
{"id":70527,"date":"2021-05-21T11:25:05","date_gmt":"2021-05-21T04:25:05","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=70527"},"modified":"2021-05-21T17:30:12","modified_gmt":"2021-05-21T10:30:12","slug":"bicara-di-sidang-majelis-umum-menlu-retno-minta-pbb-lakukan-tiga-langkah-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/bicara-di-sidang-majelis-umum-menlu-retno-minta-pbb-lakukan-tiga-langkah-ini\/","title":{"rendered":"Bicara di Sidang Majelis Umum, Menlu Retno Minta PBB Lakukan Tiga Langkah Ini"},"content":{"rendered":"<p><strong>NEW YORK, fornews.co<\/strong>&#8211; Pemerintah Republik Indonesia (RI) menyampaikan tiga langkah yang harus dilakukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkiat situasi Timur Tengah khususnya pada isu Palestina.<\/p>\n<p>Hal tersebut diutarakan Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi, pada Debat Umum Sidang Pleno ke-67, Sidang Majelis Umum PBB,\u00a0di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, \u00a0Kamis (20\/05\/2021).<\/p>\n<p>Retno mengatakan, pendudukan dan agresi terus-menerus yang dilakukan Israel tidak hanya harus dikecam, tetapi juga merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.<\/p>\n<p>\u201cPBB harus segera mengambil tindakan nyata,\u201d kata dia, dihadapan negara anggota PBB yang hadir dalam sidang secara fisik pertama yang dihadiri sebelas pejabat tingkat Menteri (Palestina, Indonesia, Turki, Pakistan, Arab Saudi, Qatar, Yordania, Kuwait, Maldives, Aljeria, Tunisia)\u00a0itu.<\/p>\n<p>Retno mengungkapkan, kehadiran\u00a0Indonesia\u00a0ke Markas Besar PBB adalah demi kemanusiaan, demi keadilan masyarakat Palestina, dan untuk menyerukan penghentian kekerasan dan gencatan senjata demi menyelamatkan nyawa mereka yang tidak bersalah, termasuk perempuan dan anak-anak.<\/p>\n<p>Tiga langkah yang perlu dilakukan oleh PBB\u00a0pada kondisi seperti ini, terang Retno, yakni penghentian kekerasan dan aksi militer guna mencegah jatuhnya lebih banyak korban. Sidang Majelis Umum PBB perlu mendesak segera dilakukan gencatan senjata yang berkelanjutan dan sepenuhnya dihormati.<\/p>\n<p>\u201cSegala cara harus ditempuh untuk meredakan situasi secepatnya, dan kami mendukung upaya Sekjen PBB terkait hal tersebut. Untuk mencegah terulangnya\u00a0kebrutalan Israel di kemudian hari, diperlukan kehadiran internasional (international presence) di Al-Quds guna memantau dan memastikan keselamatan rakyat Palestina di wilayah pendudukan,\u201d tegas dia.<\/p>\n<p>Kehadiran internasional tersebut, sambung Retno,\u00a0juga untuk melindungi status Al-Haram Al-Sharif sebagai tempat suci tiga agama.\u00a0Kemudian langkah\u00a0kedua\u00a0yang diserukan Indonesia adalah memastikan akses bantuan kemanusiaan dan perlindungan warga sipil.<\/p>\n<p>\u201cSidang Majelis Umum PBB bersama dengan badan-badan PBB lainnya perlu meningkatkan upaya,\u00a0untuk menyediakan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina yang terdampak,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Sidang Majelis Umum\u00a0PBB juga harus mendesak Israel membuka dan membolehkan akses pengiriman bantuan kemanusiaan, termasuk di Gaza yang telah dikepung selama lebih dari 13 tahun.<\/p>\n<p>\u201cLangkah\u00a0ketiga\u00a0adalah mendorong dilangsungkannya negosiasi multilateral yang kredibel berdasarkan parameter-parameter yang disepakati secara internasional untuk mencapai solusi dua-negara. Sidang Majelis Umum PBB memiliki kewajiban moral dan politis untuk memastikan terjadinya negosiasi perdamaian tersebut,\u201d jelas dia.<\/p>\n<p>\u201cKita harus menghentikan upaya sistemik kekuatan penjajah (Israel) yang bisa jadi tidak akan menyisakan apapun untuk dinegosiasikan. Jangan sampai rakyat Palestina tidak lagi punya pilihan selain menerima ketidakadilan sepanjang hidup mereka, \u201d tandas retno.\u00a0(aha)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NEW YORK, fornews.co&#8211; Pemerintah Republik Indonesia (RI) menyampaikan tiga langkah yang harus dilakukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkiat situasi Timur Tengah khususnya pada isu Palestina. Hal tersebut diutarakan Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi, pada Debat Umum Sidang Pleno ke-67, Sidang Majelis Umum PBB,\u00a0di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, \u00a0Kamis (20\/05\/2021). Retno mengatakan, pendudukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":70528,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[17],"tags":[21600,21598,12168,21599],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/05\/MENLU-RETNO-MARSUDI-DI-SIDANG-PLENO-PBB.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-ilx","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70527"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=70527"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70527\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":70529,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70527\/revisions\/70529"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/70528"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=70527"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=70527"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=70527"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}