
{"id":6742,"date":"2017-02-28T21:34:44","date_gmt":"2017-02-28T14:34:44","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=6742"},"modified":"2017-02-28T21:34:44","modified_gmt":"2017-02-28T14:34:44","slug":"dalih-sakit-hati-yanto-dalangi-pembunuhan-istrinya-yang-sedang-hamil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/dalih-sakit-hati-yanto-dalangi-pembunuhan-istrinya-yang-sedang-hamil\/","title":{"rendered":"Dalih Sakit Hati, Yanto Dalangi Pembunuhan Istrinya yang Sedang Hamil"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_6743\" aria-describedby=\"caption-attachment-6743\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-6743 size-large\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/IMG-20170228-WA0016-1024x614.jpg\" width=\"640\" height=\"384\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/IMG-20170228-WA0016-1024x614.jpg 1024w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/IMG-20170228-WA0016-300x180.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/IMG-20170228-WA0016-768x461.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/IMG-20170228-WA0016-696x418.jpg 696w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/IMG-20170228-WA0016-1068x641.jpg 1068w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/IMG-20170228-WA0016-700x420.jpg 700w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/IMG-20170228-WA0016.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6743\" class=\"wp-caption-text\">Tersangka Hardiyanto alias Yanto (33), yang tak lain suami dari korban sekaligus otak dari aksi pembunuhan tersebut dan Ridho Illahi (24), saat digelandan petugas Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Selasa (28\/02).<\/figcaption><\/figure>\n<p>PALEMBANG, fornews.co-Petugas Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan (Sumsel), berhasil membekuk diduga pelaku pembunuhan Ernawati (25) wanita hamil yang ditemukan tewas diperkebunan kelapa sawit Jalan Setapak, Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musirawas, 18 Februari 2017 lalu.<\/p>\n<p>Penangkapan terhadap dua dari empat pelaku dilakukan, setelah petugas melakukan penyelidikan selama dua pekan. Tersangka yakni Hardiyanto alias Yanto (33), yang tak lain suami dari korban sekaligus otak dari aksi pembunuhan tersebut dan Ridho Illahi (24), sedangkan dua pelaku lainnya Dd dan Yn masih DPO.<\/p>\n<p>Kepada petugas Yanto berdalih, nekat mendalangi pembunuhan lantaran sakit hati karena sudah dipermalukan oleh istrinya. Dirinya merencanakan pembunuhan sejak dua bulan, dan dieksekusi pada Sabtu (18\/02) lalu. Menurut dia, pembunuhan dilakukan sedang bersama istri mau ke rumah mertua dan di tengah perjalanan, pelaku lain pura-pura membegal dengan mengunakan senpi.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi pistol itu milik Dadang dan saya menembak istri saya satu kali dan Dadang satu kali di kepalanya,&#8221; dalihnya, pada saat beber kasus yang dilakukan Ditreskrimsus di Mapolda Sumsel, Selasa (28\/02).<\/p>\n<p>Masih kata tersangka, usai kejadian, tiga orang pelaku yang tidak lain temannya sendiri langsung melarikan diri dengan membawah uang Rp8 juta milik istrinya. Kemudian, bibi korban melaporkan peristiwa tersebut ke polisi seakan-akan murni perampokan.<\/p>\n<p>&#8220;Awalnya saya tidak mau untuk membunuh istri saya. Tapi saya teringat bahwa dia (sang istri) pernah mempermalukan mengejar saya dengan menggunakan pisau. Jadi itulah yang membuat saya menembak istri saya,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Sedangkan tersangka Ridho Illahi (24) mengaku, dirinya tidak terlibat secara langsung dalam aksi pembunuhan yang menewaskan Ernawati. Melainkan, dirinya hanya mengantarkan dua pelaku Dd dan Yn (DPO), (yang masih ada hubungan saudara terhadap dirinya) ke lokasi kejadian. &#8220;Saya hanya mengantar mereka dari rumah ke TKP diperkebunan kelapa sawit,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Prasetijo Utomo didampingi Kasubdit III AKBP Hans Rachmatulloh mengatakan, setelah melakukan penyelidikan pihaknya berhasil menangkap dua dari empat pelaku, Senin (27\/02). Di mana, motif pembunuhan yang dilakukan oleh salah satu pelaku lantaran sakit hati karena sudah dipermalukan oleh korban yang tidak lain suaminya sendiri.<\/p>\n<p>&#8220;Modus pembunuhan sendiri, mengajak sang istri pergi ke rumah mertuanya. Namun, begitu di tengah perjalanan, dihentikan oleh tiga orang pelaku lainnya dan pelaku Dd berpura-pura sebagai pelaku begal dan langsung menembak korbannya satu kali. Untuk memastikan kalau korbannya sudah meninggal pelaku Yanto, menembak kembali kepala korbannya satu kali,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Lanjut dia, terungkapnya kasus ini setelah dua minggu melakukan penyelidikan yang mendalam serta dilakukan olah TKP serta keterangan para saksi ditemukan banyak kejanggalan. Setelah diperiksa secara insentif akhirnya sang suami mengaku kalau sudah melakukan pembunuhan terhadap sang istri. &#8220;Untuk barang bukti (BB) satu unit senpira jenis revolver yang digunakan menembak korbannya, satu helm dan sepeda motor Yamaha Vixions BG 2251 JAH serta baju korban,&#8221; pungkasnya. (bay) <!--Clip_XXXX_170228_212621_569--><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; &nbsp; PALEMBANG, fornews.co-Petugas Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan (Sumsel), berhasil membekuk diduga pelaku pembunuhan Ernawati (25) wanita hamil yang ditemukan tewas diperkebunan kelapa sawit Jalan Setapak, Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musirawas, 18 Februari 2017 lalu. Penangkapan terhadap dua dari empat pelaku dilakukan, setelah petugas melakukan penyelidikan selama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6743,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[2],"tags":[9,68,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/02\/IMG-20170228-WA0016.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-1KK","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6742"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6742"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6742\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6744,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6742\/revisions\/6744"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6743"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6742"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6742"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6742"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}