
{"id":70823,"date":"2021-06-01T20:58:59","date_gmt":"2021-06-01T13:58:59","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=70823"},"modified":"2021-06-02T02:22:08","modified_gmt":"2021-06-01T19:22:08","slug":"dipaksa-parkir-dan-harus-naik-jip-wisatawan-tak-jadi-ke-petilasan-mbah-maridjan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/dipaksa-parkir-dan-harus-naik-jip-wisatawan-tak-jadi-ke-petilasan-mbah-maridjan\/","title":{"rendered":"Dipaksa Parkir dan Harus Naik Jip, Wisatawan tak Jadi ke Petilasan Mbah Maridjan"},"content":{"rendered":"<p><strong>SLEMAN, fornews.co<\/strong>\u2014Setelah viral warung pecel lele di Malioboro yang diduga <em>\u2018nuthuk\u2019<\/em>, belakangan kembali viral curhatan wisatawan yang berkunjung ke petilasan Mbah Marijan.<\/p>\n<p>Dilansir <em>fornews.co<\/em> dari <em><a href=\"https:\/\/jogja.suara.com\/read\/2021\/06\/01\/192405\/viral-wisatawan-gagal-ke-petilasan-mbah-maridjan-dispar-panggil-pengelola-jip-merapi\">suara.com<\/a>, <\/em>wisatawan yang hendak ke tempat wisata petilasan Mbah Marijan di Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman itu diwajibkan parkir kendaraan pribadi dan harus menaiki jip atau menyewa ojek.<\/p>\n<p>Dikhawatirkan dapat merugikan dunia pariwisata di Sleman, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman segera menindaklanjuti curhatan wisatawan yang viral di media sosial itu.<\/p>\n<p>\u201cDinas Pariwisata telah mengirim surat, untuk menggelar rapat bersama lintas pemangku kepentingan, khusus membahas persoalan tersebut,\u201d kata Plt Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suci Iriani Sinuraya, Selasa (1\/6\/2021).<\/p>\n<p>Plt. Kepala Dinas Pariwisata Sleman itu juga melayangkan surat pemanggilan kepada Komunitas dan Asosiasi Jip Lereng Merapi.<\/p>\n<p>Tidak luput pemerintah kelurahan, kapanewon, kepolisian, Bagian Hukum Setda Sleman, Inspektorat dan Satpol PP, juga turut menerima surat pemanggilan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_70827\" aria-describedby=\"caption-attachment-70827\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-70827 size-full\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/06\/jip-lava-tour.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"707\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/06\/jip-lava-tour.jpg 1000w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/06\/jip-lava-tour-300x212.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/06\/jip-lava-tour-768x543.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/06\/jip-lava-tour-120x86.jpg 120w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/06\/jip-lava-tour-750x530.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-70827\" class=\"wp-caption-text\">HUJAN deras mengguyur para wisatawan yang berkunjung di petilasan Mbah Marijan menggunakan jip pada Jum&#8217;at (27\/12\/2019) sebelum pandemi virus corona. (foto fornews.co\/adam)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kepada awak media, Suci mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sleman dan pihak-pihak terkait dapat duduk bersama untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cDiharapkan dapat ditemukan solusi permanen yang ke depannya bisa menjadi sistem yang bisa diterapkan. Agar permasalahan serupa tidak terulang lagi di kemudian hari,&#8221; kata Plt Kepala Dinas Pariwisata Sleman.<\/p>\n<p>Diakui Suci, perekonomian masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta\u2014termasuk Sleman\u2014paling besar disokong dari sektor pariwisata.<\/p>\n<p>\u201cBahkan, dari pariwisata dapat mengungkit dan menumbuhkan sektor lain. Mulai dari sektor UMKM, transportasi, perbankan, penginapan, kuliner, hingga jasa laundry dan pijat. Semua itu saling berkembang dan terhubung dengan wisata.\u201d<\/p>\n<figure id=\"attachment_70826\" aria-describedby=\"caption-attachment-70826\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-70826 size-full\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/06\/jip-lava-tour-2.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"707\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/06\/jip-lava-tour-2.jpg 1000w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/06\/jip-lava-tour-2-300x212.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/06\/jip-lava-tour-2-768x543.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/06\/jip-lava-tour-2-120x86.jpg 120w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/06\/jip-lava-tour-2-750x530.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-70826\" class=\"wp-caption-text\">ROMBONGAN wisata dari Malang, Jawa Timur menikmati alam Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) menunggang jip lava tour degan harga paket Rp 450 ribu sekali keliling.<\/figcaption><\/figure>\n<p>Menurut kepala pejabat Dinas Pariwisata Sleman, wisatawan yang mempersoalkan tempat wisata di Merapi tidak perlu terjadi, jika, semua pihak dapat saling memahami dan menjaga.<\/p>\n<p>\u201cJika tidak saling memahami dan menjaga, akan menjadi kerusakan bersama, kebangkrutan bersama,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201cTujuannya agar bisa memahami posisi dan memiliki komitmen untuk kebaikan.\u201d<\/p>\n<p>Jika tak ada komitmen itu, justru akan merusak semuanya. Semua pihak perlu menjaga, jangan sampai wisatawan yang mau datang ke Sleman malah jadi takut. (adam)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SLEMAN, fornews.co\u2014Setelah viral warung pecel lele di Malioboro yang diduga \u2018nuthuk\u2019, belakangan kembali viral curhatan wisatawan yang berkunjung ke petilasan Mbah Marijan. Dilansir fornews.co dari suara.com, wisatawan yang hendak ke tempat wisata petilasan Mbah Marijan di Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman itu diwajibkan parkir kendaraan pribadi dan harus menaiki jip atau menyewa ojek. Dikhawatirkan dapat merugikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":70824,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[638],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/06\/petilsan-mbah-marijan.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-iqj","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70823"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=70823"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70823\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":70828,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70823\/revisions\/70828"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/70824"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=70823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=70823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=70823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}