
{"id":83809,"date":"2023-11-24T16:35:01","date_gmt":"2023-11-24T09:35:01","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=83809"},"modified":"2023-11-25T00:43:07","modified_gmt":"2023-11-24T17:43:07","slug":"diskusi-terbuka-amsi-dewan-pers-sebut-perpres-publisher-rights-segera-diteken","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/diskusi-terbuka-amsi-dewan-pers-sebut-perpres-publisher-rights-segera-diteken\/","title":{"rendered":"Diskusi Terbuka AMSI, Dewan Pers Sebut Perpres Publisher Rights segera Diteken"},"content":{"rendered":"<div dir=\"auto\">\n<p><strong>JAKARTA, fornews.co &#8211;<\/strong> Nasib perusahaan pers akan semakin berat bila Peraturan Presiden (Perpres) tentang Publisher Rights yang hampir empat tahun dibahas ini belum juga ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi).<\/p>\n<p>Benang merah itu menjadi pengantar diskusi terbuka &#8216;What&#8217;s Next After Publisher&#8217;s Right: AI For Media&#8217; yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), di Hotel Ashley Jakarta, Jumat (24\/11\/2023).<\/p>\n<p>Diskusi terbuka itu menghadirkan pembicara Ninik Rahayu (Ketua Dewan Pers), Indri D. Saptaningrum (Staf Ahli Wakil Menteri Kominfo), Dian Gemiano (Ketua Umum Indonesian Digital Association), dan Apni Jaya Putra (AI Media Development TVOne.ai yang juga pengurus AMSI). Diskusi ini dimoderatori oleh Helena Rea, Head of Project BBC Media Action. Diskusi didukung oleh Minderoo Foundation, BNI, PT PLN, PT Telkom Indonesia, dan Astra Honda Motor (AHM).<\/p>\n<p>Menurut Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, Dewan Pers sangat yakin Perpres tersebut segera diteken Presiden Jokowi.<\/p>\n<p>\u201c<em>Mung kurang sak-nil<\/em> (hanya kurang sedikit lagi akan diteken-red),\u201d ujar Ninik disambut senyum para pengusaha dan pengelola media dan peserta diskusi.<\/p>\n<p>Ninik mengatakan, Dewan Pers bersama konstituen dan pemerintah sudah memiliki kesamaan pandangan soal Perpres Publisher Rights untuk segera disahkan. Karena dalam peraturan ini sudah mengakomodasi kepentingan-kepentingan terbaik untuk pers dan <em>publisher rights<\/em>.<\/p>\n<p>&#8220;Pertama, menjaga ekosistem pers kita agar bekerja dengan sebaik-baiknya, sehingga jurnalistik kita adalah jurnalistik berkualitas, jauh dari hoaks, dis dan misinformasi. Perpres ini akan menjamin pers, dan platform bersama-sama ikut menjaga itu,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Kemudian, ungkap Ninik, Perpres Publisher Rights ini memberi jaminan untuk keadilan pembagian <em>revenue<\/em> kepada media maupun platform atas iklan yang didapat dari konten berita yang diproduksi oleh <em>publisher<\/em>.<\/p>\n<p>\u201cKarena ini didukung bersama, disusun bersama, kami yakin perpres bisa diterima oleh platform, oleh media, dan masyarakat. Oleh karena itu kami sangat berharap untuk segera disahkan. Saya dapat informasi penanya sudah di atas kertas,\u201d ungkap dia<\/p>\n<p>Nah terkait demam Artificial Intelligence (AI) for media, Ninik Rahayu melanjutkan, perlu digunakan secara bijak apakah AI dalam algoritmanya justru ikut memperbesar persebaran hoaks, misinformasi dan disinformasi atau justru menenggelamkan pers kita.<\/p>\n<p>\u201cSatu sisi melihat AI membantu kerja kawan-kawan, tetapi tetap memerlukan catatan penting bahwa penggunaan AI harus transparans, ada <em>declare<\/em> bahwa konten ini dibuat dengan memakai AI, dan harus diikuti dengan cek fakta supaya pemberitaan yang dikeluarkan tetap memberi data yang valid. Jangan sampai teknologi gegap gempita justru menenggelamkan kerja dan karya jurnalistik kita,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Selama belum ada aturan penggunaan AI, sambung dia, bukan berarti jurnalis tidak bisa mengendalikan. Ada kode etik, pedoman pemberitaan media, perlindungan hak cipta.<\/p>\n<p>\u201cPakai dulu pedoman ini pun cukup,\u201d tegas dia.<\/p>\n<p>Staf Ahli Wamen Kominfo, Indri D. Saptaningrum menjelaskan, memang proses penyusunan publisher rights memang sangat alot negosiasinya, namun Kementerian Kominfo memastikan ada percepatan.<\/p>\n<p>\u201cJangan sungkan-sungkan untuk mengingatkan mas Wamen. Ini sudah jelang ultah ke-empat dan belum diteken,\u201d jelas dia<\/p>\n<p>Sementara, Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika, berbicara tentang pentingnya kerjasama dan sinergi antara platform dan penerbit sebagai kunci utama keberlanjutan media.<\/p>\n<p>&#8220;Sangat mutlak adanya kerjasama dan sinergi antara platform dengan penerbit itu sendiri. Inilah kunci dari <em>sustainability<\/em> media,&#8221; kata dia<\/p>\n<p>Wahyu menerangkan, pada kongres III AMSI di Bandung, Agustus 2023 lalu, seluruh anggota AMSI telah menyepakati perubahan AD\/ART yang akan memberi ruang bagi pengurus nasional AMSI bernegosiasi dengan platform secara kolektif atas nama media anggota yang skalanya kecil dan menengah.<\/p>\n<p>Namun, tambah pria yang akrab disapa Bli Komang itu, pada saat bersamaan, kita juga mulai mendengar kemunculan teknologi baru <em>generativeAI<\/em> yang ditandai dengan populernya <em>Chat GPT.<\/em><\/p>\n<p>\u201cKehadiran AI dan teknologi baru apapun sebaiknya jangan hanya ditanggapi dengan ketakutan, tapi juga dengan sikap optimistis karena teknologi punya potensi untuk dimanfaatkan kemajuan industri pers,\u201d terang dia.<\/p>\n<p>Pembicara lainnya, AI Media Development TVOne.ai, Apni Jaya Putra, lebih berbagi pandangannya mengenai implementasi perkembangan AI di AMSI.<\/p>\n<p>&#8220;Perkembangan AI diharapkan diimplementasikan di AMSI untuk proses konsumsi media yang sangat individual dan waktu yang dibutuhkan semakin pendek,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Lalu, Dian Gemiano, Ketua Umum Indonesia Digital Association, memberi perspektif terkait regulasi AI.<\/p>\n<p>&#8220;Regulasi AI belum dibuat dan start-up AI sudah banyak dengan pengguna yang semakin bertambah. Pertumbuhan ini berlangsung dengan cepat, ini hal yang positif, namun kita belum siap,&#8221; tandas dia.(aha)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co &#8211; Nasib perusahaan pers akan semakin berat bila Peraturan Presiden (Perpres) tentang Publisher Rights yang hampir empat tahun dibahas ini belum juga ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi). Benang merah itu menjadi pengantar diskusi terbuka &#8216;What&#8217;s Next After Publisher&#8217;s Right: AI For Media&#8217; yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), di Hotel Ashley Jakarta, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":83810,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[9198,12663,9143,25924,24694,25258],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/11\/IMG_20231125_003149.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-lNL","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83809"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83809"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83809\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":83812,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83809\/revisions\/83812"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83810"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83809"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83809"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83809"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}