
{"id":89125,"date":"2025-05-13T13:03:21","date_gmt":"2025-05-13T06:03:21","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=89125"},"modified":"2025-05-17T02:16:00","modified_gmt":"2025-05-16T19:16:00","slug":"media-asing-sorot-sampah-plastik-sebagai-bahan-bakar-produksi-tahu-di-jawa-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/media-asing-sorot-sampah-plastik-sebagai-bahan-bakar-produksi-tahu-di-jawa-timur\/","title":{"rendered":"Media Asing Sorot Sampah Plastik sebagai Bahan Bakar Produksi Tahu di Jawa Timur"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAWA TIMUR, fornews.co<\/strong> &#8212; Pabrik tahu di Tropodo, Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi sorotan media asing setelah terungkap menggunakan limbah plastik sebagai bahan bakar.<\/p>\n<p>Dalam laporannya, <em><strong>The Guardian<\/strong><\/em>, mengungkapkan sampah plastik yang digunakan untuk bahan bakar produksi tahu berasal dari Australia, Selandia Baru, Jepang, Prancis, AS, dan Inggris.<\/p>\n<p>Lima pemilik pabrik di sebuah desa industri di Jawa Timur, dan satu organisasi lingkungan mengatakan kepada <em>Guardian<\/em> setiap hari sampah plastik impor dibakar untuk memproduksi tahu.<\/p>\n<p>Hal ini memicu kekhawatiran tentang dampak kesehatan yang serius.<\/p>\n<p>Para ahli mengatakan pembakaran plastik, terutama dalam produksi pangan, menimbulkan risiko kesehatan yang serius, termasuk meningkatnya risiko penyakit pernapasan dan penyakit kronis.<\/p>\n<p>Meski para ilmuwan masih mempelajari dampak mikroplastik terhadap kesehatan manusia, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik dapat meningkatkan kemungkinan serangan jantung, stroke, atau kematian.<\/p>\n<p>Setidaknya media asing itu telah menemukan 60 pabrik yang setiap hari membakar sampah plastik untuk mengolah tahu yang nantinya didistribusikan ke seluruh wilayah Jawa Timur termasuk Surabaya.<\/p>\n<p>Meski pemerintah Indonesia melarang keras membuang sampah sembarangan, namun, masih banyak yang melakukan pelanggaran.<\/p>\n<p>Meski pemerintah telah memberlakukan larangan impor sampah plastik tetapi aktivis setempat berpendapat larangan tersebut tidak akan mengatasi masalah impor sampah kertas yang terkontaminasi potongan plastik.<\/p>\n<p>Banyak pabrik tahu yang menggunakan sampah plastik sebagai bahan bakar karena biaya produksinya bisa lebih ditekan dibanding menggunakan kayu bakar.<\/p>\n<p>Secara tradisional, kayu digunakan sebagai bahan bakar ketel uap, tetapi tingginya biaya telah menyebabkan pemilik pabrik beralih ke plastik.<\/p>\n<p>Setiap satu truk sampah plastik dikenakan biaya sekira Rp 200 ribu. Sedangkan untuk satu truk kayu harganya lebih tinggi yakni sekira Rp 2 juta-an.<\/p>\n<p>Produksi makanan kaya protein ini membuat kekhawatiran bagi kalangan kelompok lingkungan seperti <a href=\"https:\/\/ecoton.or.id\/\" target=\"_blank\"><strong>Ecoton<\/strong><\/a>.<\/p>\n<p>&#8220;Sampah plastik yang tidak dapat didaur ulang dijual sebagai bahan bakar ke industri seperti produksi tahu,&#8221; kata Dr. Daru Setyorini dari Ecoton dikutip dari <a href=\"https:\/\/www.theguardian.com\/global-development\/2025\/may\/10\/tofu-plastic-indonesia\" target=\"_blank\"><strong><em>The Guardian<\/em><\/strong><\/a>.<\/p>\n<p>Sementara, lanjutnya, hanya sampah pabrik kertas yang dapat menyediakan bahan bakar murah dalam jumlah yang cukup dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Bahkan, kata Setyorini, sangat mudah menemukan sampah dari Amerika Serikat dan Australia di pabrik-pabrik tahu.<\/p>\n<p>Berdasar dari data pemerintah menunjukkan Indonesia mengimpor sekitar 3 juta ton kertas bekas dan kardus setiap tahunnya.<\/p>\n<p>Sementara menurut data Bank Dunia, eksportir terbesar ke Indonesia adalah Uni Eropa, AS, Inggris, Australia, dan Jepang.<\/p>\n<p>Pengiriman diketahui melalui pelabuhan terbesar Indonesia di Surabaya, sekitar satu jam perjalanan dari Tropodo lainnya didistribusikan ke pabrik-pabrik untuk didaur ulang.<\/p>\n<p>Karena tidak diinginkan oleh pabrik kertas, plastik tersebut dijual bebas diberikan secara cuma-cuma. Ecoton memperkirakan setiap pekan sekira 70 ton dibakar di pabrik tahu Tropodo.<\/p>\n<p>Padahal, Pemerintah Indonesia telah menetapkan batas kontaminasi impor kertas sebesar 2 persen, tetapi Ecoton mengatakan penegakannya lemah dan banyak bundel dipenuhi dengan lebih dari itu, terkadang setinggi 30 persen.<\/p>\n<p>&#8220;Pembakaran plastik melepaskan partikel mikroplastik ke udara, air dan ke permukaan, meningkatkan risiko kontaminasi pada produk makanan seperti tahu,&#8221; kata Dr. Setyorini.<\/p>\n<p>Para peneliti mencatat dioksin dapat menyebabkan masalah perkembangan pada anak-anak, memicu masalah reproduksi dan infertilitas pada orang dewasa, mengakibatkan keguguran, merusak sistem kekebalan tubuh dan mengganggu hormon.<\/p>\n<p>Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia setuju untuk segera menghentikan praktik ekspor sampah apapun alasannya karena berbahaya bagi kesehatan manusia.<\/p>\n<p>Kini rakyat Indonesia terancam ekspor sampah dari negara-negara kaya. Praktik ini digambarkan sebagai &#8220;Kolonialisme Sampah&#8221;.<\/p>\n<h6><strong>Editor: A.S. Adam<\/strong><br \/>\nCopyright \u00a9 Fornews.co 2016-2025. All rights reserved.<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAWA TIMUR, fornews.co &#8212; Pabrik tahu di Tropodo, Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi sorotan media asing setelah terungkap menggunakan limbah plastik sebagai bahan bakar. Dalam laporannya, The Guardian, mengungkapkan sampah plastik yang digunakan untuk bahan bakar produksi tahu berasal dari Australia, Selandia Baru, Jepang, Prancis, AS, dan Inggris. Lima pemilik pabrik di sebuah desa industri di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":89126,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[17],"tags":[28286,15226,8966],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2025\/05\/Sampah-impor.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-nbv","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89125"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89125"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89125\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":89206,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89125\/revisions\/89206"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/89126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}