
{"id":65463,"date":"2021-02-07T19:50:55","date_gmt":"2021-02-07T12:50:55","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=65463"},"modified":"2021-02-07T23:27:31","modified_gmt":"2021-02-07T16:27:31","slug":"bpom-keluarkan-persetujuan-penggunaan-darurat-vaksin-sinovac-untuk-lansia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/bpom-keluarkan-persetujuan-penggunaan-darurat-vaksin-sinovac-untuk-lansia\/","title":{"rendered":"BPOM Keluarkan Persetujuan Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac untuk Lansia"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co<\/strong> \u2013 Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan persetujuan penggunaan darurat vaksin CoronaVac produksi Sinovac Biotech Inc. untuk digunakan kepada kelompok lanjut usia (Lansia) berumur 60 tahun ke atas.<\/p>\n<p>\u201cPada 5 Februari 2021 kemarin, BPOM telah mengeluarkan persetujuan penggunaan darurat (<em>emergency use authorization<\/em>) vaksin CoronaVac untuk usia 60 tahun ke atas dengan dua dosis suntikan vaksin, yang diberikan dalam selang waktu 28 hari,\u201d ujar Kepala BPOM Penny K Lukito dalam keterangan pers yang disampaikan secara daring, Minggu sore (7\/2\/2021).<\/p>\n<p>Menurut Penny, meski sudah ada persetujuan penggunaan darurat, namun vaksinasi terhadap populasi Lansia harus dilakukan secara hati-hati karena kelompok tersebut berisiko tinggi dan cenderung memiliki penyakit penyerta atau komorbid.<\/p>\n<p>\u201cOleh karena itu, proses <em>screening<\/em> menjadi sangat <em>critical<\/em>, sangat penting sebelum dokter memutuskan memberikan persetujuan vaksinasi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Penny menambahkan, BPOM telah mengeluarkan informasi untuk tenaga kesehatan atau lembar fakta (<em>fact sheet<\/em>) yang dapat digunakan sebagai acuan bagi tenaga kesehatan dan vaksinator di dalam melakukan <em>screening<\/em> sebelum melaksanakan vaksinasi terhadap lanjut usia.<\/p>\n<p>\u201cDi samping itu, manajemen risiko juga harus direncanakan dengan sebaik-baiknya sebagai langkah antisipasi\/mitigasi risiko apabila terjadi kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI),\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Bila terjadi hal yang tidak diinginkan, misalnya KIPI, penyediaan akses layanan medis dan obat-obatan harus diperhatikan. Kesiapsiagaan tenaga kesehatan merupakan hal yang penting terutama pelaksanaan vaksinasi pada kelompok Lansia.<\/p>\n<p>\u201cDengan telah diterbitkannya persetujuan vaksin untuk populasi Lansia diharapkan angka kejadian infeksi dan angka kematian lansia akibat infeksi Covid-19 ini dapat menurun,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Penny menambahkan, persetujuan penggunaan darurat diberikan melalui pembahasan yang dilakukan BPOM dengan pihak terkait seperti Komisi Nasional Penilai Obat, Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), dokter spesialis alergi dan imunologi, serta spesialis geriatrik terhadap hasil uji klinis vaksin CoronaVac di Tiongkoko dan Brazil yang melibatkan kelompok berusia 60 tahun ke atas.<\/p>\n<p>Dari hasil pantauan dan memeriksa data uji klinis vaksin CoronaVac fase pertama dan kedua di Tiongkok dan fase ketiga di Brazil, BPOM mengeluarkan persetujuan tersebut. Berdasarkan uji klinis fase pertama dan kedua di Tiongkok yang melibatkan 400 orang kelompok lanjut usia menunjukkan hasil imunogenisitas yang baik, yaitu terdapat kadar antibodi 97,96 persen 28 hari setelah pemberian dosis kedua.<\/p>\n<p>\u201cUji klinis fase ketiga yang berlangsung di Brazil dengan melibatkan subjek Lansia sebanyak 600 orang telah diperoleh hasil bahwa pemberian vaksin ini pada kelompok usia 60 tahun ke atas menunjukkan vaksin aman dan tidak ada efek samping serius yang dilaporkan,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Penny menyampaikan, efek samping yang dilaporkan dari uji klinis tersebut bersifat ringan dan tidak serius, yaitu nyeri, mual, demam, bengkak, kemerahan pada kulit, dan sakit kepala. (ije)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co \u2013 Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan persetujuan penggunaan darurat vaksin CoronaVac produksi Sinovac Biotech Inc. untuk digunakan kepada kelompok lanjut usia (Lansia) berumur 60 tahun ke atas. \u201cPada 5 Februari 2021 kemarin, BPOM telah mengeluarkan persetujuan penggunaan darurat (emergency use authorization) vaksin CoronaVac untuk usia 60 tahun ke atas dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":65464,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[18043],"tags":[18677,18678,18670,18673,18672,18671,18675,18676,18674,18669,20196],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/02\/Penny-K-Lukito.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-h1R","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65463"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65463"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65463\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65465,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65463\/revisions\/65465"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65464"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65463"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65463"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65463"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}