
{"id":8387,"date":"2017-04-05T22:52:03","date_gmt":"2017-04-05T15:52:03","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=8387"},"modified":"2017-04-05T22:52:03","modified_gmt":"2017-04-05T15:52:03","slug":"mediasi-sengketa-lahan-pemkab-muba-desak-pt-hindoli-serahkan-peta-rincikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/mediasi-sengketa-lahan-pemkab-muba-desak-pt-hindoli-serahkan-peta-rincikan\/","title":{"rendered":"Mediasi Sengketa Lahan, Pemkab Muba Desak PT Hindoli Serahkan Peta Rincikan"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_8388\" aria-describedby=\"caption-attachment-8388\" style=\"width: 745px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-8388 size-full\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/04\/IMG-20170405-WA0005.jpg\" alt=\"\" width=\"745\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/04\/IMG-20170405-WA0005.jpg 745w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/04\/IMG-20170405-WA0005-300x145.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/04\/IMG-20170405-WA0005-696x336.jpg 696w\" sizes=\"(max-width: 745px) 100vw, 745px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8388\" class=\"wp-caption-text\">Mediasi sengketa tanah antara PT Hindoli dan Yakup warga yang mengklaim tanahnya telah dicaplok pihak perusahaan tersebut, di ruang rapat Randik Setda Muba, Rabu (05\/04).<\/figcaption><\/figure>\n<p>SEKAYU, fornews.co &#8211; Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba), mendesak PT Hindoli (sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit) menyerahkan hasil lengkap peta rincikan F13 ke BPN dan Agraria Muba, paling lambat 10 April mendatang.<\/p>\n<p>Demikian itu disampaikan Asisten I Setda Muba, H Rusli SP MM, saat memimpin mediasi sengketa tanah antara PT Hindoli dan Yakup warga yang mengklaim tanahnya telah dicaplok pihak perusahaan tersebut, di ruang rapat Randik Setda Muba, Rabu (05\/04).<\/p>\n<p>Asisten 1 menambahkan, Pemkab Muba ingin memastikan titik koordinat yang telah di survei oleh tim Badan Pertanahan Nasional (BPN) Muba. &#8220;Dengan didapatnya titik koordinat lahan yang di klaim milik PT Hindoli, kita bisa mengetahui siapa sebenarnya pemilik lahan tersebut,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Kasi Sengketa BPN dan Agraria Muba, Nur Efendi menjelaskan, data yang berupa peta rincikan belum sepenuhnya di berikan oleh PT Hindoli kepada pihaknya. &#8220;Dengan belum lengkapnya data tersebut pak Asisten, kami belum bisa mensinkronkan titik koordinat yang telah kami dapatkan, sehingga belum bisa menentukan siapa pemilik lahan tersebut,&#8221; terangnya dalam pertemuan tersebut.<\/p>\n<p>Karena belum ada titik terang, maka Pemkab Muba, akan kembali memfasilitasi kedua pihak untuk menyelesaikan persoalan sengketa lagan yang dijadwalkan pada 17 April akan datang. Pemkab Muba, juga berharap BPN untuk segera membandingkan dokumen tersebut dengan dokumen yang telah di berikan oleh pihak Yakub.<\/p>\n<p>Seperti dalam rapat sebelumnya, pihak Yakub menjelaskan sengketa tanah ini sudah terjadi beberapa tahun yang lalu yang telah melalui berapa kali pertemuan mediasi. Persoalan tanah itu sendiri muncul, ketika PT Hindoli membeli lahan (yang disengketakan) kepada yang mengaku sebagai pemilik lahan dengan berkas dokumen yang lengkap.<\/p>\n<p>Kemudian, Yakub, yang juga mengklaim pemilik lahan dengan dokumen resmi merasa tidak pernah menjual ke pihak perusahaan atau menerima pembelian dari PT Hindoli. Oleh karena itu, pemohon mengaku dirugikan dan meminta agar PT Hindoli mengganti rugi atas lahan yang dikuasanya tersebut. (cak)<\/p>\n<p><!--Clip_XXXX_170405_224513_565--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; &nbsp; SEKAYU, fornews.co &#8211; Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba), mendesak PT Hindoli (sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit) menyerahkan hasil lengkap peta rincikan F13 ke BPN dan Agraria Muba, paling lambat 10 April mendatang. Demikian itu disampaikan Asisten I Setda Muba, H Rusli SP MM, saat memimpin mediasi sengketa tanah antara PT Hindoli dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":8388,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[9,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/04\/IMG-20170405-WA0005.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-2bh","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8387"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8387"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8387\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8389,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8387\/revisions\/8389"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8388"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8387"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8387"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8387"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}