
{"id":84948,"date":"2024-03-16T13:15:47","date_gmt":"2024-03-16T06:15:47","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=84948"},"modified":"2024-03-16T19:48:19","modified_gmt":"2024-03-16T12:48:19","slug":"denny-ja-sebut-sebagian-peran-ulama-pendeta-dan-biksu-akan-digantikan-artificial-intelligence","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/denny-ja-sebut-sebagian-peran-ulama-pendeta-dan-biksu-akan-digantikan-artificial-intelligence\/","title":{"rendered":"Denny JA Sebut Sebagian Peran Ulama, Pendeta dan Biksu akan Digantikan Artificial Intelligence"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co \u2013<\/strong> Pesatnya pengaruh dari <em>artificial intelligence<\/em> (AI) hingga akhirnya memasuki kehidupan umat beragama. Bahkan teknologi pintar ini telah masuk ke gereja Protestan, Kuil Buddha di Jepang, dan masjid Agung di Arab Saudi.<\/p>\n<p>Mengutip penerbitan <em>The Conversation<\/em>, September 2023, yang menceritakan apa yang terjadi Gereja, Kuil, dan Masjid, Ketua Umum Perkumpulan Penulis Indonesia Satupena, Denny JA menyampaikan, bahwa di gereja Protestan Paul Church, pada summer 2023, sebanyak 300 umat khusyuk mendengar khotbah agama dari pendeta berupa robot <em>artificial intelligence<\/em>.<\/p>\n<p>&#8220;Hal yang sama terjadi di Kuil Kodai-ji Buddhist Temple di Jepang. Bahkan sejak tahun 2019 <em>artificial intelligence <\/em>sudah masuk kuil ini. Umat di sana kapan saja dapat meminta Biksu Kannon Mindar, yang bertenaga <em>artificial intelligence<\/em>, memberikan nasihat berdasarkan doktrin Buddha,\u201d ujar dia pada acara buka puasa bersama Satupena dan Komunitas Puisi Esai, bertajuk Tadarus Puisi Ramadan, di Jakarta, Jumat (15\/3\/2024).<\/p>\n<p>Denny yang juga penggagas puisi esai ini mengatakan, seperti di Masjid Agung di Saudi Arabia, sejak tahun 2023, juga ditaruh robot AI, untuk melayani pertanyaan umat dalam 11 bahasa.<\/p>\n<p>Umat bisa meminta informasi siapa yang menjadi imam atau bisa juga meminta siraman rohani melalui pembacaan ayat-ayat AlQuran. Umat juga dapat berinteraksi via video dengan ulama lokal yang ada dalam list.<\/p>\n<p>Vatican, Juni 2023, menerbitkan aturan etika setebal 140 halaman, tentang <em>the Do\u2019s and The Don\u2019ts,<\/em> apa yang boleh dan tak boleh, dalam menggunakan AI untuk tujuan pembekalan agama katolik.<\/p>\n<p>\u201cDi agama Protestan, Budha, Islam dan Katolik penggunaan Artificial Intelligence semakin intens,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Denny mengungkapkan, dari realitas tersebut menimbulkan pertanyaan penting, pakah akan datang era, peran ulama, pendeta, dan biksu akan digantikan oleh robot <em>artificial intelligence<\/em>?<\/p>\n<p>Lalu, Denny mengurai latar belakang dari pertanyaan di atas dan terkait dengan perkembangan dari AI. Pertama, kemampuan AI akan melampaui individu ulama manapun, pendeta manapun, biksu manapun, soal luasnya dan dalamnya informasi agama.<\/p>\n<p>Informasi yang dimasukkan ke dalam AI itu mencakup, semua ayat dalam kitab suci, konteks sosial ketika teks itu lahir, perkembangan doktrin dari waktu ke waktu sepanjang sejarah, ceramah agama terbaik yang pernah ada, puisi- puisi religius terbaik yang pernah ditulis, dan kemampuan melayani umat dalam 40 bahasa internasional.<\/p>\n<p>\u201cHal di atas mustahil dikuasai penuh oleh satu individu ulama manapun. Tapi AI bisa menguasainya, bahkan mengolahnya,\u201d ungkap dia.<\/p>\n<p>Kedua, jelas Denny, layanan 24 jam tanpa istirahat. Ulama, pendeta, dan biksu harus tidur, dan libur. Sementara AI bisa ditanya kapan saja, termasuk pukul 2.00 malam, ketika umat susah tidur dan kesepian.<\/p>\n<p>\u201cLayanan ini mustahil bisa diberikan individu ulama manapun,\u201d jelas dia.<\/p>\n<p>Berikutnya, ketiga, hal yang lebih penting, bahwa ulama, pendeta, dan biksu dapat bias pada mazhab tertentu. Mereka cenderung mengikuti cara pandang satu aliran saja.<\/p>\n<p>\u201cSedangkan AI, dapat memberikan pandangan perbandingan, dari berbagai interpretasi. Ia dapat pula mencari sisi universal dan abadi dari satu doktrin agama,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Denny mencontohkan Jalaluddin Rumi seraya bertanya, mengapa Rumi begitu terkenal bahkan di Amerika Serikat, melampaui penyair barat sendiri. Padahal Rumi sudah wafat 800 tahun? Hal itu, sambung dia, terjadi karena Rumi mampu membawa pesan- pesan universal, melampaui sekat-sekat agama.<\/p>\n<p>\u201cAI pun bisa diprogram demikian,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Terakhir keempat, yang juga tak kalah penting, pada waktunya ulama, pendeta, dan biksu akan sakit dan mati seperti manusia lain. Tapi robot AI terus hidup karena ia bisa di-upgrade. Informasi yang dikuasainya bisa selalu ditambah dan di-update.<\/p>\n<p>Empat hal ini, pelan tapi pasti, akan membuat AI lebih superior dari individu ulama, biksu dan pendeta manapun, soal keluasan dan kedalaman informasi agama.<\/p>\n<p>\u201cSaya berpandangan, ulama, pendeta, dan biksu akan terus berperan. Hanya saja peran mereka tak lagi sedominan dulu,\u201d tandas konsultan politik yang rajin menulis puisi itu. (aha)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co \u2013 Pesatnya pengaruh dari artificial intelligence (AI) hingga akhirnya memasuki kehidupan umat beragama. Bahkan teknologi pintar ini telah masuk ke gereja Protestan, Kuil Buddha di Jepang, dan masjid Agung di Arab Saudi. Mengutip penerbitan The Conversation, September 2023, yang menceritakan apa yang terjadi Gereja, Kuil, dan Masjid, Ketua Umum Perkumpulan Penulis Indonesia Satupena, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":84949,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[16,6],"tags":[25232,24705,26166,26476],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2024\/03\/gambar-Denny-JA.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-m68","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84948"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84948"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84948\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84952,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84948\/revisions\/84952"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84949"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84948"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84948"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84948"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}