
{"id":6550,"date":"2017-02-23T18:22:44","date_gmt":"2017-02-23T11:22:44","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=6550"},"modified":"2017-02-23T18:22:44","modified_gmt":"2017-02-23T11:22:44","slug":"pt-gbs-larang-melintas-armada-batubara-di-jalan-perkebunan-kelapa-sawit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/pt-gbs-larang-melintas-armada-batubara-di-jalan-perkebunan-kelapa-sawit\/","title":{"rendered":"PT GBS Larang Melintas Armada Batubara di Jalan Perkebunan Kelapa Sawit"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_6551\" aria-describedby=\"caption-attachment-6551\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-6551 size-medium\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170223_175747-300x164.jpg\" width=\"300\" height=\"164\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170223_175747-300x164.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170223_175747.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6551\" class=\"wp-caption-text\">Tampak armada angkutan batubara milik PT EPI tidak beroperasi setelah pihak PT GBS melarang melintasi jalan perkebunan kelapa sawit ini sejak 18 Februari hingga hari ini Kamis (23\/02).<\/figcaption><\/figure>\n<p>PENDOPO, fornews.co-Armada angkutan batubara milik PT Energate Prima Indonesia (EPI) sampai hari ini Kamis (23\/2), masih belum diperbolehkan melintas di jalan milik perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Golden Blossom Sumatera (GBS) di Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sejak 18 Ferbruari lalu.<\/p>\n<p>Informasi di lapangan, pelarangan armada batubara melintas di jalan tersebut, diduga karenakan perusahaan angkutan batubara itu dianggap melanggar addendum perjanjian pinjam pakai jalan. Akibatnya, untuk sementara waktu, ratusan sopir armada batubara kehilangan pekerjaan hingga batas waktu yang belum bisa dipastikan.<\/p>\n<p>Atas kondisi ini, Asisten I Setda PALI, Asrohi menyarankan kedua perusahaan untuk saling mengalah, agar semuanya tidak terhambat. Menurur dia, baru-baru ini sudah ada pertemuan antara kedua belah pihak yang difasilitasi Pemkab PALI, dan dihadiri pihak kepolisian.<\/p>\n<p>&#8220;Hasilnya, armada yang sudah masuk jalan batubara dibolehkan lewat untuk bongkar muatannya. Tapi selanjutnya dihentikan sementara mobilisasi batubara ke pelabuhan di Desa Prambatan Kecamatan Abab, dengan batas waktu belum bisa ditentukan sampai kesepakatan dicapai,&#8221; ujarnya kepada wartawan Kamis (23\/02).<\/p>\n<p>Asrohi berharap, agar warga bersabar, jangan anarkis. Sebab pemerintah saat ini sedang memfasilitasi permasalahan ini. &#8220;Sabar dahulu, jaga ketertiban dan jangan anarkis, untuk menjaga iklim investasi. Sebab ini hanya sementara. Mudah-mudahan tidak lama lagi ada titik temunya.Tetapi masalah waktu belum bisa ditentukan,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Terpisah, salah seorang sopir angkutan batubara yang enggan menyebutkan namanya, dirinya mengaku mandeknya armada batubara karena di stop PT GBS. Atas kondisi ini, pihaknya juga balik mengancam bakal menyetop angkutan pembawa tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik PT GBS, apabila masih belum membuka jalan.<\/p>\n<p>&#8220;Seharusnya kalau ada masalah dengan PT EPI rundingkan, jangan menyetop mobil. Imbasnya kami nganggur. Kalau ini berlangsung lama kami tidak makan. Apabila PT GBS masih keras seperti ini, maka kami juga bisa stop angkutan kelapa sawit, biar sama-sama tidak makan,&#8221; ancamnya. (son)<\/p>\n<p><!--Clip_XXXX_170223_181027_302--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; &nbsp; PENDOPO, fornews.co-Armada angkutan batubara milik PT Energate Prima Indonesia (EPI) sampai hari ini Kamis (23\/2), masih belum diperbolehkan melintas di jalan milik perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Golden Blossom Sumatera (GBS) di Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sejak 18 Ferbruari lalu. Informasi di lapangan, pelarangan armada batubara melintas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6551,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[9,701,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/20170223_175747.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-1HE","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6550"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6550"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6550\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6552,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6550\/revisions\/6552"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6551"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6550"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6550"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6550"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}