyak 23.600 dosis dan diprioritaskan untuk pejabat publik, tenaga kesehatan, dan petugas pelayanan publik,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p>Ia juga memastikan penyimpanan vaksin di daerah ini harus berada di suhu 2-8 derajat.<\/p>\n<p>\u201cHal ini harus dipastikan, sebab jika sempat di luar suhu 2-8 derajat dikhawatirkan vaksin akan rusak,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain itu, Yuri juga memastikan setiap sasaran vaksinasi harus mendapatkan pengalokasian vaksin sebanyak dua dosis. Seperti Wali Kota Palembang Harnojoyo yang disuntik vaksin hari ini, harus kembali mendapat suntikan vaksin dalam waktu 14 hari ke depan.<\/p>\n<p>\u201cJangan (suntik vaksin) hanya satu kali. Karena kita tahu vaksin Sinovac yang digunakan dianjurkan dua kali penyuntikan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dari data uji klinis, penyuntikan vaksin pertama hanya mampu meningkatkan imunitas sebesar 65 persen. Kemudian pada 14 hari berikutnya di booster dengan penyuntikan kedua menunjukkan peningkatan imunitas mencapai 90 persen.<\/p>\n<p>\u201cPada penyuntikan kedua, tetap harus melewati skrining kesehatan. Penerima vaksin harus dalam kondisi sehat. Kalau tidak akan dijadwal ulang,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Sementara itu, Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, vaksinasi ini menjadi jawaban atas keresahan masyarakat pada pandemi Covid-19. Adapun alasan pejabat publik didahulukan penyuntikan vaksin Covid-19, untuk memotivasi masyarakat agar tidak termakan informasi hoaks seputar vaksin Covid-19.<\/p>\n<p>\u201cVaksinasi ini saya tunggu-tunggu, jadi kenapa mesti deg-degan. Tidak ada masalah (efek samping), setelah divaksin justru bertambah sehat,\u201d kata Harnojoyo kepada media, usai 30 menit observasi pasca vaksin.<\/p>\n<p>Selain Wali Kota Harnojoyo, vaksinasi di RSUD Palembang BARI hari ini juga diikuti Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra, Ketua DPRD Kota Palembang Zainal Abidin, Ketua IDI Kota Palembang dr Zulkhair Ali, dan beberapa tamu undangan lainnya. (yas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co \u2013 Vaksinasi Covid-19 di Kota Palembang yang dilakukan di RSUD Palembang BARI, Jumat (15\/1\/2021), dihadiri langsung pejabat Kementerian Kesehatan RI. Hal ini dilakukan untuk memastikan vaksinasi berjalan sesuai dengan standard operating procedure (SOP). \u201cPelaksanaan vaksinasi di Palembang berjalan baik untuk tahap awal ini. Dijadwalkan vaksinasi berikutnya yaitu periode April 2021 sampai Maret 2022,\u201d [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":64246,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[18043],"tags":[18677,18678,18670,18673,18672,18671,18675,18676,18674,18669,11716,19753],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/01\/Achmad-Yurianto.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-gId","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64245"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64245"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64245\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64247,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64245\/revisions\/64247"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64246"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64245"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64245"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64245"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}