
{"id":88980,"date":"2025-05-02T11:25:49","date_gmt":"2025-05-02T04:25:49","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=88980"},"modified":"2025-05-02T20:01:48","modified_gmt":"2025-05-02T13:01:48","slug":"khanduri-jazz-2025-bagian-dari-wujud-international-jazz-day-dan-refleksi-20-tahun-perdamaian-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/khanduri-jazz-2025-bagian-dari-wujud-international-jazz-day-dan-refleksi-20-tahun-perdamaian-aceh\/","title":{"rendered":"Khanduri Jazz 2025, Bagian dari Wujud International Jazz Day dan Refleksi 20 Tahun Perdamaian Aceh"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH, fornews.co \u2013<\/strong> Pentas Khanduri Jazz 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Hermes Palace, Rabu (30\/4\/2025) malam, bukan sajian musik semata. Lebih dari itu, even tersebut juga bagian dari peringatan International Jazz Day dan refleksi 20 tahun perdamaian Aceh.<\/p>\n<p>Even yang diinisiasi Radio Antero 102 FM bersama Aceh Jazz Community tersebut, menghadirkan musisi jazz papan atas tanah air, seperti Budhy Haryono (drum), Agam Hamzah (gitar), Adi Darmawan (bass), serta penampilan istimewa dari Moritza Thaher and Friends.<\/p>\n<p>Sementara di awal acara Dwiki Dharmawan secara eksklusif menayangkan video performancenya. Selama dua jam tiga puluh menit, lebih dari 300 penonton yang memenuhi ballroom tidak beranjak, larut dalam atmosfer hangat dan penuh energi yang tercipta.<\/p>\n<p>Menurut Direktur Radio Antero 102 FM sekaligus Founder dari Khanduri Jazz, Uzair, respons masyarakat terkhusus penikmat musik jazz di Banda Aceh sangat luar biasa.<\/p>\n<p>\u201cRespons penonton luar biasa. Mereka terlihat surprise, senang, dan bangga. Ini yang membuat semangat kami tak pernah surut,\u201d ujar dia.<\/p>\n<p>Gitaris Agam Hamzah, juga mengungkapkan hal senada, merasa terhubung secara emosional dengan audiens.<\/p>\n<p>\u201cLuar biasa! Saya merasakan kontak langsung dengan penonton, panggung terasa hidup dan penuh getaran positif,\u201d ungkap dia setelah tampil.<\/p>\n<p>Tidak hanya para musisi, para penonton pun mengungkapkan kepuasan mereka. Fadli, pengunjung asal Langsa, menyebut acara ini sebagai momen yang tak terlupakan.<\/p>\n<p>\u201cSurprise banget. Ini event luar biasa. Harapannya bisa rutin digelar tiap tahun,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Nuari, penikmat jazz lainnya, mengaku rindu dengan acara sekelas ini di Aceh. \u201cJarang ada event jazz di sini. Saya berharap ini bisa jadi agenda tahunan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara Hanna, pengunjung muda yang baru pertama kali menikmati konser jazz, mengatakan dirinya langsung jatuh hati dengan musik ini.<\/p>\n<p>\u201cAtmosfernya keren banget. Ini pengalaman pertama saya nonton jazz, dan langsung suka!\u201d katanya dengan wajah ceria.<\/p>\n<p>International Jazz Day yang diprakarsai UNESCO sejak 2011, dirayakan setiap 30 April oleh ratusan kota di seluruh dunia. Tahun ini, Abu Dhabi menjadi host city konser International Jazz Day. Banda Aceh tercatat resmi sebagai salah satu kota di dunia yang menjadi penyelenggara, membuktikan keterlibatannya dalam pergerakan musik global dan pesan perdamaian.<\/p>\n<p>\u201cJazz adalah simbol kebebasan, ekspresi, dan pertukaran budaya. Tahun ini, kami dedikasikan Khanduri Jazz sebagai bagian dari peringatan 20 tahun damai di Aceh, dengan harapan semangat damai ini menyebar lebih luas,\u201d tambah Uzair.<\/p>\n<p>Moritza Thaher, Co-Founder Khanduri Jazz sekaligus pemilik Sekolah Musik Moritza dan pimpinan band Moritza Thaher and Friends, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya acara.<\/p>\n<p>\u201cTerima kasih untuk penonton, musisi, penyanyi, dan semua tim yang terlibat. Sampai jumpa di Khanduri Jazz 2026,\u201d ujar Moritza Thaher. (kaf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH, fornews.co \u2013 Pentas Khanduri Jazz 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Hermes Palace, Rabu (30\/4\/2025) malam, bukan sajian musik semata. Lebih dari itu, even tersebut juga bagian dari peringatan International Jazz Day dan refleksi 20 tahun perdamaian Aceh. Even yang diinisiasi Radio Antero 102 FM bersama Aceh Jazz Community tersebut, menghadirkan musisi jazz [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":88981,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[28239,28241,28240,28237,28238],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2025\/05\/gambar-Kahnduri-Jazz-2025.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-n9a","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88980"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=88980"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88980\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":88982,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88980\/revisions\/88982"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/88981"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=88980"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=88980"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=88980"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}