
{"id":89630,"date":"2025-06-20T21:09:42","date_gmt":"2025-06-20T14:09:42","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=89630"},"modified":"2025-06-20T21:09:42","modified_gmt":"2025-06-20T14:09:42","slug":"artjog-2025-motif-amalan-resmi-dibuka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/artjog-2025-motif-amalan-resmi-dibuka\/","title":{"rendered":"ARTJOG 2025 &#8211; Motif: Amalan, Resmi Dibuka"},"content":{"rendered":"<p><strong>JOGJA, fornews.co<\/strong> &#8212; ARTJOG 2025 bertema Motif: Amalan resmi dibuka hari ini, <em>Jum&#8217;at<\/em> siang, 20 Juni 2025 di Jogja National Museum (JNM).<\/p>\n<p>Tahun ini ARTJOG menyajikan beragam presentasi karya dan aktivitas seni yang menyertai keberlangsungan hidup seni dan masyarakat secara lebih meluas.<\/p>\n<p>Pada program pameran utama, secara khusus mengundang Anusapati dan REcycle-EXperience, sebagai seniman komisi untuk menerjemahkan tema Motif: Amalan.<\/p>\n<p>Anusapati seniman asal Jogja menghadirkan karya instalasi berjudul &#8220;Pohon, Kayu&#8221; menyoroti praktik eksploitasi hutan dan tambang penyebab krisis lingkungan.<\/p>\n<p>Pohon dan kayu menjadi material utama dalam karyanya. Anusapati justru menembus batasan tersebut di tengah modernitas yang memisahkan manusia dengan alam.<\/p>\n<p>Anusapati melibatkan seniman suara, Tony Maryana, merespon instalasi bebunyian untuk membantu menciptakan pengalaman kognitif dan persepsi baru dalam karya ini.<\/p>\n<p>Sedangkan pada program ARTJOG Kids, REcycle-EXperience dari Bandung melalui karyanya mengkritisi limbah padat anorganik yang dihasilkan oleh industri.<\/p>\n<p>Limbah padat anorganik yang dihasilkan oleh produk-produk industri kemudian justru menjadi gelombang limbah rumahan.<\/p>\n<p>Dalam karya REcycle-EXperience berjudul the love for all living creatures pengunjung dapat menyumbangkan mainan bekasnya untuk menjadi bagian dari instalasi karya mereka.<\/p>\n<p>Bagi pengunjung anak-anak juga dapat mengikuti agenda berkarya bersama REcycle-EXperience dengan membawa limbah anorganik yang bisa dirangkai menjadi karya baru pada sesi tersebut.<\/p>\n<p>ARTJOG juga menghadirkan program Special Project menyajikan sejumlah presentasi proyek seni dari Murakabi Movement (Jogja), Ruangrupa (Jakarta), dan DEFTO Printmaking Institute (Bali).<\/p>\n<p>Secara singkat Murakabi Movement akan mempresentasikan proyek seni berbasis aktivitas pembelajaran kolaboratif dan interaktif untuk menanyakan ulang gagasan mengenai ruang hidup bersama.<\/p>\n<p>Mereka akan mempresentasikan proyek seninya berjudul Tanah Air Beta dengan menggunakan elemen konstruksi trasah batu.<\/p>\n<p>Karya mereka mengigatkan terhadap pentingnya siklus hidup berkelanjutan sekaligus mengajak merumuskan ulang hubungan antara tanah, air dan sesama.<\/p>\n<p>Mengacu pada Perguruan Taman Siswa yang didirikan oleh Ki Hajar Dewantara di Jogjakarta pada 1922, Ruangrupa mengubah ruang presentasinya menjadi sebuah taman belajar bersama yang mengedepankan kekayaan konteks lokalsesuai dengan kebutuhan para peserta.<\/p>\n<p>Mereka menghadirkan model pembelajaran yang tidak bersifat satu arah, namun, bertumpu pada kolaborasi antara pengajar dan pesertanya.<\/p>\n<p>Menariknya proses belajar yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas akan mempertemukan sebelas peserta terpilih dengan para pengajar dari berbagai latar belakang termasuk seni rupa, film, musik, arsitektur dan ekonomi.<\/p>\n<p>Selanjutnya, pada akhir periode setiap peserta diharapkan membuat satu karya yang nantinya dipamerkan pada perayaan ulang tahun ruangrupa ke-25 pada Oktober mendatang di Jakarta.<\/p>\n<p>DEVTO Printmaking Institute berkolaborasi dengan sejumlah seniman ternama dalam karya-karyanya.<\/p>\n<p>DEVTO Printmaking Institute sendiri merupakan studio cetak seni grafis di Bali yang didirikan oleh Devy Ferdianto pada 2021.<\/p>\n<p>Di ARTJOG, DEVTO, mencerminkan praktik dan dedikasinya dalam mengembangkan seni cetak grafis dalam medan seni rupa.<\/p>\n<p>Mereka tidak hanya berkontribusi bagi para seniman grafis, namun, juga membuka ruang bagi umum untuk mendalami perkembangan dunia seni grafis itu sendiri.<\/p>\n<p>Kurator ARTJOG, Hendro Wiyanto, menyebut makna tema ARTJOG 2025 tidak hanya terbatas pada difinisi kamus yang menekankan &#8216;klise&#8217; pahala.<\/p>\n<p>&#8220;Makna Amalan pada tema ini adalah sebuah laku praktis seniman sebagai subjek aktif pada konteks estetika, sosial, politik, dan sebagainya,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Dengan begitu, kata Hendro, karya seni dapat dipandang sebagai &#8220;hadiah&#8221; untuk kebaikan hidup bersama di luar kalkulasi laba-rugi dan kerap tidak bisa ditukar nilainya.<\/p>\n<p>ARTJOG tahun ini memperkenalkan beberapa program untuk mempertemukan dunia seni rupa dengan sektor formal lain.<\/p>\n<p>Program Spotlight akan menghadirkan karya seni instalasi presentasi dari Reza Rahardian bagian dari proyek peringatan 20 tahun kariernya dalam seni peran.<\/p>\n<p>Aktor Reza Rahardian berkolaborasi bersama sutradara, koreografer, komposer, arsitek, dan videografer<\/p>\n<p>Seni instalasi karya Reza Rahardian berjudul &#8220;Eudaimonia&#8221; merupakan hasil kolaborasi bersama Garin Nugroho (Sutradara), Siko Setyanto (Koreografer), Aditya Surya Taruna (Komposer), Andra Matin (Arsitek), Davy Linggar (Fotografer dan Videografer) serta Retno Ratih Damayanti.<\/p>\n<p>Lebih dari seratus seniman lintas usia dari Indonesia akan terlibat di ARTJOG termasuk seniman asal London, Jerman dan dua musisi asal Perancis.<\/p>\n<p>Selain pameran seni rupa, ARTJOG juga akan menghadirkan pertunjukan musik, tari, teater, audio visual, pantomim, dan talk.<\/p>\n<p>Reporter: A.S. Adam | Editor: A.S. Adam<br \/>\nCopyright \u00a9 Fornews.co 2016-2025. All rights reserved.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JOGJA, fornews.co &#8212; ARTJOG 2025 bertema Motif: Amalan resmi dibuka hari ini, Jum&#8217;at siang, 20 Juni 2025 di Jogja National Museum (JNM). Tahun ini ARTJOG menyajikan beragam presentasi karya dan aktivitas seni yang menyertai keberlangsungan hidup seni dan masyarakat secara lebih meluas. Pada program pameran utama, secara khusus mengundang Anusapati dan REcycle-EXperience, sebagai seniman komisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":89631,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[28437,28465,28464,25344,28466,28348],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2025\/06\/ARTJOG-2025-Motif-Amalan-Resmi-Dibuka.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-njE","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89630"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89630"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89630\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":89632,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89630\/revisions\/89632"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/89631"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89630"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89630"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89630"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}