
{"id":78475,"date":"2022-06-14T22:18:45","date_gmt":"2022-06-14T15:18:45","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=78475"},"modified":"2022-06-15T07:35:49","modified_gmt":"2022-06-15T00:35:49","slug":"setan-laut-dari-nusantara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/setan-laut-dari-nusantara\/","title":{"rendered":"Setan Laut dari Nusantara"},"content":{"rendered":"<p><strong>YOGYA, fornews.co<\/strong>\u2014Ratusan tahun sebelum masehi para pelaut Nusantara telah mengenalkan rempah-rempah ke seluruh dunia melalui perdagangan. Namun, perdagangan rempah-rempah berhenti setelah Portugis, Spanyol, Inggris dan Belanda mengambil alih perdagangan rempah Nusantara.<\/p>\n<p>Para pelaut Nusantara telah mengenalkan komuditi itu menuju Cina di Utara, Arab, India, Srilangka, dan Afrika Barat.<\/p>\n<p>\u201cBahkan, kemungkinan hingga laut Mediterania yang menghubungkan para pedagang dunia dari Afrika , Asia dan Eropa,\u201d ungkap Sejarawan, Dr Sri Magono, Selasa (14\/6\/2022).<\/p>\n<p>Popularitas rempah yang mendunia telah membuat bangsa-bangsa di berbagai belahan bumi tidak sabar menunggu sehingga mendatangi sumber-sumber rempah di Nusantara (baca: Indonesia).<\/p>\n<p>Mulai abad 7 hingga 15 aktivitas dagang rempah para pelaut Nusantara dengan mengarungi Samudra berangsur berkurang setelah bangsa Cina, India, dan Arab, di kepulauan Nusantara.<\/p>\n<p>\u201cPeriode arung Samudra pelaut Nusantara hingga kedatangan bangsa-bangsa asing ke Nusantara dapat dianggap sebagai \u2018<em>The First Wave<\/em>\u2019 (Gelombang Pertama),\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Rempah-rempah adalah beberapa di antara puluhan komoditas dagang utama dari Kepulauan Nusantara yang diperdagangkan oleh para pelaut Nusantara.<\/p>\n<p>Kepala pejabat Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengatakan rempah telah berpengaruh besar terhadap peradaban dunia sehingga terjadi interaksi antarbangsa dan saling bertukar budaya.<\/p>\n<p>\u201cRempah telah menginspirasi berbagai bangsa untuk mencipta karya budaya berbahan rempah,\u201d kata Plt Kepala BPCB DIY, Dra Zainul Azzah M.Hum, kepada <em>fornews.co<\/em>.<\/p>\n<p>Dari rempah-rempah, kata Zainul, dapat tercipta kosmestik, obat, ragam kuliner, dan lain sebagainya.<\/p>\n<p>Menurut Sri Margono, Catatan-catatan dan literasi-literasi dari para pelaut, kartografer dan sejarawan asing, menjadi petunjuk terhadap aktivitas para pelaut Nusantara dalam mengarungi Samudra dunia.<\/p>\n<p>Sejarawan asing seperti Herodotus dan penulis-penulis anonym dari sebelum dan pergantian abad masehi menyebut para pelaut Nusantara adalah \u201cPenunggang Gelombang\u201d bahkan juga disebut \u201cSetan Laut\u201d.<\/p>\n<p>\u201cNenek moyang kita di awal-awal masehi sudah mengarungi Samudra hingga Madagaskar, Tamania, Australia dan pantai Timur Afrika,\u201d ungkap Sri Margono.<\/p>\n<p>Keahlian para pelaut Nusantara merupakan warisan penting dari bangsa Austronesia yang telah bermigrasi dan menjadi penduduk tetap di kepulauan Nusantara ribuan tahun sebelum masehi. (adam)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YOGYA, fornews.co\u2014Ratusan tahun sebelum masehi para pelaut Nusantara telah mengenalkan rempah-rempah ke seluruh dunia melalui perdagangan. Namun, perdagangan rempah-rempah berhenti setelah Portugis, Spanyol, Inggris dan Belanda mengambil alih perdagangan rempah Nusantara. Para pelaut Nusantara telah mengenalkan komuditi itu menuju Cina di Utara, Arab, India, Srilangka, dan Afrika Barat. \u201cBahkan, kemungkinan hingga laut Mediterania yang menghubungkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":78476,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[641],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2022\/06\/Setan-Laut-dari-Nusantara.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-kpJ","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78475"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=78475"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78475\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":78503,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78475\/revisions\/78503"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/78476"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=78475"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=78475"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=78475"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}