
{"id":8384,"date":"2017-04-05T22:20:05","date_gmt":"2017-04-05T15:20:05","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=8384"},"modified":"2017-04-05T22:20:05","modified_gmt":"2017-04-05T15:20:05","slug":"terdakwa-kepemilikan-20-kg-sabu-asal-negeri-jiran-berharap-tidak-dihukum-mati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/terdakwa-kepemilikan-20-kg-sabu-asal-negeri-jiran-berharap-tidak-dihukum-mati\/","title":{"rendered":"Terdakwa Kepemilikan 20 Kg Sabu Asal Negeri Jiran Berharap Tidak Dihukum Mati"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_8385\" aria-describedby=\"caption-attachment-8385\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-8385 size-full\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/04\/IMG-20170405-WA0043.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/04\/IMG-20170405-WA0043.jpg 800w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/04\/IMG-20170405-WA0043-300x225.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/04\/IMG-20170405-WA0043-768x576.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/04\/IMG-20170405-WA0043-80x60.jpg 80w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/04\/IMG-20170405-WA0043-265x198.jpg 265w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/04\/IMG-20170405-WA0043-696x522.jpg 696w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/04\/IMG-20170405-WA0043-560x420.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8385\" class=\"wp-caption-text\">Terdakwa Kepemilikan 20 Kg Sabu Asal Negeri Jiran, Gery dan Aron, saat sidang di Pengadilan Negeri Kelas IA Palembang, Rabu (05\/04).<\/figcaption><\/figure>\n<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Kuasa hukum terdakwa Chong Kim Tian alias Gery (27) dan Aron A Chew alias Aron (22) dua warga negara Malaysia, Bambang Trisnanto meminta kepada hakim agar kliennya tidak dihukum mati sebagaimana tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).<\/p>\n<p>Demikian itu disampaikan Bambang, pada sidang lanjutan dengan agenda pembelaan terdakwa yang dituntut hukuman mati olej JPU karena terbukti memiliki 20 kilogram (kg) lebih (20.648 gram) narkoba jenis sabu, sebagaimana Pasal 114 ayat (2), Pasal 113 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, di Pengadilan Negeri Palembang Kelas IA Palembang, Rabu (05\/04).<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Bambang mengatakan dakwaan untuk kedua kliennya haruslah memiliki pembuktian yang nyata. &#8220;Dari hasil dakwaan yang dilempar jaksa, saksi untuk kedua terdakwa sama sekali tidak mengetahui jika barang yang dibawa terdakwa akan dijual. Artinya, hanya menyimpan tanpa ada transaksi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Apalagi lanjut dia, dengan menempatkan terdakwa Aron, sebagai saksi untuk terdakwa Gery, sangat tidak beralasan di mana keduanya sama-sama terdakwa dalam kasus yang sama. Ini menandakan jika JPU tidak mempunyai saksi mahkota yang dapat menerangkan apa sesugguhnya perbuatan yang dilakukan terdakwa Gery. &#8220;Keduanya tidak memiliki saksi yang kuat, sehingga dakwaan yang diberikan yakni Pasal 114 ayat (2) tentang narkotika tidak tepat,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Lanjut Bambang, terlepas dari dakwaan maupun tuntutan tersebut, sebagai kuasa hukum dirinya berharap agar majelis hakim bisa mempertimbangkan tuntutan JPU dengan meminta bebas bagi kedua kliennya. &#8220;Hukumam mati terlalu berat. Atas nota pembelaan yang sudah kita beberkan semoga bisa menjadi pertimbangan bagi majelis hakim,&#8221; harapnya.<\/p>\n<p>Untuk diketahui, perbuatan dua warga negeri Jiran (Malaysia), terungkap pada Rabu 5 Oktober 2016 sekitar pukul 10.00 WIB di Kosan di jalan Kareat. Berawal dari terdakwa yang datang pada 18 September 2016 ke Palembang, bersama dengan Clementain alias Bobi ke Zuri Ekpress.<\/p>\n<p>Lalu pada 21 September 2016, terdakwa bersama Bobi check out dari Zuri Ekpress dan kembali lagi ke Palembang, dan kembali ke Zuri Ekpres untuk menginap. Terdakwa disuruh oleh Bobi, untuk mengambil tas di hotel Tiara. Setelah diambil terdakwa disuruh membeli koper dimana isi tas semua dipindahkan ke koper.<\/p>\n<p>Setelah itu, terdakwa bersama Bobi pindah ke hotel Wisata, lalu terdakwa mengajak terdakwa Aaron, untuk ke kamar kos yang ada di Jalan Karet. Terdakwa Aron menjaga tas tersebut di kosan sementara terdakwa Chong kembali ke Malaysia. Namun, begitu kembali lagi ke Palembang, untuk memindahkan koper tersebut, keduaanya ketahuan oleh anggota Bareskrim Polri. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 20 paket sabu dengan berat keseluruhan 20.648 gram.<\/p>\n<p>Kedua terdakwa mengaku kalau dirinya sekedar menghantarkan barang tersebut dan dijanjikan uang Rp10 juta. Dimana Rp3,5 juta sudah diterima, dan sisanya akan diberikan setelah berhasil mengantarkan barang. (bay)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><!--Clip_XXXX_170405_221426_010--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; &nbsp; PALEMBANG, fornews.co &#8211; Kuasa hukum terdakwa Chong Kim Tian alias Gery (27) dan Aron A Chew alias Aron (22) dua warga negara Malaysia, Bambang Trisnanto meminta kepada hakim agar kliennya tidak dihukum mati sebagaimana tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Demikian itu disampaikan Bambang, pada sidang lanjutan dengan agenda pembelaan terdakwa yang dituntut hukuman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":8385,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[2],"tags":[984,9,68,69,97],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/04\/IMG-20170405-WA0043.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-2be","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8384"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8384"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8384\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8386,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8384\/revisions\/8386"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8385"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8384"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8384"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8384"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}