
{"id":83611,"date":"2023-11-06T15:41:18","date_gmt":"2023-11-06T08:41:18","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=83611"},"modified":"2023-11-06T15:59:02","modified_gmt":"2023-11-06T08:59:02","slug":"menikmati-alam-sungai-oya-di-desa-wisata-sriharjo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/menikmati-alam-sungai-oya-di-desa-wisata-sriharjo\/","title":{"rendered":"Menikmati Alam Sungai Oya di Desa Wisata Sriharjo"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANTUL, fornews.co<\/strong>\u2014Satu lagi desa wisata terdampak pandemi Covid-19 hingga mematikan perekonomian yang rencana akan kembali dibuka untuk umum oleh pemerintah setempat.<\/p>\n<p>Destinasi wisata sungai Oya berada di Desa Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.<\/p>\n<p><strong>Baca:\u00a0<a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/kuliner-jadul-di-pasar-blumbang-wirokerten-bantul\/\">Kuliner Jadul di Pasar Blumbang Wirokerten Bantul<\/a> <\/strong><\/p>\n<p>Sungai Oya diperkirakan sepanjang 106 kilometer diapit oleh bukit-bukit karst berhulu dari Gunung Kidul hingga pantai Selatan.<\/p>\n<p>\u201cSekarang mulai ramai sejak tempat ini ditutup untuk umum,\u201d kata Sholiah warga Selopamioro pemilik warung makanan dan minuman, pekan kemarin.<\/p>\n<p>Sholiah membuka warung di lokasi wisata sungai Oya yang sebelahnya didirikan bangunan khas Jawa untuk disewakan.<\/p>\n<p>Setidaknya ada tiga atau empat warung yang buka setiap hari menyediakan menu makanan dan minuman.<\/p>\n<p>Pengunjung dapat menikmati suasana alam sungai Oya ditemani secangkir kopi panas dan gorengan sembari duduk berendam kaki di air.<\/p>\n<figure id=\"attachment_83612\" aria-describedby=\"caption-attachment-83612\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-83612\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/11\/Oya-3.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/11\/Oya-3.jpg 1000w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/11\/Oya-3-300x210.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/11\/Oya-3-768x538.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/11\/Oya-3-750x525.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83612\" class=\"wp-caption-text\">PAPAN petunjuk dan himbauan untuk pengunjung. (foto fornews.co\/adam)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Banyak muda-mudi yang datang ke tempat wisata ini. Kata Sholiah, biasanya mereka datang berombongan.<\/p>\n<p>\u201cAnak-anak sekolah paling sering berkunjung di tempat wisata ini. Mereka berasal dari seputar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Kebanyakan dari mereka berendam di air sungai Oya yang mengalir segar. Atau, duduk-duduk di pinggir sungai ketika sore.<\/p>\n<p>Akses menuju Desa Wisata Sriharjo sangat mudah. Bisa ditempuh dengan sepeda motor. Memakan waktu sekira kurang dari dua jam karena kondisi macet.<\/p>\n<p>Normalnya, jarak tempuh dari Titik Nol Kilometer Yogya hingga Sriharjo hanya berjarak 18.5 kilometer saja. Atau, 45 menit.<\/p>\n<p><strong>Baca:\u00a0<a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/tangkal-ubur-ubur-ratusan-tukik-dilepas-di-pantai-goa-cemara-bantul\/\">Tangkal Ubur-ubur, Ratusan Tukik Dilepas di Pantai Goa Cemara, Bantul<\/a> <\/strong><\/p>\n<p>Untuk sampai di lokasi ini cukup mudah. Akses map google dengan menulis Kantor Pos Besar Yogyakarta \u2013 Sriharjo, Bantul.<\/p>\n<p>Di Desa Wisata Sriharjo banyak tempat menarik untuk berfoto. Tapi, sebaiknya tidak mandi di Sungai karena pada Agustus lalu sempat terjadi kecelakaan air.<\/p>\n<p>Kecelakaan itu menewaskan dua wisatawan yang menyelam di bawah jembatan Kedungjati.<\/p>\n<figure id=\"attachment_83613\" aria-describedby=\"caption-attachment-83613\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-83613\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/11\/Oya-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/11\/Oya-1.jpg 1000w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/11\/Oya-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/11\/Oya-1-768x538.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/11\/Oya-1-750x525.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83613\" class=\"wp-caption-text\">PAPAN himbauan dilarang mandi di sungai yang ditujukan kepada wisatawan. (foto fornews.co\/adam)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Salah seorang pengunjung bernama Zainal Abidin asal Jawa Timur mengaku senang bisa menikmati alam sungai Oya yang jauh dari bising Kota Jogja.<\/p>\n<p>\u201cSenang mas, bisa berendam air dan mancing ikan,\u201d ujar mahasiswa UIN Sunan Kalijaga semester 5, Senin.<\/p>\n<p>Zainal tidak sendiri, ia bersama tiga temannya berangkat bersepeda motor dari Krapyak, Sewon, Bantul.<\/p>\n<p>Ia tak mengira banyak orang memancing di sungai Oya. Ia berniat kembali ke Desa Wisata Sriharjo untuk memancing ikan.<\/p>\n<p><strong>Baca: <a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/batik-nitik-imogiri-bantul-menarik-pasar-internasional\/\">Batik Nitik Imogiri Bantul Menarik Pasar Internasional<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Tapi, Zainal dan tiga temannya sempat salah jalan. Mereka berputar-putar desa karena penunjuk arah lokasi yang tidak jelas setelah melewati jembatan Edukasi Siluk di Jalan Siluk-Panggang.<\/p>\n<p>\u201cHarus ada penunjuk jalan agar mudah ditemukan oleh para wisatawan yang hendak berkunjung ke sini,\u201d kata Zainal.<\/p>\n<p>Suasana Desa Wisata Sriharjo akan membuat pengunjung semakin betah. Ini perlu penginapan agar wisatawan yang berkunjung dapat menikmati suasana malam di Desa Sriharjo. (<strong>adam<\/strong>)<\/p>\n<p>Copyright \u00a9 Fornews.co 2023. All rights reserved.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANTUL, fornews.co\u2014Satu lagi desa wisata terdampak pandemi Covid-19 hingga mematikan perekonomian yang rencana akan kembali dibuka untuk umum oleh pemerintah setempat. Destinasi wisata sungai Oya berada di Desa Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Baca:\u00a0Kuliner Jadul di Pasar Blumbang Wirokerten Bantul Sungai Oya diperkirakan sepanjang 106 kilometer diapit oleh bukit-bukit karst berhulu dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":83614,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[638],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/11\/Oya-2.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-lKz","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83611"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83611"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83611\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":83617,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83611\/revisions\/83617"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83614"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83611"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83611"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83611"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}