
{"id":83953,"date":"2023-12-08T18:19:04","date_gmt":"2023-12-08T11:19:04","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=83953"},"modified":"2023-12-08T18:19:04","modified_gmt":"2023-12-08T11:19:04","slug":"kidz-of-day-pamerkan-karya-anak-anak-dreamhouse","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/kidz-of-day-pamerkan-karya-anak-anak-dreamhouse\/","title":{"rendered":"Kidz of Day, Pamerkan Karya Anak-anak Dreamhouse"},"content":{"rendered":"<p><strong>YOGYA, fornews.co<\/strong> \u2013 \u201cKeterlibatan anak-anak dalam proses pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua, namun, juga memerlukan partisipasi dari berbagai stakeholder,\u201d terang Ketua Yayasan Rumah Impian Indonesia, Yosua Lapudooh, Jumat (8\/12\/2023).<\/p>\n<p>Menurut dia, partisipasi anak bukan sekadar tuntutan moral, melainkan suatu keharusan untuk mendukung perkembangan.<\/p>\n<p><strong>Baca: <a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/pentas-teater-di-uny-anak-anak-dreamhouse-angkat-isu-sampah\/\">Pentas Teater di UNY, Anak-anak Dreamhouse Angkat Isu Sampah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Yosua menyebut, pentingnya memahami tingkatan partisipasi anak telah dijelaskan oleh teori <em>Ladder of Participation<\/em> yang dibagi menjadi tujuh poin yakni tingkat informasi, konsultasi, kolaborasi, pemberdayaan, manipulatif, dekoratif dan token.<\/p>\n<p>Dikatakan Yosua bahwa partisipasi dalam keputusan akan memengaruhi kehidupan anak. Kenyataannya partisipasi anak cenderung dibatasi sehingga hanya menjadi simbol.<\/p>\n<p>Sementara ketika anak diberikan kesempatan untuk mengemukakan pendapat, sambungnya, keputusannya justru sudah diambil.<\/p>\n<p>\u201cAnak memiliki kesempatan untuk mengemukakan pendapat. Sayangnya, keputusan dan kehadiran mereka dianggap sebagai representasi semata,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Padahal, kata Yosua, anak sebagai individu juga memiliki hak, tanggung jawab dan potensi yang perlu diakui sekaligus diapresiasi.<\/p>\n<figure id=\"attachment_83954\" aria-describedby=\"caption-attachment-83954\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-83954\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/12\/Kidz-of-Day-Pameran-3.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/12\/Kidz-of-Day-Pameran-3.jpg 1000w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/12\/Kidz-of-Day-Pameran-3-300x210.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/12\/Kidz-of-Day-Pameran-3-768x538.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/12\/Kidz-of-Day-Pameran-3-750x525.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83954\" class=\"wp-caption-text\">PULUHAN foto tampak dipajang menggantung pada bentangan-bentangan tali yang diatur rapi. Foto-foto yang dipamerkan itu memotret aktivitas anak-anak jalanan di Yogyakarta yang dipelihara oleh Dreamhouse, Selasa (5\/12\/2023). (foto fornews.co\/adam)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kenyataannya anak tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan meski secara aktif terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Kalaupun terlibat dan berpendapat keputusan mereka tetap berada di tangan orang dewasa.<\/p>\n<p>\u201cOrangtua perlu memahami kebutuhan anak tidak hanya pada kepentingan pendidikan. Namun, hak partisipasi anak juga harus diberikan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Maka, jelas Yosua, teori <em>&#8220;Ladder of Participation&#8221;<\/em> oleh Roger Hart <em>(Hart &amp; UNICEF. International Child Development Centre., 1992)<\/em> adalah suatu kerangka kerja yang digunakan untuk memahami dan mengukur tingkat partisipasi anak-anak dalam keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka.<\/p>\n<p>Teori itu menawarkan pendekatan bertingkat, menggambarkan pergeseran dari tingkat partisipasi yang rendah hingga tingkat partisipasi yang lebih tinggi seiring dengan meningkatnya usia dan pengalaman anak-anak.<\/p>\n<p><strong>Baca: <a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/tanpa-akta-kelahiran-anak-kehilangan-hak-layanan-publik\/\">Tanpa Akta Kelahiran Anak Kehilangan Hak Layanan Publik<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kepada <strong><em>fornews.co<\/em><\/strong>, dalam laporan tertulis Yosua juga mengacu pada teori Pentahelix yang mencakup lima pilar utama.<\/p>\n<p>Kelima pilar itu yakni pemerintah, industri, akademisi, Non-Government (NGO), dan media yang kemudian menjadi landasan bagi kolaborasi dalam pencapaian tujuan.<\/p>\n<p>Untuk mencapai tujuan itu pada Selasa lalu, 5 Desember 2023, Yayasan Rumah Impian Indonesia (YRII) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar Pameran Kidz of Day mengusung tema \u201cPeningkatan Partisipasi Anak\u201d di Auditorium UNY.<\/p>\n<p>Pameran tersebut rangkaian dari NFEST #11 event tahunan yang digelar oleh Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).<\/p>\n<p><strong>Baca:\u00a0<a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/celaka-masih-banyak-orangtua-sesatkan-anak\/\">Celaka! Masih Banyak Orangtua Sesatkan Anak<\/a> <\/strong><\/p>\n<p>Dreamhouse turut memamerkan puluhan karya anak-anak jalanan sebagai wujud partisipasi aktif dalam kegiatan sosial, budaya, dan pendidikan.<\/p>\n<p>\u201cIni sejalan dengan teori pentahelix yang menggabungkan lima pilar utama, di antaranya Pemerintah, NGO, Pendidikan, Korporasi, Swasta, dan Media,\u201d terang Yosua.<\/p>\n<p>Pameran karya anak-anak Dreamhouse itu tidak hanya mendukung konsep <em>Ladder of Participation<\/em>, ujarnya, tetapi juga mendorong partisipasi anak yang lebih efektif dan bermakna.<\/p>\n<p>Bahkan, kata Yosua, termasuk menciptakan kesempatan bagi anak-anak untuk naik pada tingkatan partisipasi yang lebih tinggi mulai dari tingkat informasi hingga tingkat kolaborasi.<\/p>\n<figure id=\"attachment_83944\" aria-describedby=\"caption-attachment-83944\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-83944\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/12\/teater-anak-dreamhouse.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/12\/teater-anak-dreamhouse.jpg 1000w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/12\/teater-anak-dreamhouse-300x210.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/12\/teater-anak-dreamhouse-768x538.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/12\/teater-anak-dreamhouse-750x525.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83944\" class=\"wp-caption-text\">MESKI sambil membaca naskah anak-anak Dreamhouse bermain sangat apik dan natural. Tanpa beban. Mereka seperti sedang bermain. (foto fornews.co\/adam)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Acara yang digelar di UNY itu melibatkan instansi pendidikan untuk ikut berperan mewujudkan hak partisipasi anak.<\/p>\n<p>Perlu diketahui, Dreamhouse telah melakukan pendampingan anak di 12 kampung dan fokus meningkatkan hak dan partisipasi anak di 5 kampung dalam dua tahun terakhir ini.<\/p>\n<p>Kelima kampung itu yakni, Tukangan, Wonocatur, Jogoyudan, Sidomulyo dan Tlukan.<\/p>\n<p>Selain memamerkan karya, Dreamhouse juga mementaskan Teater Anak dan Tari Mayong. (<strong>adam<\/strong>)<\/p>\n<p>Copyright \u00a9 Fornews.co 2023. All rights reserved.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YOGYA, fornews.co \u2013 \u201cKeterlibatan anak-anak dalam proses pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua, namun, juga memerlukan partisipasi dari berbagai stakeholder,\u201d terang Ketua Yayasan Rumah Impian Indonesia, Yosua Lapudooh, Jumat (8\/12\/2023). Menurut dia, partisipasi anak bukan sekadar tuntutan moral, melainkan suatu keharusan untuk mendukung perkembangan. Baca: Pentas Teater di UNY, Anak-anak Dreamhouse Angkat Isu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":83955,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[641],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2023\/12\/Kidz-of-Day-Pameran.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-lQ5","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83953"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83953"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83953\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":83956,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83953\/revisions\/83956"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83955"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83953"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83953"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83953"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}