
{"id":85070,"date":"2024-03-26T11:45:03","date_gmt":"2024-03-26T04:45:03","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=85070"},"modified":"2024-03-26T19:56:02","modified_gmt":"2024-03-26T12:56:02","slug":"pemudik-lemaran-diimbau-bmkg-cermati-cuaca-selama-pekan-mudik-di-tiga-fase-periodik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/pemudik-lemaran-diimbau-bmkg-cermati-cuaca-selama-pekan-mudik-di-tiga-fase-periodik\/","title":{"rendered":"Pemudik Lemaran Diimbau BMKG Cermati Cuaca Selama Pekan Mudik di Tiga Fase Periodik"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co \u2013<\/strong> Cuaca ekstrem yang diprakirakan masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah sepanjang masa mudik Lebaran 2024, mengharuskan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran.<\/p>\n<p>Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyampaikan, bahwa imbauan tersebut ditujukan kepada seluruh pemudik, penyedia jasa transportasi, dan operator transportasi untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem selama arus mudik.<\/p>\n<p>\u201cDinamika atmosfer di Indonesia sangat dinamis, sehingga bisa tiba-tiba berubah,\u201d ujar dia, dikutip dari laman BMKG, Selasa (26\/03\/2024).<\/p>\n<p>Dwikorita mengatakan, berkaca dari hal tersebutlah maka bagi para pemudik juga diimbau untuk secara aktif melihat informasi dan kondisi cuaca terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan mudik.<\/p>\n<p>\u201cTerutama bagi pemudik yang menggunakan moda transportasi laut, untuk tidak memaksakan diri dan sebaiknya menunda perjalanan jika kondisi cuaca sedang buruk. Lebih baik menunggu sampai kondisi cuaca kembali normal, karena sangat membahayakan perjalanan,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Selain itu, ungkap Dwikorita, para pemudik juga harus terus memantau perkembangan info cuaca dan peringatan dini cuaca, gelombang tinggi, pasang air laut dan tsunami, serta info dini gempa bumi melalui aplikasi InfoBMKG dan Indonesia Weather Information for Shipping (InaWIS).<\/p>\n<p>Secara umum, kondisi cuaca selama pekan mudik dibagi dalam tiga fase periodik. Periode pertama atau sepekan sebelum Lebaran (3-9 April 2024), BMKG memprediksi wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dalam kategori ringan \u2013 sedang.<\/p>\n<p>\u201cPeriode kedua atau sepekan saat Lebaran 2024 (10-16 April 2024), BMKG memprediksi kondisi cuaca di Indonesia secara umum cerah \u2013 cerah berawan. Sedangkan periode ketiga atau sepekan setelah Lebaran (17-23 April 2024), BMKG memprediksi Indonesia bagian utara dan tengah berpotensi mengalami hujan dengan kategori ringan \u2013 sedang,\u201d jelas dia.<\/p>\n<p>Kemudian, Dwikorita juga meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi tumbuhnya bibit siklon tropis ataupun siklon tropis yang terjadi di Samudra Hindia, di perairan selatan Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cBersama BRIN, BNPB, dan TNI AU, kita menyiapkan opsi melakukan operasi teknologi modifikasi cuaca untuk mengantisipasi cuaca ekstrem. Semua dalam posisi\u00a0<em>stand by.<\/em>\u00a0BMKG juga membuka posko pelayanan selama pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran,\u201d tandas dia. (aha)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co \u2013 Cuaca ekstrem yang diprakirakan masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah sepanjang masa mudik Lebaran 2024, mengharuskan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyampaikan, bahwa imbauan tersebut ditujukan kepada seluruh pemudik, penyedia jasa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":85071,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[10929,26527,11269,26513,18302],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2024\/03\/gambar-Kepala-BMKG-Dwikorita-Karnawati.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-m86","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85070"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85070"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85070\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":85072,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85070\/revisions\/85072"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85071"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85070"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85070"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85070"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}