
{"id":81231,"date":"2023-02-17T15:14:45","date_gmt":"2023-02-17T08:14:45","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=81231"},"modified":"2023-02-17T15:14:45","modified_gmt":"2023-02-17T08:14:45","slug":"kiai-sujak-konsepsi-sociopreneur-dan-entrepreneurship-untuk-kemaslahatan-umat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/kiai-sujak-konsepsi-sociopreneur-dan-entrepreneurship-untuk-kemaslahatan-umat\/","title":{"rendered":"Kiai Sujak, Konsepsi Sociopreneur dan Entrepreneurship untuk Kemaslahatan Umat"},"content":{"rendered":"<p><strong>YOGYA, fornews.co<\/strong> \u2013 Kiai Sujak seorang tokoh ulama yang berkonsepsi sociopreneur dan entrepreneurship telah melahirkan ribuan rumah sakit PKU Muhammadiyah di Indonesia. Secara pendek oleh kapitalis ditafsirkan sebagai pencari keuntungan.<\/p>\n<p>\u201cHal itu sangat bertentangan dengan Muhammadiyah yang berorientasi kepada kemanfaatan,\u201d sanggah Ahmad Syauqi Suratno saat memberikan motivasi dalam Silaturahim Amil se-DIY, Senin lalu, di UAD Yogya.<\/p>\n<p><strong>Baca: <a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/himpun-125-miliar-bukti-kepercayaan-masyarakat-terhadap-lazizmu\/\">Himpun 125 Miliar Bukti Kepercayaan Masyarakat terhadap Lazizmu<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menceritakan kisah Kiai Sujak yang tidak pernah menolak uang sumbangan yang kemudian dikelola untuk kemaslahatan umat.<\/p>\n<p>Uang sumbangan itu dibuatkan klinik dan rumah sakit yang menjadi awal berdirinya PKU hingga lebih dari ratusan jumlahnya.<\/p>\n<p>PKU yang dikelola oleh Persyarikatan Muhammadiyah pada waktu itu menjadi satu-satunya klinik dan rumah sakit yang melayani masyarakat miskin.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-81232\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/02\/lazizmu-diy-6.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"707\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/02\/lazizmu-diy-6.jpg 1000w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/02\/lazizmu-diy-6-300x212.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/02\/lazizmu-diy-6-768x543.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/02\/lazizmu-diy-6-120x86.jpg 120w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/02\/lazizmu-diy-6-750x530.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>Sementara rumah sakit milik Belanda hanya dikhususkan bagi golongannya yang tidak diperuntukkan bagi kaum pribumi kecuali para priyayi.<\/p>\n<p>\u201c<em>Dadi beliau buka klinik, buka apa semacam kesehatan: Ayo! Nek berobat ning kene \u2026 ning kene \u2026 nek pada ndidit ya dibalekne maneh ngga layanan<\/em> (jadi beliau membuka klinik, membuka apapun semacam rumah kesehatan dan mulai menawarkan kepada masyarakat: Ayo! Kalau mau berobat di sini, di sini. Kalau punya uang kembalikan lagi untuk layanan),\u201d kata Syauqi mengisahkan Kiai Sujak.<\/p>\n<p>\u201cJadilah sekarang ratusan klinik Aisyah dan Muhammadiyah, Rumah Sakit PKU dengan beraneka ragam ini.\u201d<\/p>\n<p>Di depan Amil dan pengelola Lazizmu, Syauqi, menyinggung soal aset wakaf produktif yang disia-siakan.<\/p>\n<p>\u201cKita banyak menyia-yiakan aset wakaf produktif yang biasanya berhenti diikrarnya,\u201d seloroh dia.<\/p>\n<p>Ia menyebut para pengelola Lazizmu adalah pegiat pembentuk peradaban yang diambil dari kata \u201c<em>laz\u201d<\/em>.<\/p>\n<p>Kata \u201c<em>laz\u201d<\/em> berarti pembentuk peradaban. Ini karena ada misi mulia di balik aktivitas \u201c<em>Mu\u201d<\/em>. Namun, Sauqi tidak menjelaskan apa arti kata <em>\u201cMu\u201d<\/em> di belakang kata Laziz.<\/p>\n<p>\u201cLazizmu harus mampu membentuk peradaban,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Bahkan selama 1 abad, sambungnya, Muhammadiyah telah menjalankan sociopreneurship.<\/p>\n<p>\u201cDan hebatnya yang menjadi tulang punggungnya adalah Lazizmu.\u201d<\/p>\n<p>Sociopreneur terdapat entrepreneurship dengan nilai-nilai sosial untuk kemanfaatan.<\/p>\n<p><strong>Baca: <a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/program-tani-bangkit-lazizmu-gaet-dua-perusahaan-budidayakan-umbi-porang\/\">Program Tani Bangkit, Lazizmu Gaet Dua Perusahaan Budidayakan Umbi Porang<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Syauqi mengatakan bahwa Ekonomi Muhammadiyah bukan hanya sekadar Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan atau Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM), tapi adalah Lazizmu.<\/p>\n<p>Sosial di Muhammadiyah itu, kata dia, sosial yang berorientasi kepada kemanfaatan \u2014 yang kemanfaatannya ditafsir secara pendek oleh kapitalis menjadi keuntungan uang.<\/p>\n<p>Tafsiran itu justru membuat prespektif yang keliru sementara Lazizmu merupakan badan pengelola milik Muhammadiyah yang berdakwah dan berjuang untuk umat.<\/p>\n<p>\u201cPadahal kita tidak bicara itu tapi bicara kemanfaatan,\u201d pungkasnya. (<strong>adam<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YOGYA, fornews.co \u2013 Kiai Sujak seorang tokoh ulama yang berkonsepsi sociopreneur dan entrepreneurship telah melahirkan ribuan rumah sakit PKU Muhammadiyah di Indonesia. Secara pendek oleh kapitalis ditafsirkan sebagai pencari keuntungan. \u201cHal itu sangat bertentangan dengan Muhammadiyah yang berorientasi kepada kemanfaatan,\u201d sanggah Ahmad Syauqi Suratno saat memberikan motivasi dalam Silaturahim Amil se-DIY, Senin lalu, di UAD [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":81233,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/02\/lazizmu-diy-1.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-l8b","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81231"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81231"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81231\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":81234,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81231\/revisions\/81234"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81233"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81231"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81231"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81231"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}