
{"id":70847,"date":"2021-06-03T08:11:31","date_gmt":"2021-06-03T01:11:31","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=70847"},"modified":"2021-06-03T08:15:50","modified_gmt":"2021-06-03T01:15:50","slug":"iqbal-mengaku-dilarang-ke-petilasan-mbah-marijan-menggunakan-mobil-pribadi-dan-harus-menyewa-jip","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/iqbal-mengaku-dilarang-ke-petilasan-mbah-marijan-menggunakan-mobil-pribadi-dan-harus-menyewa-jip\/","title":{"rendered":"Iqbal Mengaku Dilarang ke Petilasan Mbah Marijan Menggunakan Mobil Pribadi dan Harus Menyewa Jip"},"content":{"rendered":"<p><strong>YOGYAKARTA, fornews.co<\/strong>\u2014Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, memastikan bagi yang terlibat melakukan pemaksaan terhadap wisatawan yang hendak ke petilasan Mbah Marijan sudah diproses.<\/p>\n<p>Dilansir dari <a href=\"https:\/\/jogja.suara.com\/read\/2021\/06\/02\/214000\/wisatawan-dipaksa-sewa-jip-bukan-yang-pertama-sekda-sleman-oknumnya-sama?page=2\"><em>suara.com<\/em><\/a>, kejadian yang viral di media sosial itu bukan yang pertama kali terjadi.<\/p>\n<p>\u201cIni yang kedua kali. Kejadian pertama sudah berjanji tidak mengulangi. Nah sekarang terulang kembali. Dulu berjanji tidak akan mengulang sekarang ditindaklanjuti komitmennya itu,\u201d tegasnya, Rabu (2\/6\/2021).<\/p>\n<p>Menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Sleman menyatakan telah menindaklanjuti siapa-siapa saja yang terlibat dalam pemaksaan itu.<\/p>\n<p><strong>Baca: <a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/dipaksa-parkir-dan-harus-naik-jip-wisatawan-tak-jadi-ke-petilasan-mbah-maridjan\/\">Dipaksa Parkir dan Harus Naik Jip, Wisatawan tak Jadi ke Petilasan Mbah Maridjan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Disinggung awak media soal tindakan tegas apa yang dilakukan oleh Pemkab Sleman, Harda, tidak menjelaskan secara detail.<\/p>\n<p>\u201cItu ada kekhilafan, manusiawi. Mudah-mudahan tidak ada lagi. Tidak usah diperpanjang, ini sensitif,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Menurut Harda, apa yang dilakukan oleh pihak yang memaksa wisatawan itu karena terdesak memenuhi kebutuhan ekonomi di tengah pendemi Covid-19.<\/p>\n<p>Pihaknya berharap, kedepan kejadian serupa tidak terulang lagi.<\/p>\n<p>\u201cMudah-mudahan sudah tidak ada kejadian lagi karena sudah diselesaikan kemarin.\u201d<\/p>\n<p>Diketahui, curhatan viral itu diunggah di media sosial oleh Iqbal Basyari, usia 30, warga Klaten, Jawa Tengah.<\/p>\n<p>Iqbal diberhentikan saat masuk Padukuhan Ngrangkah, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman.<\/p>\n<p>Iqbal mengaku dilarang ke petilasan Mbah Marijan menggunakan mobil kendaraan pribadi dan harus menyewa jip.<\/p>\n<p>Saat dikonfirmasi awak media, Iqbal menjelaskan kronologi kejadian itu terjadi pada Ahad (30\/5\/2021) pukul 11.00-an WIB, saat dirinya bersama keluarga hendak menuju ke petilasan Mbah Maridjan.<\/p>\n<p>Sayangnya, sebelum sampai di tempat yang dimaksud mereka diberhentikan oleh orang yang mengaku sebagai petugas.<\/p>\n<p>\u201cKemudian petugas di sana memberhentikan saya dan meminta untuk parkir, katanya ini lokasi parkir terakhir,\u201d kata Iqbal.<\/p>\n<p>\u201cSaya ngomong kalau saya mau ke tempat Mbah Marijan yang lokasinya sekitar 1,5 kilometer lagi dari titik itu.\u201d<\/p>\n<p>Iqbal juga mengaku dipaksa parkir dan turun, kemudian diwajibkan menyewa jip jika ingin melanjutkan perjalanan dengan alasan jalan yang dilalui jelek\/rusak.<\/p>\n<p>\u201cMereka bilang kalau mau naik harus pakai jip, nggak boleh pakai kendaraan pribadi alasannya jalan jelek, banyak jip,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Namun, sepengetahuan Iqbal jalan yang akan dilewati itu masih cukup baik untuk dilewati. Sebab jalur itu merupakan salah satu jalur evakuasi bagi warga yang berada di lereng Gunung Merapi. (adam)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YOGYAKARTA, fornews.co\u2014Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, memastikan bagi yang terlibat melakukan pemaksaan terhadap wisatawan yang hendak ke petilasan Mbah Marijan sudah diproses. Dilansir dari suara.com, kejadian yang viral di media sosial itu bukan yang pertama kali terjadi. \u201cIni yang kedua kali. Kejadian pertama sudah berjanji tidak mengulangi. Nah sekarang terulang kembali. Dulu berjanji tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":70827,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[638],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2021\/06\/jip-lava-tour.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-iqH","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70847"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=70847"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70847\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":70851,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70847\/revisions\/70851"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/70827"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=70847"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=70847"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=70847"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}