
{"id":66499,"date":"2021-02-25T18:56:06","date_gmt":"2021-02-25T11:56:06","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=66499"},"modified":"2021-02-25T18:56:06","modified_gmt":"2021-02-25T11:56:06","slug":"refocusing-jangan-sampai-ganggu-program-berbasis-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/refocusing-jangan-sampai-ganggu-program-berbasis-masyarakat\/","title":{"rendered":"Refocusing Jangan Sampai Ganggu Program Berbasis Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>KAYUAGUNG, fornews.co<\/strong> &#8211; Keterbatasan anggaran karena pemangkasan dan refocusing tak membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) untuk memprioritaskan program-program berbasis masyarakat. Sebagaimana diketahui, Kabupaten OKI mengalami pemangkasan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2021 mencapai Rp 32 miliar oleh pemerintah pusat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Selain itu pemerintah daerah juga diminta untuk merelokasi anggaran hingga 25 persen pada APBD 2021. Instruksi ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan No.17\/PMK.<a href=\"tel:072021\">07\/2021<\/a> tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 Dalam Rangka Mendukung Penanganan Pandemi Covid-19 dan Dampaknya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) OKI, Ir Munim MM mengatakan, pemangkasan DAU dan refocusing anggaran itu berakibat pada penyesuaian APBD 2021. \u201cAwalnya yang akan ditransfer sebesar Rp 998 Milyar, tapi setelah adanya kebijakan pengurangan maka menjadi Rp 966 Milyar ada pengurangan hingga 32 Milyar ditambah pengurangan Dana Alokasi Khusus (DAK) mencapai 412 juta,\u201d Ungkap Mun\u2019im, Kamis (25\/02).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Adanya kebijakan ini, maka pemkab harus melakukan penyesuaian dengan jumlah anggaran yang dimiliki. Menurut Mun\u2019im, proses refocusing masih dibahas di internal Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Rencananya kebijakan ini juga dikoordinasikan dengan DPRD OKI. \u201cBerhubung masih proses, kami belum bisa sampaikan kebijakan refokusing akan selesai kapan. Yang jelas, kami siap melaksanakan instruksi dari Pemerintah Pusat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bupati OKI melalui sekretaris daerah OKI, H Husin memastikan refocusing anggaran, tidak mengganggu rencana-rencana dan agenda kegiatan yang berbasis masyarakat. \u201cRefocusing jangan sampai mengganggu rencana-rencana dan agenda kegiatan yang berbasis masyarakat, karena itu bentuk dukungan pemerintah terhadap pemulihan ekonomi,&#8221; tutur Sekda Husin.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ditambahkannya, Pemkab OKI akan memperbanyak program padat karya terhadap pekerjaan fisik terutama yang dibiayai melalui APBD. \u201cMelibatkan tenaga kerja lokal sebagai upaya pembadayaan ekonomi masyarakat dan pemulihan ekonomi,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Husin juga meminta kepada setiap OPD untuk memfokuskan anggaran pada belanja produktif dan berdampak pada penanganan covid-19 serta pemulihan ekonomi. \u201cSelain itu akan dipantau oleh TAPD untuk dilakukan relokasi sebagaimana permintaan pemerintah pusat,\u201d ujarnya. (rif)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAYUAGUNG, fornews.co &#8211; Keterbatasan anggaran karena pemangkasan dan refocusing tak membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) untuk memprioritaskan program-program berbasis masyarakat. Sebagaimana diketahui, Kabupaten OKI mengalami pemangkasan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2021 mencapai Rp 32 miliar oleh pemerintah pusat. Selain itu pemerintah daerah juga diminta untuk merelokasi anggaran hingga 25 persen pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":63065,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/12\/IMG_20201221_132627.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-hiz","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66499"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66499"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66499\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":66500,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66499\/revisions\/66500"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63065"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66499"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66499"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66499"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}