
{"id":84991,"date":"2024-03-19T16:05:57","date_gmt":"2024-03-19T09:05:57","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=84991"},"modified":"2024-03-19T20:58:49","modified_gmt":"2024-03-19T13:58:49","slug":"500-ha-lahan-tadah-hujan-di-pulau-jawa-bakal-dipompanisasi-kementan-siapkan-anggaran-segini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/500-ha-lahan-tadah-hujan-di-pulau-jawa-bakal-dipompanisasi-kementan-siapkan-anggaran-segini\/","title":{"rendered":"500 Ha Lahan Tadah Hujan di Pulau Jawa Bakal Dipompanisasi, Kementan Siapkan Anggaran Segini"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co \u2013<\/strong> Daerah-daerah <em>upland<\/em>\u00a0dan daerah tadah hujan di Pulau Jawa seluas 500\u00a0ribu\u00a0hektare (Ha) bakal dipompanisasi oleh Kementerian Pertanian (Kementan).<\/p>\n<p>Menurut Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, kebijakan tersebut edmi menekan dampak dari El Nino yang berkepanjangan, sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Khusus\u00a0Pulau Jawa, sambung dia, rencananya ada 500\u00a0ribu Ha untuk daerah-daerah <em>upland<\/em>\u00a0daerah-daerah tadah hujan.<\/p>\n<p>\u201cKita\u00a0akan melakukan pompanisasi seluas 500\u00a0ribu\u00a0hektare\u00a0Pulau Jawa,\u00a0kemudian 500 ribu hectare di luar Jawa,\u201d ujar dia saat memberi keterangan pers usai mengikuti rapat terbatas (ratas) terkait kebijakan pangan dan beras, yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Komplek Istana Kepresidenan, Selasa (19\/02\/2024).<\/p>\n<p>Untuk merealisasikan kebijakan tersebut, kata dia, pemerintah akan mengalokasikan anggaran sebesar\u00a0Rp5,8 triliun yang bersumber dari Anggaran Biaya Tambahan (ABT). Selanjutnya, untuk meningkatkan produktivitas pangan, pemerintah juga menyiapkan benih bibit gratis yang akan dibagikan bagi para petani.<\/p>\n<p>\u201cKita akan menyiapkan benih bibit unggul untuk petani dan itu gratis,\u00a0seluas kurang lebih 2 juta hektare\u00a0untuk padi,\u00a0dan 2 juta hektare\u00a0untuk jagung.\u00a0Alhamdulillah produksi jagung saat ini sudah naik,\u00a0bahkan menurut BPS,\u00a0surplus bulan Januari,\u00a0Februari,\u00a0Maret, 1 juta ton dibanding tahun sebelumnya,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Amran mengungkapkan, terhadap realisasi kebijakan penambahan kuantum pupuk tahun 2024 dari sebelumnya\u00a04,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) segera mengeluarkan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA).<\/p>\n<p>\u201cPupuk kuantumnya tahun 2024 ini\u00a04,7 juta ton, dinaikkan menjadi dua kali lipat 9,55 juta\u00a0ton.\u00a0Itu arahan\u00a0Bapak\u00a0Presiden. Dalam waktu dekat\u00a0DIPA-nya keluar,\u00a0sesuai kesepakatan kita dan Menteri Keuangan akan keluarkan\u00a0DIPA dalam\u00a0waktu dekat,\u201d ungkap dia.<\/p>\n<p>Sementara, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo melanjutkan, pihaknya mengajukan usulan untuk perpanjangan relaksasi harga eceran tertinggi (HET) beras premium. Kebijakan ini diambil untuk mendukung ketersediaan stok beras di berbagai wilayah di tanah air.<\/p>\n<p>Bapanas juga, sambung dia, telah menyampaikan kepada Presiden Jokowi agar relaksasi harga beras premium yang sebelumnya Rp13.900 ke Rp14.900.<\/p>\n<p>\u201cKita minta izin dan disetujui untuk diperpanjang 1 bulan, ini supaya stok yang ada di\u00a0<em>market<\/em>\u00a0terutama di\u00a0<em>modern market<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>outlet-outlet<\/em>\u00a0itu terjaga ya,\u201d tandas dia.<\/p>\n<p>Bapanas juga sebelumnya memutuskan menerapkan relaksasi HET beras premium. Kebijakan ini diberlakukan sementara mulai 10 Maret hingga 23 Maret 2024. (aha)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co \u2013 Daerah-daerah upland\u00a0dan daerah tadah hujan di Pulau Jawa seluas 500\u00a0ribu\u00a0hektare (Ha) bakal dipompanisasi oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Menurut Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, kebijakan tersebut edmi menekan dampak dari El Nino yang berkepanjangan, sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Khusus\u00a0Pulau Jawa, sambung dia, rencananya ada 500\u00a0ribu Ha untuk daerah-daerah upland\u00a0daerah-daerah tadah hujan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":84992,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[25758,19806,26495,12892,26494],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2024\/03\/gambar-Mentan-Andi-Amran.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-m6P","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84991"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84991"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84991\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84993,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84991\/revisions\/84993"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84992"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84991"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84991"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84991"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}