
{"id":80473,"date":"2022-11-07T14:45:35","date_gmt":"2022-11-07T07:45:35","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=80473"},"modified":"2022-11-07T20:41:47","modified_gmt":"2022-11-07T13:41:47","slug":"ini-modus-baru-kejahatan-layanan-seks-bagi-sesama-jenis-di-palembang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/ini-modus-baru-kejahatan-layanan-seks-bagi-sesama-jenis-di-palembang\/","title":{"rendered":"Ini Modus Baru Kejahatan Layanan Seks Bagi Sesama Jenis di Palembang"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co \u2013 <\/strong>Sindikat kejahatan dengan modus aplikasi <em>chatting<\/em> layanan seks sesama jenis, berhasil dibongkar Sat Reskrim Polrestabes Palembang, pada Minggu (6\/11\/2022) malam kemarin.<\/p>\n<p>Aparat meringkus M Wahyu alias Wahyu (22), Purnawan alias Wawan (25), M Ari Tarik Al-Fasah (26), M Panca alias Apek (23), dan AP (15), yang menjadi pelaku dari modus tersebut.<\/p>\n<p>Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib, melalui Kasat Reskrim Kompol Haris Dinzah didampingi Kanit Pidum, AKP Robert P Sihombing mengatakan, semua pelaku tersebut ditangkap di lokasi yang berbeda dan ada satu pelaku yang masih di bawah umur.<\/p>\n<p>Modus yang dijalankan para pelaku ini berbeda beda dan ada tugas masing-masing. Salah satu dari lima pelaku melakukan <em>chatting<\/em> menggunakan aplikasi terhadap si korban.<\/p>\n<p>\u201cJadi <em>chatting<\/em> itu untuk penyuka sesama jenis. Modus pelaku memancing korban dengan diundang ke aplikasi <em>chatting<\/em>, lalu ke tempat yang ditentukan,&#8221; kata Kompol Haris Dinzah, Senin (7\/11\/2022).<\/p>\n<p>Setelah itu, ungkap Haris, korban diundang ke rumah susun atau di kost &#8211; kostan. Salah satu dari pelaku menawarkan diri untuk melakukan hubungan sesama jenis.<\/p>\n<p>\u201cKetika korban telah membuka seluruh baju, pelaku lain yang sudah menunggu, tiba &#8211; tiba datang melakukan penggerebekan,\u201d ungkap dia.<\/p>\n<p>Haris menjelaskan, korban diancam para pelaku akan dibawa ke aparat kampung atau perangkat RT setempat.<\/p>\n<p>\u201cKarena malu, jadi korban memberikan barang harganya. Namun ada juga korban melawan, sehingga pelaku melakukan kekerasan terhadap korban,&#8221; jelas dia.<\/p>\n<p>Haris menyebut, sudah ada tiga korban dengan tiga tempat kejadian perkara (TKP). Terakhir dilakukan pelaku pada 4 November 2022 lalu di Jalan Timur, tepatnya SDN 21 Palembang, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan IB I Palembang dengan korban Raymond Hutagaol.<\/p>\n<p>&#8220;Dari penangkapan itu, kita sita barang bukti 6 unit ponsel berbagai jenis dan satu unit sepeda motor. Para tersangka akan dijerat sesuai dengan perannya masing &#8211; masing yakni Pasal 365, Pasal 378 dan 372 KUHP,&#8221; tegas dia.<\/p>\n<p>Sementara, tersangka Wahyu menuturkan, mengakui semua aksi yang dilakukan bersama empat pelaku lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Handphone kami jual, tapi yang terakhir dijual Rp1,4 juta dan kami bagi rata. Uang bagian saya habiskan untuk bermain slot dan makanan,&#8221; tandas dia. (kaf)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co \u2013 Sindikat kejahatan dengan modus aplikasi chatting layanan seks sesama jenis, berhasil dibongkar Sat Reskrim Polrestabes Palembang, pada Minggu (6\/11\/2022) malam kemarin. Aparat meringkus M Wahyu alias Wahyu (22), Purnawan alias Wawan (25), M Ari Tarik Al-Fasah (26), M Panca alias Apek (23), dan AP (15), yang menjadi pelaku dari modus tersebut. Kapolrestabes [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":80474,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[2],"tags":[24346,13307,24345,23417,13306],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2022\/11\/gambar-pelaku-modus-kejahatan-chatting-palembang.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-kVX","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80473"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=80473"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80473\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":80475,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80473\/revisions\/80475"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80474"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=80473"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=80473"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=80473"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}