
{"id":85780,"date":"2024-06-03T14:49:27","date_gmt":"2024-06-03T07:49:27","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=85780"},"modified":"2024-06-03T14:49:27","modified_gmt":"2024-06-03T07:49:27","slug":"rambut-panjang-lazim-bagi-kaum-lelaki-nusantara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/rambut-panjang-lazim-bagi-kaum-lelaki-nusantara\/","title":{"rendered":"Rambut Panjang Lazim bagi Kaum Lelaki Nusantara"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\"><b>fornews.co<\/b> \u2013 Awal masehi hingga runtuhnya Majapahit pria-pria berambut panjang telah menjadi kelaziman. Masuknya koloni Belanda di Nusantara merusak kebudayaan dan identitas orang Jawa.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Pada masa Dinasti Liang (502-556M) dan Sung (960-1279M), Tiongkok mencatat pria-pria berambut panjang di Jawa sudah ada sejak abad ke-6. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\"><strong>Baca:\u00a0<a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/dituduh-memberontak-danang-sutawijaya-selamatkan-adiknya-saat-dibawa-ke-semarang\/\">Dituduh Memberontak Danang Sutawijaya Selamatkan Adiknya saat Dibawa ke Semarang<\/a><\/strong><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Rambut panjang terbagi menjadi dua golongan yaitu kaum bangsawan dan rakyat jelata.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Bagi kaum bangsawan dan raja, pria berambut panjang adalah pencapaian terhadap kepribadian sebenar-benarnya lelaki.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Sementara lelaki berambut panjang bagi kaum jelata menjadi kehormatan membiarkan rambutnya terurai di hadapan para bangsawan dan raja. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Para lelaki yang menggelung rambut panjangnya dengan cara dicepol bisa dipastikan adalah para pejabat tinggi seperti yang tergambar pada relief-relief candi.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\"><strong>Baca:\u00a0<a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/hadeging-kadipaten-pakualaman-khazanah-budaya-nusantara\/\">Hadeging Kadipaten Pakualaman Khazanah Budaya Nusantara<\/a><\/strong><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Sebagian orang menyebut pria berambut panjang adalah indentitas bagi orang Jawa. Namun, memasuki abad 20 muncul anggapan miring terhadap pria berambut panjang (baca gondrong <i>red<\/i>.) khususnya di Indonesia.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Dalam budaya Jawa, rambut dapat dimaknai sebagai gambaran perasaan. Hal ini dapat dilihat pada blangkon orang Jawa.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Mondolan pada blangkon Jawa dimaknai rambut yang diikat adalah perasaan yang disembunyikan.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Mondolan menggambarkan rambut lelaki Jawa yang digelung menggunakan iket kepala.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\"><strong>Baca:\u00a0<a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/gembong-pengkhianat-di-pemakaman-raja-raja-mataram\/\">Gembong Pengkhianat di Pemakaman Raja-raja Mataram<\/a><\/strong><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Sejumlah ahli sejarah Islam menyebut Anas bin Malik meriwayatkan panjang rambut Rasulullaah Muhammad Shalallaahu &#8216;Alayhi Wasallaam adalah antara dua telinga dan dua bahunya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Dalam riwayat lain, Anas bin Malik menyebutkan panjang rambut Rasulullaah Muhammad Shalallaahu &#8216;Alayhi Wasallaam melewati dua telinganya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Pada riwayat lain HR Nasa&#8217;i dari Anas bin Malik ra disebutkan rambut Rasulullaah Muhammad Shalallaahu &#8216;Alayhi Wasallaam berombak, tidak keriting dan tidak pula lurus, antara kedua telinganya dan tengkuknya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\"><strong>Baca:\u00a0<a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/masjid-kotagede-yogyakarta-wujud-konsep-dari-sunan-kalijaga\/\">Masjid Besar Mataram Kotagede Yogyakarta Wujud Konsep dari Sunan Kalijaga<\/a><\/strong><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Dilansir dari National Geographic, Khalid Elhassan dalam tulisannya berjudul <i>&#8220;Our Fashion Choices Today Would Have Been Extremely Questionable in History&#8221;<\/i> yang diterbitkan pada 11 April 2022 mengatakan rambut panjang pria adalah tanda kekayaan, kekuasaan, dan kejantanan.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Di Eropa pada abad pertengahan pria berambut pendek menandakan perbudakan dan kaum tani. Sedangkan pria kelas atas Eropa hanya memotong sedikit dari rambutnya sebagai tujuan pertobatan atau representasi momen berkabung.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Lantas, terjadi pergeseran dari rambut panjang ke rambut pendek sebagai bagian dari gaya hidup pria?<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\"><strong>Baca:\u00a0<a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/mimis-kencana-siasat-perang-pangeran-diponegoro-dan-pakubuwono-vi-hancurkan-belanda\/\">Mimis Kencana Siasat Perang Pangeran Diponegoro dan Pakubuwono VI Hancurkan Belanda<\/a><\/strong><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Rambut pendek pada kaum pria diasosiasikan dengan Roundheads pro-Parlemen dalam Perang Saudara Inggris (1642-1651). Sementara pria berambut panjang diasosiasikan dengan kaum royalis Cavaliers.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Di Indonesia, rambut pendek bagi kaum pria diasosiasikan dengan priyayi pro-Belanda. Sementara kaum pribumi berambut panjang diasosiasikan dengan ekstrimis.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Diperkirakan memasuki 1900-an, ketika hukum-hukum Belanda diberlakukan, semakin banyak kaum pribumi yang mengikuti cara-cara Belanda.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\"><strong>Baca:\u00a0<a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/mimis-kencana-siasat-perang-pangeran-diponegoro-dan-pakubuwono-vi-hancurkan-belanda\/\">Mimis Kencana Siasat Perang Pangeran Diponegoro dan Pakubuwono VI Hancurkan Belanda<\/a><\/strong><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Belanda memaksa kaum pribumi mengenakan gaya pakaian Eropa. Mereka mengenakan jas, kemeja, celana panjang, rok, dan rambut pendek.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Berdasarkan catatan sejarah Perang Dunia I, lelaki berambut pendek hingga dicukur habis adalah cara efektif melawan serangan penyakit. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Hingga tahun 1920-an, rambut pendek menetapkan gaya pria dipengaruhi oleh budaya Barat. Sedangkan rambut panjang yang menandakan status sosial tinggi dianggap tidak berbudaya. (<b>adam<\/b>)<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial, sans-serif\"><span style=\"font-size: large\">Copyright \u00a9 Fornews.co 2023. All rights reserved.<\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>fornews.co \u2013 Awal masehi hingga runtuhnya Majapahit pria-pria berambut panjang telah menjadi kelaziman. Masuknya koloni Belanda di Nusantara merusak kebudayaan dan identitas orang Jawa. Pada masa Dinasti Liang (502-556M) dan Sung (960-1279M), Tiongkok mencatat pria-pria berambut panjang di Jawa sudah ada sejak abad ke-6. Baca:\u00a0Dituduh Memberontak Danang Sutawijaya Selamatkan Adiknya saat Dibawa ke Semarang Rambut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":85781,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[641],"tags":[26858,26859,26856,26857,26860],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2024\/06\/rambut-panjang.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-mjy","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85780"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85780"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85780\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":85782,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85780\/revisions\/85782"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85781"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85780"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85780"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85780"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}