
{"id":69050,"date":"2021-04-15T16:50:18","date_gmt":"2021-04-15T09:50:18","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=69050"},"modified":"2021-04-15T17:49:28","modified_gmt":"2021-04-15T10:49:28","slug":"mudik-duluan-tak-dilarang-polri-sekat-pemudik-mulai-6-mei-2021","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/mudik-duluan-tak-dilarang-polri-sekat-pemudik-mulai-6-mei-2021\/","title":{"rendered":"Mudik Duluan Tak Dilarang, Polri Sekat Pemudik Mulai 6 Mei 2021"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co<\/strong> \u2013 Polri mempersilakan masyarakat yang ingin duluan mudik Lebaran 2021 sebelum pelarangan mudik yang ditetapkan Pemerintah pada 6-17 Mei 2021.<\/p>\n<p>\u201cBagaimana adanya mudik awal? Sebelum tanggal 6 (Mei 2021) ya silakan saja. Kita perlancar,\u201d ujar Kakorlantas Polri, Irjen Istiono dikutip dari laman Humas Polri, Kamis (15\/4\/2021).<\/p>\n<p>Namun, Istiono menegaskan, setelah tanggal 6 Mei 2021, Polri melarang masyarakat agar tidak nekat mudik. Menurutnya, pelarangan mudik diberlakukan untuk memutus mata rantai Covid-19.<\/p>\n<p>\u201cSetelah tanggal 6, mudik nggak boleh. Kita sekat itu, yang berbahaya ini kan berkumpul bersama-sama, kerumunan bersama-sama. Ini akan meningkatkan penyebaran Covid-19, ini harus kita antisipasi,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Selain itu, Istiono memastikan 333 titik dari Lampung sampai Bali yang sudah direncanakan bakal disekat. Menurutnya, jumlah titik penyekatan tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu.<\/p>\n<p>\u201cSaya pastikan untuk jalur utama, Lampung sampai Bali kita bangun 333 titik penyekatan. Dan saya pastikan jalur-jalur tersebut sudah kita evaluasi dari pelaksanaan tahun lalu. Tahun lalu dibangun sekitar 146 titik, sekarang kita lipat gandakan jadi 333 titik,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Istiono mengatakan, pengaturan paling berat adalah di jalur Jakarta menuju Jawa Barat. Hal ini dikarenakan Jawa Barat jadi tumpuan yang bangkitan dari Jakarta.<\/p>\n<p>\u201cMasalahnya ini semua empat moda transportasi ditiadakan, dibatasi. Hanya izin khusus saja yang bisa. Diprediksi semua (pemudik) akan beralih ke kendaraan pribadi dan roda dua,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Meski demikian, lanjut Istiono, apabila masih ada masyarakat yang nekat mudik di tanggal 6-17 Mei, kepolisian bakal menindak secara humanis. Dia menyebut para pemudik akan diputar balik saja, tidak lebih.<\/p>\n<p>\u201cOperasi Ketupat 2021 ini nanti dilaksanakan tanggal 6-17 Mei selama 12 hari. Operasi ini operasi kemanusiaan, tindakan kita ialah persuasif humanis, hanya memutar balik arah,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kabag Ops Korlantas Polri, Kombes Rudi Antariksawan menjelaskan, penyekatan itu juga bersifat dinamis. Jika diperlukan, maka titik penyekatan bakal ditambah untuk mencegah masyarakat mudik.<\/p>\n<p>\u201cPenyekatan itu dinamis. Kalau kira-kira ada yang perlu disekat lagi ya kita tambah,\u201d sebut Rudi.<\/p>\n<p>Pos penyekatan di 333 titik untuk menghadang mobilitas pemudik pada Lebaran tahun ini. Sebanyak 333 titik itu tersebar di 8 provinsi. Titik pos penyekatan paling banyak berada di wilayah Jawa Tengah sebanyak 149 titik. Disusul Polda Jawa Barat sebanyak 132 titik, Polda Banten 16 titik, Polda DI Yogyakarta 10 titik, Polda Metro Jaya 8 titik, Polda Lampung 8 titik, Polda Jawa Timur 7 titik, dan Polda Bali 3 titik pos penyekatan. (ije)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co \u2013 Polri mempersilakan masyarakat yang ingin duluan mudik Lebaran 2021 sebelum pelarangan mudik yang ditetapkan Pemerintah pada 6-17 Mei 2021. \u201cBagaimana adanya mudik awal? Sebelum tanggal 6 (Mei 2021) ya silakan saja. Kita perlancar,\u201d ujar Kakorlantas Polri, Irjen Istiono dikutip dari laman Humas Polri, Kamis (15\/4\/2021). Namun, Istiono menegaskan, setelah tanggal 6 Mei [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":69051,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[21225,20540,21224],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Kakorlantas.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-hXI","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69050"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=69050"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69050\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69052,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69050\/revisions\/69052"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/69051"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=69050"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=69050"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=69050"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}