
{"id":68670,"date":"2021-04-07T14:39:51","date_gmt":"2021-04-07T07:39:51","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=68670"},"modified":"2021-04-07T16:44:22","modified_gmt":"2021-04-07T09:44:22","slug":"butuh-3-tahun-utd-pmi-palembang-bisa-kantongi-sertifikasi-cpob","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/butuh-3-tahun-utd-pmi-palembang-bisa-kantongi-sertifikasi-cpob\/","title":{"rendered":"Butuh 3 Tahun UTD PMI Palembang Bisa Kantongi Sertifikasi CPOB"},"content":{"rendered":"<p><b style=\"font-weight: bold\">PALEMBANG, fornews.co &#8211; <\/b>Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang menerima sertifikat Cara Pembuatan Obat yang baik (CPOB) dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI, Rabu 7 April 2021.<\/p>\n<p>Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda\u00a0selaku Ketua PMI Palembang\u00a0mengatakan, bukan hal yang mudah mendapatkan kepercayaan dari BPOM pusat untuk menerima sertifikat CPOB. Sebab,\u00a0apa yang dilakukan menguras tenaga dan pikiran, ketelitian,\u00a0dan semangat yang tinggi.<\/p>\n<p>\u201cUntuk mendapatkan sertifikasi ini, UTD PMI Palembang membutuhkan waktu hampir tiga tahun. Seharusnya tahun lalu. Tapi, kondisi pandemi Covid-19\u00a0jadi tertunda\u00a0tahun ini,\u201d ungkap Fitri, Rabu.<\/p>\n<p>Ia menyebutkan, Palembang adalah kota pertama di Sumsel, dan yang ketiga di Sumatera, setelah Padang dan Pekanbaru, yang mendapat sertifikasi CPOB. Untuk di Indonesia, UTD PMI Kota Palembang menempati urutan ke-17 dari 400 UTD PMI.<\/p>\n<p>\u201cIni capaian yang luar biasa, tentunya tidak lepas dari pendampingan dari BBPOM Palembang. Melalui sertifikasi CPOB, kita harapkan PMI Kota Palembang memberikan pelayanan darah dengan baik, sesuai dengan motto PMI\u00a0yakni setetes darah, nyawa bagi yang membutuhkan,\u201d\u00a0katanya.<\/p>\n<p>Ia menerangkan, CPOB bertujuan menjamin obat dibuat secara konsisten, memenuhi persyaratan yang ditetapkan dan sesuai dengan tujuan penggunaannya. CPOB juga mencakup seluruh aspek produksi dan pengendalian mutu.\u00a0\u201cSaya mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak, seperti RSUD Palembang BARI, dan TNI\/Polri atas kerja sama yang baik dengan PMI selama ini,\u201d ujar Fitri.<\/p>\n<p>Kepala BBPOM Palembang, Yosef Dwi Irwan\u00a0mengatakan,\u00a0sertifikat ini merupakan bentuk pengakuan selaku regulator dan kontrol, bahwa seluruh proses pengolahan produk plasma darah di UTD PMI Palembang sudah memenuhi kriteria dan pedoman untuk jaminan mutu dan keamanan produk. Yakni mulai dari pemihan nomor, pengambilan darah, pengolahan produk darah dalam proses pengujian, pemantauan mutu hingga pendistribusian.<\/p>\n<p>\u201cKami mengapresiasi kerja keras serta sinergi PMI Palembang dan Pemerintah Kota Palembang\u00a0yang bergerak dengan cepat selama proses menuju sertifikasi CPOB,\u201d ujar Yosef.<\/p>\n<p>Ia menerangkan, produk plasma darah ini merupakan salah satu yang penting dan strategis, karena belum terkelola secara maksimal.\u00a0Diharapkan produk plasma darah yang nanti jadi di tahun 2025 sumber bahan bakunya dari UTD PMI yang sudah tersertifikasi.<\/p>\n<p>\u201cKarena itu, kami mendorong agar seluruh UTD di Sumsel dapat memperoleh sertifikasi. Sehingga nantinya jika digunakan pada pasien sudah terpenuhi kualitas mutu dan keamanan, dan tidak menimbulkan dampak kesehatan, karena semua prosesnya sudah tertata dengan baik,\u201d terangnya. (yas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang menerima sertifikat Cara Pembuatan Obat yang baik (CPOB) dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI, Rabu 7 April 2021. Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda\u00a0selaku Ketua PMI Palembang\u00a0mengatakan, bukan hal yang mudah mendapatkan kepercayaan dari BPOM pusat untuk menerima sertifikat CPOB. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":68671,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[16],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/UTD_PMI-CPOB.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-hRA","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68670"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68670"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68670\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68672,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68670\/revisions\/68672"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68671"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68670"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68670"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68670"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}