
{"id":70253,"date":"2021-05-08T16:28:07","date_gmt":"2021-05-08T09:28:07","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=70253"},"modified":"2021-05-08T16:28:07","modified_gmt":"2021-05-08T09:28:07","slug":"bpk-sumsel-daerah-penerima-wtp-berturut-turut-tetap-harus-berbenah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/bpk-sumsel-daerah-penerima-wtp-berturut-turut-tetap-harus-berbenah\/","title":{"rendered":"BPK Sumsel: Daerah Penerima WTP Berturut-turut Tetap Harus Berbenah"},"content":{"rendered":"<p><strong><b>PALEMBANG, fornews.co<\/b><\/strong>\u00a0&#8211; Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)\u00a0RI Sumatera Selatan, Harry Purwaka\u00a0mengingatkan, daerah-daerah yang menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berturut-turut pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)\u00a0untuk tetap selalu meningkatkan kualitas.<\/p>\n<p>Dia menjelaskan, opini tersebut diberikan pihaknya kepada daerah dengan didasari atas pertimbangan yang akurat menyangkut masalah pengelolaan keuangan daerah, kewajaran informasi,\u00a0serta ketepatan waktu penyampaian laporan. Namun begitu, opini WTP tidak berarti meniadakan kesalahan atau kekurangtepatan. Langkah perbaikan dan meningkatkan kualitas tetap perlu dilakukan.<\/p>\n<p>\u201cBagi daerah yang berhasil mendapat WTP berturut-turut tetap harus lakukan pembenahan,\u00a0agar kualitas pengelolaan keuangan daerah semakin baik,\u201d\u00a0kata dia.<\/p>\n<p>Salah satu daerah tersebut yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)\u00a0Sumsel. Pemkab OKI\u00a0mampu mempertahankan Opini WTP pada LKPD Tahun Anggaran 2020. Raihan tahun ini terhitung untuk kesepuluh kalinya secara beruntun.<\/p>\n<p>Bupati OKI, Iskandar merasa bersyukur karena Pemkab OKI bisa meraih opini WTP yang disebutnya sebagai penghargaan tertinggi untuk proses akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Terlebih lagi, opini WTP kini diraih untuk kali kesepuluh sejak tahun\u00a02010 hingga 2020.<\/p>\n<p>Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran DPRD, Forkopimda dan Pemkab OKI yang turut melakukan berbagai upaya perbaikan tata kelola pemerintah agar berjalan dengan baik. &#8220;Semua upaya perbaikan serta rekomendasi BPK RI kita tindaklanjuti,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Meski demikian, menurut Iskandar, tantangan belum selesai, salah satunya terus mewujudkan tata Kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa.&#8221;Kami berharap pencapaian ini bisa menjadi penyemangat untuk bisa terus melakukan peningkatan, akuntabilitas keuangan di masa yang akan datang\u201d, jelas Iskandar.<\/p>\n<p>Iskandar juga mengapresiasi jajaran BPK RI perwakilan Sumsel yang telah bekerja dengan baik dan professional dalam melakukan audit meski dihadapkan keterbatasan karena Pandemi Covid-19. \u201cBPK telah bekerja dengan baik sehingga menghasilkan hasil audit dan opini yang dapat dipertanggunjawabkan\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD OKI, Abdiyanto\u00a0menyampaikan, opini yang diberikan BPK ini menunjukkan adanya perbaikan akuntabiltas keuangan termasuk penyajian laporan yang baik. Dia berharap catatan dan rekomendasi BPK segera ditindaklanjuti.<\/p>\n<p>Abdiyanto juga mengucapkan terima kasih kepada BPK RI perwakilan Sumsel serta Bupati OKI beserta jajarannya dan TAPD yang telah memproyeksikan kerjanya untuk masyarakat, sehingga hasilnya dapat diketahui bersama yakni opini WTP berturut-turut. \u201cIni merupakan prestasi yang luar biasa Pemkab OKI,\u201d ucapnya. (yas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co\u00a0&#8211; Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)\u00a0RI Sumatera Selatan, Harry Purwaka\u00a0mengingatkan, daerah-daerah yang menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berturut-turut pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)\u00a0untuk tetap selalu meningkatkan kualitas. Dia menjelaskan, opini tersebut diberikan pihaknya kepada daerah dengan didasari atas pertimbangan yang akurat menyangkut masalah pengelolaan keuangan daerah, kewajaran informasi,\u00a0serta ketepatan waktu penyampaian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":70255,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/05\/BPK-WTP-1.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-ih7","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70253"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=70253"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70253\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":70256,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70253\/revisions\/70256"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/70255"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=70253"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=70253"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=70253"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}