
{"id":65990,"date":"2021-02-17T12:15:05","date_gmt":"2021-02-17T05:15:05","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=65990"},"modified":"2021-02-17T12:24:49","modified_gmt":"2021-02-17T05:24:49","slug":"alasan-google-doodle-beri-penghormatan-khusus-kepada-marie-thomas-dokter-perempuan-pertama-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/alasan-google-doodle-beri-penghormatan-khusus-kepada-marie-thomas-dokter-perempuan-pertama-indonesia\/","title":{"rendered":"Alasan Google Doodle Beri Penghormatan Khusus Kepada Marie Thomas, Dokter Perempuan Pertama Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>PALEMBANG, Fornews.co &#8211; Ilustrasi\u00a0Google Doodle hari ini, Rabu (17\/2\/21), menampilkan\u00a0sosok dokter perempuan yang sedang menggendong bayi. Perempuan itu adalah Marie Thomas, sosok\u00a0dokter perempuan pertama di Indonesia.<\/p>\n<p>Dalam laman Google Doodle, raksasa pencarian itu menyebutkan bahwa ilustrasi dibuat demi merayakan ulang tahun ke-125 Marie Thomas. Marie Thomas lahir pada 17 Februari 1896\u00a0di Likupang, Minahasa Utara.<\/p>\n<p>Penghormatan tersebut diberikan lantaran Marie Thomas dinilai telah mengukir sejarah sebagai spesialis wanita pertama di bidang ginekologi dan kebidanan.\u00a0Itu mengapa doodle yang muncul memperlihatkan sosok perempuan dengan jas putih yang tengah membawa bayi yang baru lahir. Sebuah stetoskop mengalung di lehernya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" width=\"300\" height=\"181\" class=\"alignnone size-medium wp-image-65994 aligncenter\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/02\/Screenshot-135-300x181.png\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/02\/Screenshot-135-300x181.png 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/02\/Screenshot-135-768x463.png 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/02\/Screenshot-135-750x452.png 750w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/02\/Screenshot-135.png 775w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Dirangkum dari beberapa sumber, diketahui Marie Thomas merupakan lulusan Meisjesschool (sekolah gadis) di Yogyakarta pada tahun 1912. Setelah itu, dirinya melanjutkan ke School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) alias Sekolah Dokter Hindia atau yang lebih dikenal dengan Sekolah Dokter Jawa di Batavia.<\/p>\n<p>Sekolah ini banyak melahirkan tokoh-tokoh pergerakan nasional, di antaranya seperti Soetomo, Cipto Mangunkusumo, Wahidin Sudirohusodo, dan masih banyak lagi.\u00a0Sesudah perjuangan yang berat dan sungguh-sungguh, pada tanggal 26 April 1922, Marie Thomas lulus ujian akhir. Keberhasilan Marie Thomas lulus sebagai dokter kemudian diikuti oleh orang-orang Minahasa lainnya.<\/p>\n<p>Dalam Ensiklopedia Umum disebutkan bahwa dokter Marie Thomas pernah bertugas di Centrale Burgelijke Ziekenhuis (CBZ) yang sekarang menjadi Rumah Sakit Tjipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Selain di Batavia, dirinya juga pernah ditugaskan di Cirebon, Manado, hingga Bukittinggi.<\/p>\n<p>Marie Thomas kemudian menikah dengan seorang dokter bernama Mohammad Joesoef pada tanggal 16 Maret 1929 dan bertolak ke Padang, Sumatera Barat, kampung halaman sang suami. Di sana, Marie Thomas bekerja di Layanan Kesehatan Masyarakat setempat atau yang saat itu disebut Dienst der Volsgezondheid.<\/p>\n<p>Setelah beberapa tahun menghabiskan waktu di Padang, Marie Thomas lalu kembali ke Batavia untuk menjadi anggota partai Persatuan Minahasa.\u00a0Pada tahun 1950, Marie Thomas kembali ke Sumatera Barat, tepatnya di Bukittinggi. Di sana, dirinya mendirikan sekolah kebidanan yang disebut sebagai sekolah kebidanan pertama di Sumatera dan yang kedua di Indonesia.<\/p>\n<p>Tidak heran jika Google memberikan penghormatan khusus kepada Marie Thomas. Sebab, atas dedikasinya yang tanpa pamrih untuk orang banyak, serta membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk mengejar pendidikan tinggi di bidang kedokteran. Marie Thomas tutup usia di Bukittinggi, pada 10 Oktober 1966. (yas)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, Fornews.co &#8211; Ilustrasi\u00a0Google Doodle hari ini, Rabu (17\/2\/21), menampilkan\u00a0sosok dokter perempuan yang sedang menggendong bayi. Perempuan itu adalah Marie Thomas, sosok\u00a0dokter perempuan pertama di Indonesia. Dalam laman Google Doodle, raksasa pencarian itu menyebutkan bahwa ilustrasi dibuat demi merayakan ulang tahun ke-125 Marie Thomas. Marie Thomas lahir pada 17 Februari 1896\u00a0di Likupang, Minahasa Utara. Penghormatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":65991,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[8433],"tags":[20361,19081,20360],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/02\/Screenshot-140.png","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-ham","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65990"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65990"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65990\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65995,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65990\/revisions\/65995"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65991"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65990"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65990"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65990"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}