
{"id":91039,"date":"2025-11-23T18:07:05","date_gmt":"2025-11-23T11:07:05","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=91039"},"modified":"2025-11-23T18:07:05","modified_gmt":"2025-11-23T11:07:05","slug":"wali-kota-jogja-apresiasi-limbah-kain-perca-bernilai-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/wali-kota-jogja-apresiasi-limbah-kain-perca-bernilai-ekonomi\/","title":{"rendered":"Wali Kota Jogja Apresiasi Limbah Kain Perca Bernilai Ekonomi"},"content":{"rendered":"<p><strong>JOGJA, fornews.co<\/strong> &#8212; Wali Kota Jogja, <strong>Hasto Wardoyo<\/strong>, mengapresiasi perajin limbah kain perca yang kerap dianggap tidak berguna justru menjadi produk bernilai ekonomi di tangan penyandang disabilitas.<\/p>\n<p>Hal itu diungkapkan Hasto dalam Talkshow PKM Nasional bersama Komunitas Kain Perca di Pusat Desain Industri Nasional (PDIN) Jogja, Sabtu, 21 November.<\/p>\n<p>\u201cKreativitas ini tidak hanya memecahkan masalah limbah tekstil, tetapi juga membangun ekonomi sirkular yaitu sistem yang tidak membuang, tetapi mengolah dan memberi nilai,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menegaskan Jogja harus terus berkembang sebagai kota kreatif berkelanjutan.<\/p>\n<p>Menurutnya, eco-craft berbasis kain perca bukan hanya menghasilkan produk, tetapi juga menumbuhkan kesadaran lingkungan dan kesejahteraan sosial.<\/p>\n<p>Hasto juga berharap PDIN dapat menjadi ruang kolaborasi desain dan inovasi, terutama bagi anak muda dan berbagai komunitas kreatif.<\/p>\n<p>Wali Kota memberikan apresiasi kepada Komunitas Kain Perca Jogja dan seluruh fasilitator yang membangun ekosistem kreatif ramah lingkungan.<\/p>\n<p>\u201cSemoga kegiatan ini menjadi tonggak kolaborasi lebih luas, memperkuat eco-craft Indonesia dan memajukan UMKM,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Pendiri Rumah Kreatif Jogja, Yenny Christin, menyebut program tahun ini melibatkan 15 peserta penyandang disabilitas dari Jogja, Sleman, dan Bantul.<\/p>\n<p>Mereka dinilai sangat teliti dalam membuat produk dari kain perca seperti tempat hantaran, kursi, pakaian, kalung, hingga aksesori dekoratif.<\/p>\n<p>\u201cSemua karya telah melalui proses kurasi dan akan dipamerkan serta dapat dipesan melalui Rumah Kreatif,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Yenny juga mengajak masyarakat lebih peduli terhadap limbah fashion.<\/p>\n<p>\u201cDari limbah, kita bisa menciptakan barang bernilai tinggi,\u201d tambahnya.<\/p>\n<h6>Ikuti Berita dan Artikel lain di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqJAgKIh5DQklTRUFnTWFnd0tDbVp2Y201bGQzTXVZMjhvQUFQAQ?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\"><strong>Google News<\/strong><\/a><\/h6>\n<h6><strong>Reporter: A.S. Adam <\/strong>|<strong> Editor: A.S. Adam<\/strong><br \/>\nCopyright \u00a9 Fornews.co 2016-2025. All rights reserved.<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JOGJA, fornews.co &#8212; Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, mengapresiasi perajin limbah kain perca yang kerap dianggap tidak berguna justru menjadi produk bernilai ekonomi di tangan penyandang disabilitas. Hal itu diungkapkan Hasto dalam Talkshow PKM Nasional bersama Komunitas Kain Perca di Pusat Desain Industri Nasional (PDIN) Jogja, Sabtu, 21 November. \u201cKreativitas ini tidak hanya memecahkan masalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":91040,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[48],"tags":[29032,13451,25549,29031],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2025\/11\/Wali-Kota-Jogja-Apresiasi-Limbah-Kain-Perca-Bernilai-Ekonomi.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-nGn","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91039"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=91039"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91039\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":91041,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91039\/revisions\/91041"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/91040"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=91039"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=91039"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=91039"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}