
{"id":69839,"date":"2021-04-29T21:48:08","date_gmt":"2021-04-29T14:48:08","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=69839"},"modified":"2021-05-10T05:31:49","modified_gmt":"2021-05-09T22:31:49","slug":"awalnya-bernama-masjid-gede-yogyakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/awalnya-bernama-masjid-gede-yogyakarta\/","title":{"rendered":"Awalnya Bernama Masjid Gede Yogyakarta"},"content":{"rendered":"<p><strong><em>Penulis oleh A.S. Adam<\/em><\/strong><\/p>\n<p>MASJID Gede di Kauman berdiri beberapa tahun setelah Pangeran Mangkubumi bergelar Sri Sultan Hamengku Buwono I.<\/p>\n<p>Masjid yang terletak di sebelah Barat Alun-alun Utara Karaton Yogyakarta itu berdiri pada pada tanggal 29 Mei 1773.<\/p>\n<p>Dinamakan Masjid Gede Kauman karena dahulu di sekitar masjid menjadi tempat bermukimnya para ulama Karaton.<\/p>\n<p>Para ulama Karaton itu merupakan ulama pilihan Sri Sultan Hamengku Buwono I. Mereka saling terikat berdasarkan agama, status sosial, dan pertalian darah.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-69842 size-full\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-2.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"707\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-2.jpg 1000w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-2-300x212.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-2-768x543.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-2-120x86.jpg 120w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-2-750x530.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>Istilah <em>\u201ckauman\u201d<\/em> diambil dari bahasa Arab yakni <em>\u201cqaum\u201d<\/em> yang berarti sekelompok atau kumpulan orang.<\/p>\n<p>Dalam bahasa Indonesia, kata <em>\u201ckaum\u201d<\/em> yang berarti suku bangsa atau kerabat, yang bisa juga diartikan sebagai golongan, lebih diidentikkan dengan Islam.<\/p>\n<p><strong>Baca: <\/strong><a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/kiai-haji-achmad-dahlan-dituding-merubah-dasar-dasar-agama\/\"><strong>Kiai Haji Achmad Dahlan Dituding Merubah Dasar-dasar Agama<\/strong><\/a><\/p>\n<p>Berdasarkan fakta sejarah, di sekitar Masjid Gede memang menjadi pemukiman bagi sekumpulan orang yang taat menjalankan agama Islam.<\/p>\n<p>Sebagian dari sekumpulan orang yang taat terhadap agama Islam itu bertugas sebagai pengurus dalam berbagai kegiatan dan aktivitas di Masjid.<\/p>\n<p>Meski begitu, pengelolaan Masjid Gede tetap menjadi wewenang ulama Karaton yang dipilih.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-69840 size-full\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-4.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"707\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-4.jpg 1000w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-4-300x212.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-4-768x543.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-4-120x86.jpg 120w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-4-750x530.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>Masjid ini memiliki kantor lembaga kepenghuluan.<\/p>\n<p>Di sebelah Barat Masjid terdapat kantor penghulu yang diurusi oleh takmir.<\/p>\n<p>Sedangkan di sebelah Utara Masjid terdapat Pengulon.<\/p>\n<p>Lembaga Kepenghuluan dikhususkan mengurusi administrasi keagamaan seperti hukum peradilan agama, kemasjidan, juru kunci makam, perceraian, pernikahan dan rujuk.<\/p>\n<p>Lembaga Kepenguluan dipimpin oleh seorang Hoofdpenghulu atau Kepala Penghulu yang memiliki abdi dalem Pamethakan sebagai staf kepenghuluan.<\/p>\n<p>Abdi dalem Pamethakan juga disebut abdi dalem putihan.<\/p>\n<p>Kepala Penghulu merupakan jabatan tertinggi dalam struktur lembaga kepenghuluan membawahi khatib, modin dan merbot.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-69843 size-full\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-3.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"707\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-3.jpg 1000w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-3-300x212.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-3-768x543.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-3-120x86.jpg 120w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-3-750x530.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>Menurut Ketua Takmir Masjid Gede Kauman, Azman Latif, Khatib terdiri atas sembilan orang.<\/p>\n<p>Kesembilan Khatib atau Ketib itu yakni Ketib Anom sebagai Wakil Kepala Penghulu, Ketib Cendana, Ketib Tengah, Ketib Wetan, Ketib Kulon, Ketib Lor, Ketib Amin, Ketib Senemi dan Ketib Iman.<\/p>\n<p>Masing-masing Ketib juga bertugas sebagai Imam Masjid dan memiliki bawahan.<\/p>\n<p>Belakangan diketahui Masjid Gede di Kauman didesain oleh Kanjeng Wirjakusuma di bawah pengawasan Penghulu Karaton, Kiai Faqih Ibrahim Dipaningrat. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis oleh A.S. Adam MASJID Gede di Kauman berdiri beberapa tahun setelah Pangeran Mangkubumi bergelar Sri Sultan Hamengku Buwono I. Masjid yang terletak di sebelah Barat Alun-alun Utara Karaton Yogyakarta itu berdiri pada pada tanggal 29 Mei 1773. Dinamakan Masjid Gede Kauman karena dahulu di sekitar masjid menjadi tempat bermukimnya para ulama Karaton. Para ulama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":69841,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[10913],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/04\/Awalnya-Bernama-Masjid-Gede-Yogyakarta-5.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-iar","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69839"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=69839"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69839\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":70298,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69839\/revisions\/70298"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/69841"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=69839"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=69839"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=69839"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}