
{"id":89795,"date":"2025-07-08T19:34:30","date_gmt":"2025-07-08T12:34:30","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=89795"},"modified":"2025-07-09T02:44:20","modified_gmt":"2025-07-08T19:44:20","slug":"transformasi-sdm-kehutanan-menuju-core-system-yang-unggul-dan-adaptif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/transformasi-sdm-kehutanan-menuju-core-system-yang-unggul-dan-adaptif\/","title":{"rendered":"Transformasi SDM Kehutanan Menuju Core System yang Unggul dan Adaptif"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co<\/strong> &#8212; Keberhasilan pembangunan kehutanan Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan dan anggaran, melainkan pada kekuatan dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) kehutanan.<\/p>\n<p>Para insan rimbawan, mulai dari pusat hingga tingkat tapak, merupakan ujung tombak keberhasilan program strategis, penciptaan terobosan lapangan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor dalam agenda restorasi hutan, ketahanan iklim, perlindungan kawasan konservasi, dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut), <strong>Sulaiman Umar Siddiq<\/strong>, dalam sambutannya yang secara resmi membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Kementerian Kehutanan Tahun 2025 hari ini, Selasa, 8 Juli 2025, di Jakarta.<\/p>\n<p>\u201cKeberhasilan pembangunan kehutanan yang kita cita-citakan tidak semata-mata bertumpu pada kekuatan kebijakan maupun besarnya anggaran,&#8221; sebut Wamenhut dalam keterangannya.<\/p>\n<p>Bahkan jauh lebih penting dari itu, lanjutnya, fondasi utama kesuksesan terletak pada kekuatan dan kapasitas SDM, sejalan dengan Asta Cita 4 membangun SDM unggul.<\/p>\n<p>Wamenhut menegaskan, menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks diperlukan transformasi BP2SDM dari supporting system menjadi core system.<\/p>\n<p>Transformasi tersebut diwujudkan melalui integrasi penyuluhan, pendidikan dan pelatihan, perencanaan pengembangan SDM dan generasi pelestari hutan ke dalam sistem terpadu untuk mencapai sasaran strategis Kementerian Kehutanan.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Wamenhut juga menyoroti komitmen Kementerian Kehutanan dalam mengembangkan Corporate University (CorpU) sebagai pusat keunggulan dan inovasi pembelajaran kehutanan nasional.<\/p>\n<p>Wamenhut menyampaikan bahwa CorpU akan menjadi hub strategis yang mengintegrasikan akademisi, praktisi, peneliti, dan pelaku industri untuk melahirkan rimbawan yang adaptif, berintegritas, dan unggul di tingkat nasional maupun internasional.<\/p>\n<p>Ada beberapa upaya transformasi saat ini tengah berjalan, antara lain: pertama, Integrasi data SDM melalui sinergi SIMPEG dan SPEKTRA untuk pengembangan sistem merit.<\/p>\n<p>Kedua, penguatan fungsi SDM seperti pengembangan kompetensi, manajemen talenta melalui diklat terintegrasi, dan analitik SDM.<\/p>\n<p>Ketiga, program di tingkat tapak yang menerjemahkan strategi kehutanan nasional, seperti pemanfaatan KHDTK sebagai Center of Excellence.<\/p>\n<p>Center of Excellence yang dimaksud untuk pendidikan dan pelatihan berbasis kawasan hutan dalam ketahanan pangan, energi, air, hilirisasi sektor kehutanan, hingga konservasi keanekaragaman hayati, dengan digitalisasi program pada sistem terpusat Kementerian Kehutanan.<\/p>\n<p>Selain itu, implementasi prinsip meritokrasi juga terus didorong melalui digitalisasi rekrutmen dan promosi jabatan, program Fast-Track Leadership, keterlibatan lembaga independen, dan dashboard pemantauan kinerja real-time guna memastikan penugasan berbasis kompetensi dan capaian kinerja.<\/p>\n<p>Berdasarkan data SIMLUH per Juli 2025, terdapat 8.627 Kelompok Tani Hutan (KTH) yang melaporkan Nilai Transaksi Ekonomi (NTE) dengan total mencapai Rp 1,5 triliun, melampaui target 2025 sebesar Rp 700 miliar.<\/p>\n<p>Hal ini menunjukkan peran penyuluhan tidak hanya dalam edukasi teknis, tetapi juga mendukung peningkatan produktivitas, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan ekonomi masyarakat sekitar hutan.<\/p>\n<p>Wamenhut menekankan pentingnya pendekatan inovatif dalam merangkul generasi muda melalui program seperti Youth Talk Take Action (YTTA) dan Bestari Rimba yang memberikan ruang dialog, jejaring kreatif, serta menumbuhkan kepemimpinan kehutanan yang berlandaskan nilai ekologis.<\/p>\n<p>Wamenhut berharap BP2SDM dapat terus bertransformasi menjadi institusi yang adaptif, modern, dan berdampak nyata, serta melahirkan kader-kader rimbawan masa depan yang memiliki tiga pilar kekuatan.<\/p>\n<p>Tiga pilar itu adalah ilmu pengetahuan, integritas kokoh, dan semangat inovasi yang tak pernah padam.<\/p>\n<p>Harapan ini ditandai dengan peluncuran logo baru yang mencerminkan transformasi menuju Sumber Daya Manusia unggul.<\/p>\n<h6><strong>Editor: A.S. Adam<\/strong><br \/>\nCopyright \u00a9 Fornews.co 2016-2025. All rights reserved.<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co &#8212; Keberhasilan pembangunan kehutanan Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan dan anggaran, melainkan pada kekuatan dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) kehutanan. Para insan rimbawan, mulai dari pusat hingga tingkat tapak, merupakan ujung tombak keberhasilan program strategis, penciptaan terobosan lapangan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor dalam agenda restorasi hutan, ketahanan iklim, perlindungan kawasan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":89796,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[28534,28356,28535],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2025\/07\/wamenhut.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-nmj","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89795"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89795"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89795\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":89797,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89795\/revisions\/89797"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/89796"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89795"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89795"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89795"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}