
{"id":7268,"date":"2017-03-15T17:18:52","date_gmt":"2017-03-15T10:18:52","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=7268"},"modified":"2017-03-15T17:18:52","modified_gmt":"2017-03-15T10:18:52","slug":"fossbi-sumsel-arahkan-dua-pelatih-muda-ambil-lisensi-c-afc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/fossbi-sumsel-arahkan-dua-pelatih-muda-ambil-lisensi-c-afc\/","title":{"rendered":"FOSSBI Sumsel Arahkan Dua Pelatih Muda Ambil Lisensi C AFC"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_7274\" aria-describedby=\"caption-attachment-7274\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-7274 size-large\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/03\/Fossbi-Sumsel-1024x592.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"370\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/03\/Fossbi-Sumsel-1024x592.jpg 1024w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/03\/Fossbi-Sumsel-300x174.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/03\/Fossbi-Sumsel-768x444.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/03\/Fossbi-Sumsel-696x403.jpg 696w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/03\/Fossbi-Sumsel-726x420.jpg 726w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/03\/Fossbi-Sumsel.jpg 1046w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7274\" class=\"wp-caption-text\">Ketua FOSSBI Sumsel M Hidayat SE, Msi, (dua dari kanan) dan Bendahara Ermansyah Mustofa, saat melepas Jarot, menuju Malaysia untuk mengambil Lisensi C AFC, Rabu (15\/03).<\/figcaption><\/figure>\n<p>PALEMBANG, fornews.co-Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI) Sumsel melepas dua pelatih muda asal Palembang, Jarot dan Benny Trihandoko, untuk mengikuti pelatihan Lisensi C AFC di Malaysia.<\/p>\n<p>Menurut Ketua FOSSBI Sumsel M Hidayat SE, Msi, ini merupakan momen bagus bagi pelatih-pelatih Palembang, untuk meningkatkan ilmu kepelatihannya. Apalagi, memang khusus untuk bisa ikut dalam lisensi C ini, biasanya daftar tunggunya sudah banyak.<\/p>\n<p>\u201cKalau ikut Lisensi C nasional dari PSSI kan agak susah. Kebetulan, ada tawaran dari Malaysia. Setelah itu, pengurus berpikir, siapa yang bisa diberangkatkan ikut pelatihan Lisensi C AFC tersebut. Awalnya dari FOSSBI Sumsel hanya ada satu nama, yakni Benny Trihandoko (anggota Bidang Pembinaan Usia Muda), namun dalam perkembangannya ternyata jatahnya ada dua orang. Dari situlah dimasukkan nama Jarot,\u201d ujarnya, Rabu (15\/03).<\/p>\n<p>Dayat mengungkapkan, setelah Benni dan Jarot mematangkan ilmu kepelatihannya di Negeri Jiran, diharapkan bisa menularkan ilmu tersebut kepada kawan-kawan pelatih SSB yang lain. Karena Fossbi inikan konsen pada pembinaan usia muda dan usia dini.<\/p>\n<p>\u201cBahkan, kami berharap mereka (Jarot dan Benny) bisa menangani satu tim diluar SSB. Karena sayang kalau Lisensi C yang dimiliki mereka masih melakukan pelatihan di tingkat SSB. Apalagi, jika mereka ingin meningkatkan lisensinya menjadi B, tentu mereka harus punya klub yang dilatih,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Bendara FOSSBI Sumsel Ermansyah Mustofa menuturkan, sebenarnya secara materi FOSSBI tidak memberikan bantuan kepada kedua pelatih muda ini. Bantuan yang diberikan pihaknya untuk Jarot dan Benni tersebut hanya dari sisi pendaftaran. \u201cKarena, dari Sekum Fossbi Sumsel sendiri, yakni Hanif, punya link di Jakarta dan Malaysia sendiri. Bantuan dari Fossbi sendiri sebenarnya hanya sebatas itu saja. Kalaupun ada bantuan dari Ketua Fossbi Sumsel, itu hanya alakadarnya saja,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Ermansyah menerangkan, dalam kepengurusan FOSSBI Sumsel sendiri ada empat pelatih SSB, yakni Jarot yang juga menjabat Ketua Pembinaan Usia Muda, dengan anggota Benni Tri Handoko, Mahyadi Panggabean, Juriwanto, dan Fauzi Toldo.<\/p>\n<p>\u201cTapi, sebenarnya ada juga kawan-kawan di luar Fossbi yang bisa ditarik dalam kepengurusan. Apalagi untuk kepengurusan Kota Palembang, yang memang belum terbentuk dan bisa akan direkrut,\u201d terangnya, seraya mengatakan bahwa banyak juga mantan-mantan pemain di Palembang atau di Sumsel, yang punya talenta melatih yang sama, walau mereka belum punya lisensi.<\/p>\n<p>Sementara, Ketua Harian FOSSBI Sumsel Alfa Risi Arma menyampaikan, tujuan dibentuknya FOSSBI ini sebenarnya karena ini merupakan forum. Wadah ini merupakan kumpulan atau kelompok yang sama-sama ingin menyamakan persepsi.<\/p>\n<p>\u201cKalau ada silang pendapat terhadap regulasi dan semuanya, ya lewat forum inilah. Dengan harapan, apabila semua stakeholder seperti pelatih, pemerintah dan sebagainya bisa menghasilkan sesuatu yang bermuara pada prestasi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kalau ada yang mengatakan FOSSBI ini merupakan kumpulan orang-orang yang punya kepentingan, tambah Alfa, ya memang kepentingannya untuk pembinaan sepakbola sumsel, khususnya pembinaan usia muda dan usia dini. (tul)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; PALEMBANG, fornews.co-Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI) Sumsel melepas dua pelatih muda asal Palembang, Jarot dan Benny Trihandoko, untuk mengikuti pelatihan Lisensi C AFC di Malaysia. Menurut Ketua FOSSBI Sumsel M Hidayat SE, Msi, ini merupakan momen bagus bagi pelatih-pelatih Palembang, untuk meningkatkan ilmu kepelatihannya. Apalagi, memang khusus untuk bisa ikut dalam lisensi C [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7274,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[14],"tags":[9,69,97,71,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/03\/Fossbi-Sumsel.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-1Te","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7268"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7268"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7268\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7275,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7268\/revisions\/7275"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7274"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7268"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7268"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7268"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}